News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bernalar Berdaya, Masa Depan Ditentukan oleh Bagaimana Kita Bersikap dan Berpikir Hari Ini

"Bernalar Berdaya," sebuah roadshow edukatif yang berfokus pada pengembangan nalar dan logika bagi para siswa sekolah. Kali ini “Bernalar Berdaya” diadakan di SMAN 22 Jakarta Timur.
Kamis, 28 Maret 2024 - 10:52 WIB
"Bernalar Berdaya," sebuah roadshow edukatif yang berfokus pada pengembangan nalar dan logika bagi para siswa sekolah.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Di tengah bulan Ramadan, MudaBerdaya kembali menggelar acara "Bernalar Berdaya," sebuah roadshow edukatif yang berfokus pada pengembangan nalar dan logika bagi para siswa sekolah. Kali ini “Bernalar Berdaya” diadakan di SMAN 22 Jakarta Timur.

Dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang merupakan perwakilan murid dan guru, acara diawali dengan pembukaan dari Co-Founder MudaBerdaya, Ryan Batchin. Di awal Ryan memperkenalkan visi MudaBerdaya dalam memberdayakan anak muda Indonesia melalui pemberdayaan berbasis komunitas. Ryan juga menjelaskan mengenai bagaimana organisasi sekolah dapat bergabung dengan Komunitas Sekolah Kampus Berdaya untuk dapat mengakses berbagai macam benefit untuk organisasi di sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilanjutkan oleh pembukaan dari Ibu Yunita Zana, Kepala Sekolah SMAN 22 Jakarta, yang menyampaikan pentingnya saat ini para murid dapat berperan aktif dan berdaya untuk bersiap berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045. Ibu Yunita juga menyampaikan rasa terima kasih kepada MudaBerdaya atas inspirasi dan pemikiran yang dibagikan, yang diharapkan dapat memotivasi siswa-siswi SMAN 22 untuk meraih kesuksesan.

Sesi Teras Literasi yang merupakan sesi utama dari acara Bernalar Berdaya dimulai oleh Livi Louisa, perwakilan siswi SMAN 22, mengangkat tema "Aku Berbeda dan Itu Gapapa," mengajak para siswa untuk selalu bangga terhadap keunikan diri tanpa merasa rendah diri, insecure, serta selalu membandingkan diri dengan orang lain.

Daniel Limantara, sebagai Founder Neo Historia melanjutkan sesi Teras Literasi dengan membahas mengenai pendekatan dalam belajar ilmu sejarah. Selama ini selalu ada anggapan bahwa guru terbaik adalah pengalaman sendiri. Tetapi menurut Daniel Limantara guru yang paling baik adalah belajar dari pengalaman orang lain. Pada dasarnya belajar sejarah itu adalah belajar dari pengalaman orang lain. Daniel juga mendorong siswa untuk belajar dari masa lalu guna menciptakan masa depan yang lebih cerah.

Sesi selanjutnya dibagikan oleh Luki Indra Malik, membahas mengenai peran Gen Z dalam masa depan Indonesia. Pembahasan dibuka dengan mengemukakan beberapa stigma yang ditemukan di GenZ. Menurut Luki yang merupakan perwakilan dari media Opini.id terkadang hal yang bersifat stigma di Gen Z tersebut memang harus dilalui sebagai bagian dari fase hidup.  Tetapi sebagai Gen Z jangan sampai terjebak dengan stigma tersebut dan harus dapat mengenali dan memaksimalkan potensi diri karena Gen Z merupakan masa depan bangsa.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


 Ahmad Khotib Syahroni dari Harian Kompas, menutup sesi Teras Literasi dengan pembahasan mengenai bagaimana menyelami strategi komunikasi di media. Roni membagikan wawasan tentang strategi komunikasi dan marketing di dunia media, berbagi pengalaman kepada siswa mengenai bagaimana pentingnya komunikasi efektif dan kreatif di dalam era digital.

Acara yang berlangsung sekitar 2 jam ini diakhiri dengan sesi berfoto bersama antara pihak sekolah, MudaBerdaya dan para pembicara. Diharapkan dengan adanya Bernalar Berdaya, bisa menjadi sebuah gerakan yang menebarkan kebaikan serta semangat bernalar sehat dan kritis di kalangan anak sekolah.
 
Tentang Bernalar Berdaya
Bernalar Berdaya adalah sebuah program perjalanan narasi akal pemikiran, nalar, dan logika yang diadakan oleh MudaBerdaya setiap bulannya di sekolah-sekolah. Dengan menghadirkan pembicara yang relevan dan memiliki kapabilitas di bidangnya masing-masing, acara ini menampilkan narasi gagasan yang dapat membuka pola pikir serta wawasan untuk anak muda agar dapat bersikap kritis serta memiliki nalar yang sehat untuk menciptakan anak muda Indonesia yang berdaya sejak muda.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Unggahan itu menjadi refleksi dari perjuangan Megawati Hangestri yang tak mudah sepanjang Proliga 2026. Ia tidak hanya menghadapi lawan di lapangan, tetapi juga keraguan publik

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Selengkapnya

Viral