News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pos Indonesia Telah Menyalurkan Bantuan Sembako dan PKH Triwulan II untuk 28 Ribu KPM di Surabaya

PT Pos Indonesia (Persero) Kembali menyalurkan pendistribusian bantuan sosial (bansos) sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Senin, 10 Juni 2024 - 21:56 WIB
PT Pos Indonesia (Persero) Kembali menyalurkan pendistribusian bantuan sosial (bansos) sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Sumber :
  • Istimewa

Agar tidak terjadi penumpukan, dirinya mengimbau kepada KPM agar melakukan pengambilan bansos sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Menurutnya setiap kelurahan sudah disusun jadwal tersendiri.

"Jadi tidak perlu harus datang berbondong-bondong sekaligus karena memang sudah kita atur sesuai tanggal pembayaran. Jadi tidak perlu ada penumpukan antrian di pada saat pembayaran di masing-masing tempat baik itu di kantor pos ataupun di komunitas," ungkap dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aplikasi Pos Giro Cash (PGC)

Dengan adanya aplikasi Pos Giro Cash (PGC) semakin memudahkan proses distribusi bantuan  bansos sembako dan PKH dari Kemensos agar distribusi bantuan bisa tepat sasaran,  Aplikasi ini juga memudahkan Pos Indonesia dan juga pihak pemangku kepentingan lainnya seperti Kementerian Sosial.

"Dengan adanya aplikasi PGC yang sudah disiapkan oleh perusahaan, nantinya KPM tinggal datang ke lokasi pembayaran pada saat pembayaran akan dilakukan pengambilan foto untuk masing-masing KPM baik itu yang datang ke kantor pos, dibayarkan di komunitas maupun diantar ke masing-masing rumah dari KPM," ujar dia.

Menurutnya, dengan aplikasi PGC ini juga semakin memudahkan petugas juru bayar karena semua transaksi yang dilakukan telah tercatat langsung di sistem yang telah disiapkan Pos Indonesia. Selain itu, Kemensos juga bisa melihat secara langsung jumlah alokasi yang diberikan ke Kota Surabaya, jumlah yang telah terbayarkan, dan sisa KPM yang belum dibayarkan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi dengan PGC ini nanti semua pihak terbantu mulai dari proses pembayaran untuk masing masing KPM, kemudian pihak kementerian terkait juga dapat melihat kebenarannya, apakah dibayarkan kepada orang yang berhak, bisa juga dilihat foto penerimanya siapa rumahnya di mana," kata dia.
 
Dirinya juga berharap Pemerintah pusat maupun daerah bisa mempercayakan proses penyaluran bantuan sosial baik untuk bantuan dari Pusat ataupun dari Pemerintah Daerah.  Terutama jika dilihat dari sisi akuntabilitas, proses pengecekan / pelaporan data maupun kevalidan dalam sistem pembayaran yang dimiliki Pos Indonesia.

Dan apa komitmen dari Pos Indonesia khususnya di kota Surabaya ini untuk menyalurkan dana bantuan pkh dan sembako dari Kementerian Sosial.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alat Berat Diterjunkan di Sungai Nepen, Telusuri Potensi Sumber Gas Pemicu Kemunculan Api di Sleman

Alat Berat Diterjunkan di Sungai Nepen, Telusuri Potensi Sumber Gas Pemicu Kemunculan Api di Sleman

Upaya mengungkap penyebab fenomena kemunculan api yang meresahkan warga di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta terus dilakukan. 
Kutukan 38 Tahun Bisa Berlanjut jika Timnas Indonesia Gagal Menang Atas Oman di FIFA Matchday 5 Juni 2026

Kutukan 38 Tahun Bisa Berlanjut jika Timnas Indonesia Gagal Menang Atas Oman di FIFA Matchday 5 Juni 2026

Apa yang terjadi jika Timnas Indonesia gagal mengamankan kemenangan atas Oman, baik itu berakhir imbang atau justru menelan kekalahan? Berikut penjelasannya.
Resmi! Charles Leclerc Terima Tawaran Perpanjangan Kontrak Multi-Tahun yang Diberikan Ferrari

Resmi! Charles Leclerc Terima Tawaran Perpanjangan Kontrak Multi-Tahun yang Diberikan Ferrari

Ferrari secara resmi mengumumkan kesepakatan kontrak baru dengan salah satu pembalap andalan mereka, Charles Leclerc.
KSP Minta Pisah dengan Kemensetneg Jadi Lembaga Sendiri, Alasannya soal Anggaran

KSP Minta Pisah dengan Kemensetneg Jadi Lembaga Sendiri, Alasannya soal Anggaran

Dudung meminta agar KSP yang selama ini masih menjadi bagian dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dipisah agar lembaganya bisa berdiri sendiri.
Wamendagri Bima Tegaskan Penurunan Anak Tidak Sekolah Kunci Penting Wujudkan Indonesia Emas 2045

Wamendagri Bima Tegaskan Penurunan Anak Tidak Sekolah Kunci Penting Wujudkan Indonesia Emas 2045

Kualitas pendidikan generasi muda menjadi penentu utama keberhasilan Indonesia dalam memanfaatkan bonus demografi demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. 
KPK Buru Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT di Jakbar, Diminta Serahkan Diri Segera

KPK Buru Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT di Jakbar, Diminta Serahkan Diri Segera

KPK masih memburu Wamen Imipas Silmy Karim berkaitan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jakarta Barat yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar kabar mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya dijemput. 
Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Penangkapan Kapal Tongkang Capicorn milik PT Putera Mineral Mandiri (PPM) yang mengangkut 25 kontainer muatan bahan mineral tambang timah dan ilminite yang akan diekspor ke Singapura menuai berbuntut panjang.
Breaking News! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung, Tangan Diborgol dan Muka Tertunduk Lesu

Breaking News! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung, Tangan Diborgol dan Muka Tertunduk Lesu

Dadan Hidayana yang diringkus Kejagagung terlihat keluar dari Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dengan mengenakan rompi tahanan dan memasang muka lesu.
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Selengkapnya

Viral