Terang-terangan Bela Mantan Ketua KPU soal Kasus Asusila, Farhat Abbas: Hasyim Asy'ari dan Cindra Aditi Saling Suka
- Kolase tim tvOnenews.com
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua KPU Hasyim Asy’ari dituduh terlibat dalam kasus tindakan asusila dengan CAT, yang membuat publik terkejut. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI memecat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari terkait kasus dugaan asusila.
"Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Hasyim Asy'ari selaku ketua merangkap anggota Komisi Pemilihan Umum RI terhitung putusan ini dibacakan," kata Ketua DKPP RI Heddy Lugito dalam sidang pembacaan putusan di Kantor DKPP RI, Jakarta, Rabu (3/7/2024).
Berbeda dengan mayoritas elemen masyarakat yang mengkritik mantan Ketua KPU Hasyim Asy'ari, pengacara kondang Farhat Abbas memiliki sudut pandang yang berbeda terkait skandal tersebut.
Abbas mulanya mengungkapkan keprihatinannya terkait munculnya skandal tersebut.
Pasalnya, dirinya menilai Hasyim Asy'ari merupakan sosok yang sukses menjalankan kelancaran Pemilu Serentak 2024.
"Saya turut prihatin seorang Ketua KPU yang berhasil menyelenggarakan Pemilu 2024 tiba-tiba harus gagal dalam proses persidangan Dewan Kehormatan," kata Abbas seperti dikutip dari kanal YouTube Uya Kuya TV Minggu (7/7/2024).
Menurutnya, CAT bukan merupakan korban dalam kasus tersebut.
Pasalnya, skandal tersebut terjadi lantaran adanya saling menyukai satu sama lain.
Abbas lantas menduga korban Cindra Aditi Tejakinkin alias CAT melaporkan Hasyim ke DKPP lantaran tidak mendapatkan yang telah dijanjikan oleh sang mantan Ketua KPU tersebut.
Dirinya juga menyarankan agar Hasyim melakukan upaya hukum sebagai pembelaan.
"Pelakunya dia gitu (melaporkan red.) karena dia enggak mendapatkan semua itu," ujarnya.
"Menurut saya Pak Hasyim harus melakukan suatu upaya hukum karena DKPP ini hanya mengulang-ulangi aja kasus-kasus," ungkapnya.
Selain itu, Abbas juga menyoroti adanya kejanggalan petugas PPLN berinisial CAT yang dianggap sebagai korban asusila Hasyim.
Pasalnya jika merasa menjadi korban pelecehan kata Abbas, CAT seharusnya melaporkannya ke polisi bukan ke DKPP.
Atas dasar itu mengapa CAT lebih memilih melaporkan Hasyim ke DKPP ketimbang ke kepolisian lantaran tidak memiliki bukti dugaan pelecehan.
"Ya ini adalah cara-cara dia untuk menjatuhkan...harus diteliti apa penyebabnya, kalo dia berani harusnya di Polisi bukan di DKPP," ucapnya.
Load more