GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mendorong Batas Menuju Keberlanjutan Pendidikan Kespro yang Komprehensif: Yayasan Gemilang Sehat Indonesia Resmi Diluncurkan

Yayasan Gemilang Sehat Indonesia bangga mengumumkan acara peluncuran resminya yang akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan untuk memperkuat Comprehensive Sexuality Education (CSE) atau Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas.
Senin, 29 April 2024 - 17:51 WIB
Dubes Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns, Direktur Eksekutif Rutgers Netherland, Marieke van der Plas dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Gemilang Sehat Indonesia, Lany Harijanti
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) dengan bangga mengumumkan acara peluncuran resminya yang akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan untuk memperkuat Comprehensive Sexuality Education (CSE) atau Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas yang komprehensif (PKRS) di Indonesia, 29 April 2024 di Jakarta. 

Mengangkat tema ‘Bersama Menuju Masa Depan Gemilang’, acara peluncuran ini dihadiri oleh Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns; Direktur Eksekutif Rutgers Netherland, Marieke van der Plas, Ketua Dewan Pembina Yayasan Gemilang Sehat Indonesia, Lany Harijanti, dan para anggota, serta perwakilan dari Kementerian dan Lembaga terkait, para pemangku kepentingan dari berbagai organisasi nirlaba nasional dan internasional, akademisi, dan para mitra kerja program. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada sambutan pembukaannya, Lany menyampaikan: "Yayasan Gemilang Sehat Indonesia merupakan wujud komitmen kami untuk terus mempromosikan hak kesehatan seksual dan reproduksi, serta untuk pencegahan kekerasan berbasis gender dan seksual. Transformasi organisasi ini didasari oleh keyakinan bahwa keberlanjutan dan pertumbuhan menjadi kunci untuk mempertegas misi kami"

Yayasan Gemilang Sehat Indonesia sebelumnya bernama Rutgers Indonesia dan lahir dari hasil pemisahan dengan Rutgers Netherland, yang mana keduanya merupakan organisasi berfokus pada isu HKSR. Perjalanan kemitraan yang dimulai pada tahun 1997 dengan langkah awal sebagai World Population Fund (WPF) ini telah memberikan manfaat kepada 107.182 orang, dimana 12.760 orang muda terlibat aktif dalam upaya mempromosikan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi dan pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual.

Duta Besar Lambert Grijns mengakui peran penting YGSI dan Rutgers dalam melanjutkan pembangunan di bidang kesehatan seksual dan reproduksi, sambil menyoroti bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi: “Kita dapat bersyukur dan berterima kasih kepada organisasi-organisasi seperti Rutgers and YGSI. Secara khusus, saya ingin mengucapkan selamat kepada Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) dan Rutgers Belanda. 

Mereka telah berjuang keras untuk terus melanjutkan perkembangan baik ini sembari tetap membuat pemerintah mawas diri. Akan tetapi, tugas mulia ini belum selesai. Dan tantangan masih banyak yang belum terselesaikan. Di penjuru dunia, masih banyak orang yang tidak mendapatkan akses ke hak dan kesehatan seksual dan reproduksi. Serta masih banyak yang mengalami penderitaan akibat kekerasan berbasis gender. Tentu ini bukan masalah tersebut semata tetapi juga terkait dengan hambatan ke pertumbuhan dan stabilitas ekonomi.

“Saat kita merenungkan sejarah yang terkait erat ini, kita merayakan warisan kolaborasi dan persahabatan yang terus membentuk masa depan kita,” ungkap Marieke. 

“Saat kita memulai bab baru ini, kita melakukannya dengan dasar yang kokoh dari kepercayaan dan pembelajaran bersama antara dua organisasi,” lanjutnya. 

Sebagai salah satu bagian utama dari acara ini, diselenggarakan Dialog Interaktif ‘Breaking the Boundaries toward CSE Sustainability’ yang akan menyoroti pentingnya keberlanjutan pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual yang komprehensif bagi orang muda, yang akan menghadirkan berbagai narasumber antara lain: Rachmadi Widdiharto, Direktur Guru Pendidikan Dasar Kemendikbudristek; Putra Asga Elevri, Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikbudristek, Riksma Nurahmi Rinalti Akhlan, Kepala Program Studi S1 Pendidikan Khusus, Fakultas Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia dan Sanyulandy Leowalu, CSE Officer Yayasan Gemilang Sehat Indonesia.
                                                                                 
“Keberlanjutan program pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta. Dengan dialog ini, mari kita bersama-sama menyusun strategi dan berkolaborasi untuk memastikan bahwa setiap individu memiliki akses terhadap pendidikan kesehatan reproduksi komprehensif dan berkualitas,” pungkas Sanyu.

Di Indonesia, langkah awal yang signifikan adalah dalam hal pelibatan guru dan pendidik secara nasional tentang Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam mengajarkan pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif di sekolahnya masing-masing. Inisiatif strategis ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan teknik penyampaian pendidikan kesehatan reproduksi secara komprehensif, termasuk untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi para siswa, terutama siswa kelas 7 dan 8. PKRS telah diimplementasikan di 372 sekolah di 7 Provinsi yaitu di Jabar, Jatim, Jateng, Bali, NTB, Lampung, dan DKI Jakarta. Sebanyak 1.795 guru telah dilatih menggunakan modul PKRS dan 41.186 siswa telah menerima pembelajaran PKRS. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pentingnya keberlanjutan pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas yang komprehensif bagi siswa di Indonesia tidak hanya terletak pada penyediaan pemahaman yang holistik tentang aspek-aspek kesehatan reproduksi, melainkan juga pada perlindungan mereka dari risiko kesehatan yang terkait dengan perilaku seksual yang tidak aman, serta dorongan untuk mengambil keputusan yang cerdas dan bertanggung jawab terkait dengan kesehatan seksual mereka. Pendekatan yang komprehensif dalam pendidikan ini memiliki dampak positif yang lebih luas, meningkatkan kesejahteraan fisik dan emosional siswa, serta membantu mereka membangun hubungan yang sehat dan penuh rasa hormat dalam kehidupan mereka.

Dalam konteks ini, membongkar norma-norma sosial yang berbahaya menjadi langkah penting dalam memperdalam pemahaman tentang pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas yang komprehensif. Tindakan ini bukan hanya membuka ruang untuk diskusi terbuka, tetapi juga menghilangkan stigma yang melekat dan mempromosikan inklusi, sehingga memungkinkan siswa untuk memperoleh pengetahuan yang lebih akurat dan mendalam tentang aspek-aspek penting dalam kesehatan reproduksi dan seksual.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Kali Kalah Beruntun di Gianyar, Persija Jakarta Ingin Putus Tren Buruk Saat Hadapi Bali United

5 Kali Kalah Beruntun di Gianyar, Persija Jakarta Ingin Putus Tren Buruk Saat Hadapi Bali United

Persija Jakarta bertekad memutus tren buruk di kandang Bali United meski tanpa Mauricio Souza. Ricky Nelson memastikan skuad lengkap dan siap curi poin di Gianyar.
Bareskrim Polri Dalami Peran Istri Kapolres Bima AKBP Didik di Kasus Narkoba, Darah dan Rambut Dicek

Bareskrim Polri Dalami Peran Istri Kapolres Bima AKBP Didik di Kasus Narkoba, Darah dan Rambut Dicek

Bareskrim Polri rampung melakukan gelar perkara terkait narkotika dan psikotropika yang menyeret nama Kapolres Bima, AKBP Didik Putra Kuncoro.
Strategi Belanja Gratisan Inter Milan Dimulai Lagi, Nerazzurri Incar Bintang Bayern Munich Musim Panas Nanti

Strategi Belanja Gratisan Inter Milan Dimulai Lagi, Nerazzurri Incar Bintang Bayern Munich Musim Panas Nanti

Inter Milan mulai menyusun rencana besar untuk memperkuat lini tengah jelang dibukanya bursa transfer musim panas.
Bos Ducati Buka-bukaan soal Perpanjangan Kontrak Marc Marquez:  Ternyata Tak Semudah Dugaan

Bos Ducati Buka-bukaan soal Perpanjangan Kontrak Marc Marquez:  Ternyata Tak Semudah Dugaan

Manajemen Ducati Corse tengah menghadapi ujian penting soal perpanjangan kontrak pembalap andalan mereka yakni Marc Marquez jelang musim balap MotoGP 2027. 
Berita Foto: Menyambut Ramadan, Peziarah Padati TPU Karet Bivak Sejak Pagi

Berita Foto: Menyambut Ramadan, Peziarah Padati TPU Karet Bivak Sejak Pagi

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, aktivitas ziarah kubur di sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di wilayah DKI Jakarta mengalami peningkatan signifikan. 
Update Transfer Inter Milan: Klausul Rilis Aktif Juli Nanti, Denzel Dumfries Menuju Pintu Keluar Giuseppe Meazza?

Update Transfer Inter Milan: Klausul Rilis Aktif Juli Nanti, Denzel Dumfries Menuju Pintu Keluar Giuseppe Meazza?

Kabar mengenai masa depan Denzel Dumfries bersama Inter Milan kembali menghangat seiring mendekatnya jendela bursa transfer musim panas 2026 mendatang.

Trending

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT