Sejak Awal SMAN 1 Pontianak Akui Tidak Punya Maksud Menganulir Hasil Lomba, Sebut Hanya Ingin Dapat Kejelasan
- YouTube/MPRGOID
Jakarta, tvOnenews.com - SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak punya maksud untuk menganulir hasil lomba.
Lewat unggahan di Instagram resminya @smansaptk.informasi, sekolah tersebut menyampaikan beberapa poin pernyataan sikap terkait polemik yang sedang viral dibicarakan ini.
Sebelumnya diberitakan, LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat menjadi polemik.
Dalam polemik ini ada dua sekolah yang menjadi sorotan antara lain SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas.
Hal ini bermula dari sebuah pertanyaan “DPR dalam memilih anggota BPK diwajibkan untuk memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?" dalam sebuah babak.
SMAN 1 Pontianak yang merupakan regu C menjawab: "Anggota BPK dipilih Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan Presiden”.
Akan tetapi, juri mengurangi lima poin regu C. Pertanyaan itu akhirnya dilempar ke regu lain, yakni regu B yang merupakan regu SMAN 1 Sambas.
Regu B menjawab: "Anggota BPK dipilih Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan Presiden”.
Juri menyatakan benar dan menambahkan 10 poin untuk regu B.
SMAN 1 Pontianak melayangkan keberatan. Akan tetapi, singkatnya, keberatan mereka disanggah dan juri menyinggung soal artikulasi peserta SMAN 1 Pontianak saat menjawab pertanyaan.
Berikut adalah pernyataan lengkap SMAN 1 Pontianak:
“Sehubung dengan dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2026 serta telah disampaikannya permohonan maaf dan komitmen perbaikan menyeluruh dari MPR RI, dengan ini SMAN 1 Pontianak menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:
1. SMAN 1 Pontianak menegaskan bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi demi terwujudnya pelaksanaan dan mekanisme lomba yang transparan, objektif dan akuntabel.
2. SMAN 1 Pontianak menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian, dukungan serta kepedulian berbagai pihak dalam menyikapi kondisi ini.
3. SMAN 1 Pontianak menegaskan bahwa langkah yang dilakukan bukan merupakan upaya untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba maupun individu tertentu.
4. Sejak awal SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan.
Load more