GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengantaran Bantuan PKH dan Sembako ke Rumah KPM Jadi Metode Unggulan Pos Indonesia

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) melanjutkan pemberian bantuan sosial (bansos) tunai program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Rabu, 22 Mei 2024 - 15:11 WIB
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) melanjutkan pemberian bantuan sosial (bansos) tunai program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Sumber :
  • Istimewa

Kiprah Pendamping Bansos 
Kesuksesan penyaluran bansos hingga diterima oleh KPM yang berhak ini tak lepas dari kontribusi para pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Mereka bertugas mensosialisasikan penyaluran bansos kepada KPM sekaligus mendampingi saat pencairan dana bansos.
 
"Koordinasi dengan pihak Pos terjalin baik sekali sejak bansos diturunkan kepada pihak Pos. Saya selalu berkoordinasi sampai bantuan tiba di tangan KPM," kata Pendamping TKSK Kecamatan Bandung, Rini Nurdiani.
 
Proses pendampingan dilakukan mulai dari pengumuman rencana penyaluran bansos hingga hari pengambilan bansos di Kantorpos, di komunitas, maupun diantarkan langsung ke rumah KPM.
 
"Tugas saya sebagai pendamping TKSK khususnya di bantuansosial ini, kami mendampingi KPM dari pemberian barcode sampai pengambilan di Kantorpos. Saya juga mendampingi KPM yang tidak bisa mengambil ke Kantorpos atau door to door. Saya berkoordinasi dengan pihak Pos, kemudian pihak Pos datang mengantarkan bansos ke rumah KPM. Karena bansos uang ini tidak bisa diwakilkan oleh siapapun, termasuk saya sebagai pendamping," kata Rini.
 
Rini menyoroti layanan pengantaran bansos ke rumah KPM. Dengan adanya layanan tersebut KPM yang berhalangan datangke Kantorpos tidak perlu khawatir dana bansos yang menjadi haknya akan hilang.
 
"Saya sangat terbantu dan luar biasa pelayanan Pos di mana warga kami yang tidak bisa datang mengambil ke Kantorpos, diatidak kehilangan bansos. Pos langsung tanggap turun tangan kelapangan. KPM sangat terbantu," tuturnya.
 
Rini pun berharap Pos Indonesia terus mempertahankan pelayanannya yang sudah sangat baik, bahkan jika perlu ditingkatkan.
 
"Harapan saya pelayanannya bisa ditingkatkan lagi dengan pelayanan langsung kepada masyarakat. Harapan saya lebih baik lagi PT Pos yang melayani masyarakat," ucapnya.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) melanjutkan pemberian bantuan sosial (bansos) tunai program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu petugas Pendamping PKH Esthi Styasari juga memberikan apresiasi kepada Pos Indonesia karena mampuberkoordinasi dengan baik.
 
"Koordinasi dengan PT Pos berjalan baik. Kita selaluberkoordinasi kalau ada pencairan penyaluran bansos oleh PT Pos. Pelayanan cukup baik," kata Esthi. 
 
Esthi mengaku belum pernah mendampingi saat pencairanbansos di rumah KPM. Selama ini KPM yang berada di bawahnaungannya selalu mengambil langsung ke Kantorpos.
 
"Selama menjadi pendamping, saya belum pernah mendampingipenyaluran door to door. Kalau bansos PKH kan penerimanyakebanyakan ibu rumah tangga, kalau mengambil itu keKantorpos. Untuk mencairkan dana bansos KPM harusmembawa KTP, KK yang asli dan fotokopi. Di Kantorpos akandicek ulang lagi apakah benar KPM yang menerima sesuaiidentitas," ucapnya.
 
Selama pengambilan bansos di Kantorpos, Esthi menjelaskanprosesnya berjalan lancar dan cepat.
 
"Sejauh ini cukup puas, tidak ada permasalahan. Pos sudahmenyalurkan dengan baik. Pelayanan Pos cepat. Kalau KPM terlambat, tidak datang saat penyaluran, masih ada waktupencairan di hari selanjutnya," ujarnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelumnya Sempat Viral, Selebgram yang Sempat Rebutan Whip Pink Dipanggil Polisi

Sebelumnya Sempat Viral, Selebgram yang Sempat Rebutan Whip Pink Dipanggil Polisi

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri melakukan pengembangan kasus terkait peredaran gas Nitrous Oxide (N2O) merek Whip Pink.
Polisi Pastikan Tak Ada Kekerasan Soal PRT Lompat dari Lantai 4 Indekos Benhil: Alami Tekanan Psikologis

Polisi Pastikan Tak Ada Kekerasan Soal PRT Lompat dari Lantai 4 Indekos Benhil: Alami Tekanan Psikologis

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra menuturkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap korban yang selamat.
Kondisi Terkini Jembatan Cirahong yang Dulu Viral karena Pungli, Warganet Puji Kelayakan: Mantap

Kondisi Terkini Jembatan Cirahong yang Dulu Viral karena Pungli, Warganet Puji Kelayakan: Mantap

Jembatan Cirahong kembali menarik perhatian publik karena dipuji netizen. Dulunya sempat viral karena diduga ada pungli, kini kelayakannya dipuji abis
Lensa Berbicara : Penataan Pedestrian Rasuna Said Dikebut Jelang HUT ke-499 Jakarta

Lensa Berbicara : Penataan Pedestrian Rasuna Said Dikebut Jelang HUT ke-499 Jakarta

Proyek revitalisasi kawasan Rasuna Said memasuki tahap lanjutan dengan penanaman tanaman hias dan penyempurnaan fasilitas pedestrian guna menciptakan kawasan yang lebih nyaman, tertata, serta ramah bagi pejalan kaki.
Viral Video Dugaan Pelecehan Pemotor Wanita oleh Tiga Pria di Loji Bogor, Langsung Diselidiki Polisi

Viral Video Dugaan Pelecehan Pemotor Wanita oleh Tiga Pria di Loji Bogor, Langsung Diselidiki Polisi

Viral di media sosial soal video dugaan tindakan pelecehan terhadap pemotor wanita oleh tiga pria di Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. 
UEFA Resmi Umumkan Rencana Perubahan Format Kualifikasi Piala Dunia 2030, Nations League Berpotensi Kena Dampak

UEFA Resmi Umumkan Rencana Perubahan Format Kualifikasi Piala Dunia 2030, Nations League Berpotensi Kena Dampak

Presiden UEFA, Aleksandar Ceferin, resmi mengumumkan rencana perubahan format untuk Kualifikasi Piala Dunia 2030. UEFA Nations League juga berpotensi kena dampak dari keputusan ini.

Trending

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Dedi Mulyadi Bikin Sayembara: Kalau Ada yang Menemukan Aman Yani, Saya Beri Rp750 Juta

Dedi Mulyadi Bikin Sayembara: Kalau Ada yang Menemukan Aman Yani, Saya Beri Rp750 Juta

Dedi Mulyadi umumkan sayembara Rp750 juta bagi siapa pun yang berhasil menemukan Aman Yani, sosok misterius di balik kasus pencairan dana pensiun yang viral. 
Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi geram usai menemukan pekerja pembibitan pohon di kawasan reboisasi Puncak justru dialihkan untuk mengurus proyek kopi, hingga memberi teguran keras
Selengkapnya

Viral