News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Survei Membuktikan Isu Poligami dan LGBT Bisa Rontokan Elektabilitas Kandidat di Pilwakot Bogor

Para kandidat yang ingin berkontestasi pada pemilihan kepala daerah di Kota Bogor harus mewaspadai dua isu besar negatif yang punya daya rusak terhadap elektabilitas. Yaitu, isu poligami dan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender).
Rabu, 3 Juli 2024 - 09:49 WIB
Arman Salam
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Para kandidat yang ingin berkontestasi pada pemilihan kepala daerah di Kota Bogor harus mewaspadai dua isu besar negatif yang punya daya rusak terhadap elektabilitas. Yaitu, isu poligami dan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender).

Demikian disampaikan Direktur Riset Indonesian Presidential Studies (IPS), Arman Salam kepada pers di Kota Bogor, Rabu (3/7/2024), terkait dengan mulai ramainya sejumlah isu negatif yang dialamatkan kepada para cawalkot Bogor. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun, sampai saat ini, belum jelas siapa kandidat yang terindikasi dua isu negatif tadi. 

"Setidaknya, itulah dua isu yang saat ini kita dengar di sejumlah media online, bahwa ada cawalkot yang terindikasi LGBT dan Poligami," katanya.

Sebelumnya, temuan data yang kurang lebih sama pernah  disampaikan  peneliti LSI Denny JA, M. Khotib. Berdasarkan temuan data survei itu,  hampir di seluruh wilayah di Indonesia, mayoritas publik, mulai dari 50% sampai 75%, menolak kandidat yang berpoligami.

Menurut Arman, jika poligami saja yang secara agama dibolehkan ternyata ditolak mayoritas pemilih para calon, apalagi LGBT yang secara agama jelas dilarang. 

Arman menjelaskan, dari survei yang dilakukan lembaganya, IPS, hasilnya juga sama. Bahkan, terhadap isu LGBT, lebih dari 70% menolaknya. Ini artinya, siapa saja kandidat yang terindikasi LGBT harus siap-siap untuk rontok elektabilitasnya.

Masalahnya, kata Arman, siapa kandidat yang terindikasi dua isu negatif tersebut. Dalam kontek ini, sebelum akhirnya terbongkar, lebih baik para kandidat untuk menyampaikan penjelasan kepada publik dalam rangka transparansi berdemokrasi.

“Kalau benar para kandidat itu tak merasa terlibat dua isu negatif tadi, harusnya tak perlu khawatir. Tinggal sampaikan saja kepada masyarakat sebagai calon pemilih untuk memberi penjelasan, klarifikasi atau bahkan bantahan," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pandangan Arman, memberi penjelasan atau klarifikasi diawal  jauh lebih baik ketimbang pada saatnya nanti publik tahu. 

Sebab, jika mayoritas publik tahu ada kandidat yang tidak jujur terkait dua isu tersebut, sudah pasti mereka akan menghukumnya dengan tidak memilihnya. Dan ini akan menjadi awal kerontokan elektabilitas kandidat tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gedung Ponpes Al Hikmah Jombang Terbakar

Gedung Ponpes Al Hikmah Jombang Terbakar

Akibat kebakaran, sejumlah fasilitas pendidikan dan perlengkapan santri mengalami kerusakan.
Mulai Tak Betah di Manchester United, Bek Tangguh Prancis Jadi Incaran Serius AC Milan

Mulai Tak Betah di Manchester United, Bek Tangguh Prancis Jadi Incaran Serius AC Milan

AC Milan kembali dikaitkan dengan Leny Yoro dalam bursa transfer. Bek Manchester United itu disebut masuk radar Rossoneri bersama sejumlah klub elite Eropa.
13 Anggota Wantimpres Belum Tercatat LHKPN, Kenapa? Ini Penjelasan Aturannya

13 Anggota Wantimpres Belum Tercatat LHKPN, Kenapa? Ini Penjelasan Aturannya

Dari 26 anggota Wantimpres yang dilantik Prabowo, 13 nama belum menampilkan data LHKPN. Simak daftar, data harta, dan aturan pelaporannya.
Beraksi untuk Film di Gunung Bromo, Arya Saloka Bicara Jujur Tantangan Terberatnya karena Faktor Cuaca

Beraksi untuk Film di Gunung Bromo, Arya Saloka Bicara Jujur Tantangan Terberatnya karena Faktor Cuaca

Aktris Arya Saloka mengaku situasi yang membuatnya tidak fokus saat beradegan untuk film Empat Musim Pertiwi akibat cuaca dingin di Gunung Bromo, Jawa Timur.
Mengenal Dato’ Sri Tahir, Pengusaha Mayapada yang Kini Jadi Wantimpres Prabowo: Pendidikan, Bisnis hingga Harta Kekayaan

Mengenal Dato’ Sri Tahir, Pengusaha Mayapada yang Kini Jadi Wantimpres Prabowo: Pendidikan, Bisnis hingga Harta Kekayaan

Dato’ Sri Tahir resmi menjadi anggota Wantimpres pada 2 Oktober 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan bisnis, kiprah sosial, dan harta kekayaannya.
Ukir Catatan Waktu yang sama, Alma dan Lintang Pastikan Tempat di Final Panjat Tebing Women Lead Asian Games 2026

Ukir Catatan Waktu yang sama, Alma dan Lintang Pastikan Tempat di Final Panjat Tebing Women Lead Asian Games 2026

Dua wakil Indonesia di cabang olahraga panjat tebing, Sukma Lintang Cahyani dan Alma Ariella Tsany amankan tempat di final nomor Women Lead Asian Games 2026.

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Seolah Tak Percaya! Singapura yang Lolos Piala Asia 2027 Dipermalukan Malaysia 6-0, John Herdman: Aneh Bisa Terjadi

Seolah Tak Percaya! Singapura yang Lolos Piala Asia 2027 Dipermalukan Malaysia 6-0, John Herdman: Aneh Bisa Terjadi

John Herdman terkejut melihat Malaysia menang telak 6-0 atas Singapura. Hasil tersebut terjadi pada Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat.
Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Belum tuduhan match fixing terbukti, Singapura justru kalah telak setengah gol dari Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). 
Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memastikan diri ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). 
Selengkapnya

Viral