News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Suroto Saat Tolong Vina Cirebon: Dia Masih Hidup, Wajah Memar, dan Kaki Patah

Seorang saksi mata pembunuhan Vina dan Eky yakni petugas keamanan atau Siskamling di desa sekitar jembatan Talun, Suroto mengungkap detik-detik saat dirinya menolong Vina Cirebon dan Eky.
Jumat, 7 Juni 2024 - 07:45 WIB
Kolase saksi mata Suroto dan foto almarhum Vina
Sumber :
  • tvOne

"Karena saya pikir Eky sudah meninggal, saya lalu fokus menolong si perempuan (Vina), waktu itu juga nggak tahu namanya siapa," ujar Suroto.

Menurutnya, posisi Vina ketika itu terlentang dan masih dalam kondisi sadar. Vina pun sempat meminta pertolongan kepada Suroto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia minta tolong, 'tolong, tolong', saya tolonglah si perempuan. Aku bilang 'sabar dek, lagi manggil mobil'," ucapnya kala itu.

"Waktu dia terlentang, kepalanya saya angkat, posisi dia itu saya papah kepalanya," tambahnya.

Lebih lanjut, Suroto juga mengungkap kondisi Vina saat itu dimana korban mengalami luka parah di sekujur tubuhnya.

Sementara itu, Tim kuasa hukum Pegi Setiawan, tersangka kasus pembunuhan Vina dan Muhammad Rizky atau Eky di Cirebon mengajukan permohonan dilakukannya gelar perkara khusus kepada Kapolri.
 
Ditermui di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Rabu malam, Toni mengatakan pihaknya keberatan dengan penetapan tersangka oleh Polda Jabar terhadap kliennya Pegi Setiawan, karena ada kejanggalan.
 
"Tujuan gelar perkara khusus ini, karena kami selaku kuasa hukum Pegi Setiawan keberatan penetapan tersangka. Karena, Pegi Setiawan bukanlah Pegi alias Perong," ucap Toni.
 
Berdasarkan putusan pengadilan, kata dia, ada 8 terdakwa yang sudah menjalani pidana, dan ada 3 DPO (buronan), yakni Andi, Deni dan Pegi alias Perong.
 
Menurut dia, banyak kejanggalan dalam penangkapan kliennya sebagai pembunuh Vina yang tersisa.
 
Toni meyakini Polda Jawa Barat salah tangkap. Karena Pegi yang dituliskan ciri-cirinya berambut keriting, beralamat tinggal di Banjar.
 
"Pegi Setiawan tidak berambut keriting, dan tidak tinggal di Banjar," ujarnya.
 
Alasan Toni, mengajukan permohonan gelar perkara khusus di Mabes Polri, karena menganggap Polda Jabar tidak transparan. Dan pihak kesulitan untuk bertemu Pegi selama masa penahanan.
 
Harapannya, dengan profesionalitas Mabes Polri dan transparansi bisa mengabulkan permohonan gelar perkara khusus untuk menguji penetapan tersangka Pegi Setiawan.

 
"Kami setuju pembunuh Vina harus ditangkap. Tapi persoalannya jangan sampai salah orang, salah tangkap," kata Toni.
 
Surat permohonan gelar perkara khusus ditujukan kepada Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kabareskrim dan Karowarsidik.
 
Selain gelar perkara khusus, tim kuasa hukum Pegi Setiawan juga mengajukan upaya hukum praperadilan.
 
Toni optimistis permohonannya ditindaklanjuti oleh Kapolri mengingat kasus Vina sudah menjadi atensi Presiden Joko Widodo yang meminta Polri transparan dalam menyelesaikan perkaranya.
 
Apabila permohonan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh Mabes Polri, maka pihaknya akan mengajukan pengaduan ke Ombudsman RI.
 
"Saya optimistis ini pasti ditindaklanjuti, dilayani, kan supaya terbuka dan transparan," imbuh Toni.
 
Sementara itu Mayor TNI CHK (Purn) Marwan Iswandi, pengacara Pegi Setiawan, mengatakan gelar perkara khusus diharapkan bisa membuat terang perkara pembunuhan Vina, terlebih Presiden sudah meminta Kapolri untuk transparan menyelesaikan kasus yang menyita perhatian masyarakat luas.
 
"Ini perintah langsung dari Presiden ke Kapolri. Apabila Kapolri tidak menindaklanjuti-nya berarti Kapolri telah melawan perintah presiden. Presiden mengatakan harus transparan. Tapi saya merasa Kapolri akan menindaklanjuti," tutur Marwan. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mobil Terios Hangus Terbakar di Tol Semanggi, Polisi Pastikan Pengemudi Selamat

Mobil Terios Hangus Terbakar di Tol Semanggi, Polisi Pastikan Pengemudi Selamat

Kebakaran mobil terjadi di ruas tol, tepatnya di kilometer 8 sebelum Gerbang Tol (GT) Semanggi 1 arah Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (28/4) sore sekitar pukul 18.41 WIB. 
John Herdman Baru Garuda Calling, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Tak Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

John Herdman Baru Garuda Calling, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Tak Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Dalam ulasan yang dirilis pada awal April 2026 lalu, media asal Vietnam tersebut memprediksi kekuatan Timnas Indonesia akan mengalami penurunan atau "pincang".
Akhirnya Pecah Telur, Antasyafi Robby Sumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Beach Games 2026

Akhirnya Pecah Telur, Antasyafi Robby Sumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Beach Games 2026

Antasyafi Robby sukses mempersembahkan medali pertama bagi Merah Putih setelah meraih perak di nomor speed putra, sekaligus membuka asa prestasi Indonesia di ajang olahraga pantai ini. 
Tak Hanya Soal Keselamatan, Budaya K3 Ternyata Bisa Tingkatkan Produktivitas dan Jadi Kunci Operasional yang Aman di Pelabuhan

Tak Hanya Soal Keselamatan, Budaya K3 Ternyata Bisa Tingkatkan Produktivitas dan Jadi Kunci Operasional yang Aman di Pelabuhan

Bagaimana cara memperkuat implementasi budaya K3 agar benar-benar efektif di lapangan? Negara maju seperti Jepang dan Jerman telah membuktikan bahwa budaya K3
Tinju Dunia: Junto Nakatani Siap 'Perang' Lawan Naoya Inoue, Bidik Kemenangan Lewat Duel Sengit

Tinju Dunia: Junto Nakatani Siap 'Perang' Lawan Naoya Inoue, Bidik Kemenangan Lewat Duel Sengit

Petinju Jepang, Junto Nakatani (32-0-0, 24 KO) mengaku siap menghadapi pertarungan sengit melawan juara dunia tak terbantahkan Naoya Inoue (32-0, 27 KO) dalam duel akbar yang akan digelar di Tokyo Dome pada 2 Mei 2026.
Setelah 10 Tahun dan 6 Gelar Liga Inggris, Salah Satu Pilar Era Keemasan Resmi Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini

Setelah 10 Tahun dan 6 Gelar Liga Inggris, Salah Satu Pilar Era Keemasan Resmi Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini

John Stones resmi tinggalkan Manchester City usai 10 tahun penuh trofi. Bek andalan Pep Guardiola pamit emosional saat City masih memburu dua gelar musim ini.

Trending

Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kini Benar-benar Fokus Bikin Konten di YouTube

Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kini Benar-benar Fokus Bikin Konten di YouTube

Belum dapat panggilan lagi dari Timnas Indonesia setelah dilatih John Herdman, striker Dewa United Rafael Struick pilih fokuskan perhatian terhadap YouTube-nya.
Kabar Zico Soree, Striker Keturunan Mojokerto di Eropa yang Pernah Berseragam Timnas Indonesia Era STY: Kini Jadi Mesin Gol Kasta 4 Belanda

Kabar Zico Soree, Striker Keturunan Mojokerto di Eropa yang Pernah Berseragam Timnas Indonesia Era STY: Kini Jadi Mesin Gol Kasta 4 Belanda

Kabar Zico Soree, penyerang keturunan Mojokerto yang menjelma jadi mesin gol kasta keempat Liga Belanda. Tampil bersama DVS '33 Ermelo, ia mencuri perhatian.
Bung Ropan Sebut John Herdman Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne Pattynama ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Sebut John Herdman Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne Pattynama ke TC Timnas Indonesia

Menurut Bung Ropan, Thom Haye dan Shayne Pattynama tidak bisa bermain untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 sekalipun dipilih John Herdman ikut TC.
Netizen Berbondong-bondong Semprot Taksi Green SM dan Sebut Jadi Penyebab Kecelakaan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur: Boikot!

Netizen Berbondong-bondong Semprot Taksi Green SM dan Sebut Jadi Penyebab Kecelakaan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur: Boikot!

Detik-detik KRL menabrak taksi Green SM terekam jelas dan beredar luas di media sosial. Netizen yang geram pun ramai-ramai langsung memberikan komentar negatif.
Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Terjadi insiden kecelakaan maut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Taksi Green SM berikan klarifikasi
Tak Lagi Jadi Andalan, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Terancam Dilepas Raksasa Liga Inggris

Tak Lagi Jadi Andalan, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Terancam Dilepas Raksasa Liga Inggris

Masa depan Tijjani Reijnders bersama Manchester City mulai diselimuti tanda tanya besar. Gelandang berdarah Indonesia Rp1 Triliun itu perlahan tersingkir.
Update Pemain Kuota Asia Liga Voli Korea: Hyundai Hillstate Satu-satunya Klub yang Belum Beri Pengumuman, Rekrut Megawati Hangestri?

Update Pemain Kuota Asia Liga Voli Korea: Hyundai Hillstate Satu-satunya Klub yang Belum Beri Pengumuman, Rekrut Megawati Hangestri?

Update bursa transfer pemain kuota Asia Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate menjadi satu-satunya klub yang belum memberikan pengumuman siapa atlet yang akan mereka rekrut, meski telah digosipkan akan mendatangkan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral