News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara Hati Eks Terpidana Kasus Pembunuhan Vina di Cirebon, Dia Berani Bicara ini Setelah Resmi Bebas dari Penjara 

Kasus pembunuhan gadis asal Cirebon Vina yang terjadi pada tahun 2016 silam, belakangan kembali mencuat dan menjadi perbincangan di tengah masyarakat Indonesia.
Selasa, 21 Mei 2024 - 12:55 WIB
Kolase foto poster fim Vina: Sebelum 7 Hari dan Saka Tatal
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan gadis asal Cirebon, Vina, yang terjadi pada tahun 2016 silam, belakangan kembali mencuat dan menjadi perbincangan di tengah masyarakat Indonesia.

Hal itu lantaran munculnya film yang mengangkat kisah tragis pembunuhan dan pemerkosaan Vina tersebut ke layar lebar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa waktu lalu, film berjudul Vina: Sebelum 7 Hari sempat ramai menjadi perbincangan karena mengangkat kisah tragis dari Vina.


Poster film Vina: Sebelum 7 Hari (sumber: IMDb)

Dan hal lain yang mencuri perhatian adalah hingga saat ini masih ada tiga pelaku yang belum tertangkap.

Sebelumnya pihak kepolisian sudah menangkap 8 pelaku yang terlibat dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina.

Namun belakangan diketahui ada kejanggalan dari penangkapan 8 orang pelaku pembunuhan dari Vina.

Pasalnya, salah satu terpidana kasus Vina yang ditangkap yakni Saka Tatal mengatakan jika dirinya tidak pernah terlibat kasus pembunuhan tersebut.

Ditengah kembali mencuatnya kasus pembunuhan Vina Cirebon, Saka akhirnya buka suara dan mengatakan jika dirinya merupakan korban salah tangkap.


Saka Tatal terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon. (sumber: tangkapan layar tvOne)

Hadir dalam acara Apa Kabar Indonesia Siang di TvOne, Saka mengungkapkan bagaimana kronologi penangkapan ia yang sebenarnya.

Dalam kesempatan tersebut Saka mengatakan jika dia mengenal 6 dari 7 orang pelaku yang ditangkap oleh pihak kepolisian. Saka mengatakan jika dirinya merupakan teman satu kampung dari 6 orang pelaku.

"Kenal sama 6 satu ga kenal sama sekali, (yang enam) temen satu kampung doang jarang main" ungkap Saka Tatal.

Saka pun menjelaskan jika saat kejadian dirinya sedang bersama dengan kakak dan pamannya.

Saka juga mengatakan jia ia mengalami tindak kekerasan saat ditangkap dan dipaksa untuk mengakui perbuatan yang tidak ia lakukan.

"Tidak ada, sya berada di rumah saka kakak saya sama paman saya," terang Saka.

"Dakwaannya bahwa saya memukul, tapi kenyataannya berbeda saya dipukuli, saya disiksa, saya disetrum, disuruh mengakui apa yang dituduhkan itu tapi kenyataan saya tidak melakukan apapun yang dilakukan tersebut," sambungnya.


Vina (Sumber : Istimewa)

Saka sendiri mengaku jika dirinya sama sekali tidak mengenal dua korban yakni Vina dan Eki.

Saat diwawancarai, Saka Tatal pun akhirnya menjelaskan bagaimana kronologi penangkapannya.

"Awalnya saya dirumah bangun tidur, itu sore, saya main ke rumah nenek saya terus ada adiknya Eka Sandi (salah satu pelaku) disuruh isi bensin, adiknya nyuruh saya antar sekalian mau main bola," jelas Saka.

"Abis isi bensin saya mau ngasihin motornya ke Eka Sandi di depan SMP 11, pas mau kasihin motor nya ke Eka Sandi itu sudah ada polisi Eka sandi udah di tangkap," lanjutnya.

"Saya nyamperin kesitu, pas udah nyampe ke situ saya langsung ditangkap tanpa sepengetahuan apapun, saya gak dikasih tau penyebab apapun juga tidak pernah," sambungnya.

Bukan hanya itu, Saka juga mengatakan jika saat kejadian pembunuhan Vina, ia tidak ada di lokasi kejadian dan berada di rumah pamannya dengan sang kakak.

"Waktu di malam kejadian saya posisi ada di rumah paman saya sama kakak saya juga ada sama teman-temannya kakak saya," kata Saka.

"Dari sebelum magrib hingga malam hingga jam 10 lewat jam 11, kurang saya pindah ke bengkel karena teman saya motornya rusak minta diantar langsung dibenerin ke bengkel jam 11 kurang saya pergi menuju ke bengkel," lanjutnya.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina kembali mencuat setelah diangkat ke layar lebar berjudul Vina: Sebelum 7 Hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Delapan tahun berlalu, pihak kepolisian masih belum bisa mengamankan tiga orang pelaku yang belum tertangkap.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejagung Tahan MTP, Tersangka Kelima Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Kejagung Tahan MTP, Tersangka Kelima Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Kejagung menahan MTP, tersangka kelima kasus dugaan korupsi tata kelola nikel 2017–2020 setelah tidak memenuhi panggilan penyidik.
Seskab Teddy Dinilai Berani Pasang Badan Bela Kebijakan Prabowo

Seskab Teddy Dinilai Berani Pasang Badan Bela Kebijakan Prabowo

Teddy juga dianggap paling berani pasang badan membela kebijakan pemerintah di tengah sikap menteri lain yang kerap menghindar dari perhatian publik.
Pelatih Bangladesh Bicara Jujur soal Kualitas Sepak Bola Dalam Negerinya: Liga Kami Tak Sebaik Indonesia dan Malaysia

Pelatih Bangladesh Bicara Jujur soal Kualitas Sepak Bola Dalam Negerinya: Liga Kami Tak Sebaik Indonesia dan Malaysia

Pelatih Timnas Bangladesh, Javier Cabrera, berbicara tentang kualitas sepak bola dalam negerinya. Dia mengakui bahwa Liga Bangladesh tidak sebaik di Indonesia atau Malaysia.
Anak Eks Kakanwil Pajak Jakarta Khusus Absen Dipanggil KPK, Mengaku Masih di Luar Negeri

Anak Eks Kakanwil Pajak Jakarta Khusus Absen Dipanggil KPK, Mengaku Masih di Luar Negeri

Anak mantan Kakanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv, Feby Paramita, absen dari panggilan KPK karena masih berada di luar negeri.
Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia, PM Malaysia Kirimkan Ucapan Duka Cita, Anwar: Negara Kehilangan Sosok Ibu

Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia, PM Malaysia Kirimkan Ucapan Duka Cita, Anwar: Negara Kehilangan Sosok Ibu

Istri Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad, Siti Hasmah meninggal pada Senin (28/9/2026) pagi waktu setempat di Institut Jantung Nasional (IJN)
Kemenkop Buka Suara Terkait Penempatan Manajer Koperasi Desa Merah Putih yang Tak Sesuai Domisili

Kemenkop Buka Suara Terkait Penempatan Manajer Koperasi Desa Merah Putih yang Tak Sesuai Domisili

Kementerian Koperasi (Kemenkop) angkat bicara menanggapi sorotan publik terkait penugasan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang melenceng dari daerah asal pelamar.

Trending

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
Viral Hewan Hidup Dijadikan Suvenir Pernikahan, Ada yang Ditinggalkan di MRT Lebak Bulus

Viral Hewan Hidup Dijadikan Suvenir Pernikahan, Ada yang Ditinggalkan di MRT Lebak Bulus

Viral pengantin bagikan anak ayam sebagai suvenir pernikahan. Warganet soroti kondisi hewan, hingga ada yang ditemukan ditinggalkan di MRT Lebak Bulus.
Selengkapnya

Viral