News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sketsa Pembunuh Ibu dan Anak Subang dari Samping, Hasil Pemeriksaan Sejumlah Ahli Bareskrim Polri

Polisi telah merilis sketsa lelaki yang diduga menjadi pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang. Gambar pelaku tampak belakang dan tampak sedikit menyamping
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 29 Desember 2021 - 17:46 WIB
Polisi Tunjukkan Sketsa Terduga Pembunuh Ibu dan Anak Subang
Sumber :
  • Jhon Hendra

Bandung, Jawa Barat - Polisi telah merilis sketsa lelaki yang diduga menjadi pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. Gambar pelaku tampak belakang dan tampak sedikit menyamping. Wajahnya tidak terlihat. Polisi mengungkapkan sketsa tersebut merupakan hasil pemeriksaan dan analisis sejumlah ahli Bareskrim Polri. 

Kasus pembunuhan ibu dan anak Subang di Jalan Cagak, Subang, terjadi pada 18 Agustus 2021 lalu. Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan tewas di bagasi mobil Toyota Alphard yang diparkir di halaman rumah mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah lebih dari 100 hari belum juga terungkap, kasus pembunuhan Amel dan Tuti memasuki babak baru. Polda Jawa Barat hari ini, Rabu (29/12/2021) merilis wajah terduga pelaku yang telah menghabisi nyawa ibu dan anak tersebut. 

Kasus pembunuhan ibu dan anak ini menjadi sorotan publik karena sangat sadis dan tak kunjung terungkap. Penyidik Polres Subang sudah melakukan olah TKP hingga memanggil lebih dari 20 saksi. Karena tak menemukan titik terang, Bareskrim Polri sempat ikut turun tangan. Kini kasusnya sudah diambil alih lagi oleh Polda Jawa Barat. 

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jawa Barat Kombes Pol Yani Sudarto mengatakan, total sudah 69 saksi yang dimintai keterangan terkait kasus Subang. 

Dari jumlah tersebut, 15 saksi masih keluarga atau kerabat korban, serta sisanya saksi-saksi yang melintas di tempat kejadian perkara saat korban ditemukan di mobil Alphard yang terparkir di halaman depan rumah korban. 

"Saksi-saksi ini punya kapasitas berbeda, sebanyak 32 saksi untuk menentukan alibi, sementara 11 saksi lainnya tidak berhubungan dengan kejadian atau perkara kasus ini namun hanya sebatas diminta keterangannya saja," kata Yani di Polda Jawa Barat,Rabu (29/12/2021). 

Polda Jawa Barat selain meminta keterangan saksi juga sudah lima kali melakukan olah TKP dan melakukan autopsi jasad Amel dan Tuti sebanyak dua kali. 

Pemeriksaan dari ahli juga sudah dilakukan, sekitar 7 pemeriksaan ahli termasuk analisis IT untuk pemeriksaan CCTV dan ahli forensik. 

"Khusus pemeriksaan CCTV ada sekitar pemeriksaan di 40 sampai 50 titik," katanya. 

Pihaknya mengakui, belum juga terungkapnya kasus yang menghilangkan nyawa Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ini karena tingkat kesulitannya tinggi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, sampai saat ini penyidik belum dapat memastikan dua alat bukti. Namun kini kasus Subang mulai perlahan terkuak dengan berdasarkan pemeriksaan saksi potensial. Polda Jawa Barat juga sudah mengantongi sketsa wajah terduga pelaku yang terlibat dalam kasus pembunuhan ini. 

"Hasil sketsa wajah ini dari Tim Inafis Bareskrim,"  Katanya. (Jhon Hendra)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sering Tak Disadari, Ini Kelemahan Terbesar Tiap Zodiak yang Bisa Menghambat Hidupmu

Sering Tak Disadari, Ini Kelemahan Terbesar Tiap Zodiak yang Bisa Menghambat Hidupmu

Kelemahan terbesar setiap zodiak yang sering tak disadari, dari Aries hingga Pisces. Kenali sisi lemahmu yang sebenarnya sekarang juga!
Solusi di Tengah Ancaman Krisis Energi, IAGL ITB Dorong Pemerintah Tingkatkan Industri Baterai Nikel

Solusi di Tengah Ancaman Krisis Energi, IAGL ITB Dorong Pemerintah Tingkatkan Industri Baterai Nikel

Perintah Indonesia diminta untuk dapat memprioritaskan peningkatan produksi migas (listing) di tengah kondisi geopolitik yang tak menentu.
Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Buat DPR Geram, Sahroni: Ini Benar-benar Kebiadaban

Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Buat DPR Geram, Sahroni: Ini Benar-benar Kebiadaban

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni akui begitu geram atas dugaan kasus penganiayaan anak di sebuah daycare di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Hasil Grand Final Proliga 2026, 25 April: LavAni Kunci Gelar Juara! Gagalkan Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Hasil Grand Final Proliga 2026, 25 April: LavAni Kunci Gelar Juara! Gagalkan Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Hasil Grand Final Proliga 2026 pada Sabtu 25 April 2026 laga kedua partai puncak di sektor putra antara LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi di GOR Amongrogo.
3000 Peserta Padati Runity Petra, Puncak Peringatan HUT PPPK Petra Ke 75

3000 Peserta Padati Runity Petra, Puncak Peringatan HUT PPPK Petra Ke 75

Sebanyak tiga ribu pelari dan peserta fun walking memeriahkan gelaran Runity Petra yang digelar di Jalan Taman Asri, Pondok Candra, Waru, Sidoarjo.
Kebutuhan Susu 75% Masih Impor, Wamentan Ajak Investor Garap Peternakan Wonosobo

Kebutuhan Susu 75% Masih Impor, Wamentan Ajak Investor Garap Peternakan Wonosobo

Kementerian Pertanian mendorong investasi di subsektor peternakan, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, untuk menjadi sentra baru sapi perah dan pedaging nasional.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral