News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Survei IDM, Jan Maringka Teratas Figur Calon Gubernur Sulut 2024

Tokoh Nasional asal Sulawesi Utara Jan Samuel Maringka kembali menduduki survei teratas dalam figur calon Gubernur Sulut 2024. Setelah sebelumnya survei didata oleh Timur Barat Reserch Center (TBRC), kini survei Indonesia Development Monitoring (IDM) juga mencatatkan data yang sama. Hasil survei (IDM) periode 23 Juni– 3 Juli 2024, figur Jan Samuel Maringka hanya diikuti calon lainnya yakni Elly Engelbert Lasut. 
Selasa, 9 Juli 2024 - 09:14 WIB
Jan Maringka
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Tokoh Nasional asal Sulawesi Utara Jan Samuel Maringka kembali menduduki survei teratas dalam figur calon Gubernur Sulut 2024. Setelah sebelumnya survei didata oleh Timur Barat Reserch Center (TBRC), kini survei Indonesia Development Monitoring (IDM) juga mencatatkan data yang sama. Hasil survei (IDM) periode 23 Juni– 3 Juli 2024, figur Jan Samuel Maringka hanya diikuti calon lainnya yakni Elly Engelbert Lasut. 

Direktur Eksekutif (IDM) Heru Suyatno mengatakan, dalam simulasi pertanyaan tertutup terhadap 12 nama untuk dipilih masyarakat Sulut jika Pilgub digelar saat ini, Jan Maringka mencatatkan angka 20,7%. Selanjutnya menyusul, Rita Maya Tamuntuan dengan 17,8%, Elly Lasut 16,2%, Andrei Angouw 7,1%, Steven Kandau 5,2%, James Sumendap 3,4%, Vicky Lumentut 2,9%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lalu Tatong Bara 2,3%, Yulius Komaling 1,9%, Tetty Paruntu 1,7%, Carlo Brix Tewu 0,9%, Ronny Sompie 0,6%, dan idak memilih sebanyak 19,1%," kata Heru, Selasa (9/7/2024).

Sementara itu, Heru menerangkan, dalam survei semi terbuka dari daftar 10 nama kandidat Calon Gubernur, Jan Samuel Maringka yang merupakan mantan Jaksa Muda Intelejen dan Irjen Kementan mendapatkan pilihan dari masyarakat Sulawesi Utara sebanyak 22,1%. Kemudian diurutan kedua Elly Engelbert Lasut dengan dipilih sebanyak 21,2%, lalu Rita Tumuntuan dipilih sebanyak 11,8%.

"Ada nama Steven Kandau dengan angka 8,3%, serta Mayjen (Purn) Yulius Selvanus Komaling 7,4%, dan Christiani E. Paruntu di angka 5,2%. Selain itu, ada nama Tatong Bara 4,7%, James Sumendap 3,9%, Benny Mamoto 2,1%, Carlo Tewu 1,2%, dan tidak jawab atau rahasia 12,1%," ujar Heru.

Walau hasil survei tingkat keterpilihan tokoh untuk gubernur Sulawesi Utara secara pilihan top of mind, Bupati Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut masih berada di puncak dengan angka 19,9%, namun kata Heru, dari hasil urvei angka Jan Maringka hanya selisih sedikit saja dengan tingkat keterpilihan 19,7%. Lalu diikuti Rita Tumuntuan Olly Dondokambey di angka 10,6%. 

Di posisi keempat ada Steven Kandau dengan angka keterpilihan 8,5%, serta Yulius Komaling dengan angka keterpilihan 5,6% dan Christiani E. Paruntu dengan angka Keterpilihannya 5,2%, Tatong Bara dengan angka keterpilihannya 4,1%. Kemudian Benny Mamoto dengan angka keterpilihan 1,7 %, Carlo Tewu dengan angka keterpilihan 1,1% dan tokoh tokoh lainnya di Bawah 1 persen dan tidak jawab/rahasia 17,8%," jelas Heru.

Angka dari berbagai lembaga survei tersebut dinilai wajar sebab Jan Maringka yang menjadi salah satu tokoh terbaik Kawanua ini memang banyak menjadi harapan untuk dapat membangun Sulut. Akademisi yang juga pengamat politik Prof Alex Masengi mengatakan, hal itu tak terlepas dari Jan Maringka yang juga seorang akademisi. 

"Seperti halnya individu dari latar belakang profesional lainnya, bisa menjadi pemimpin yang layak untuk memimpin suatu provinsi, termasuk Sulawesi Utara, asalkan mereka memiliki beberapa kualifikasi dan atribut penting," kata Alex.

Alex menyebut, ada beberapa alasan dan pertimbangan mengapa seorang akademisi layak untuk memimpin sebuah provinsi. Pertama soal kualifikasi dan pengetahuan.

"Akademisi biasanya memiliki keahlian dalam analisis data, penelitian, dan pemahaman mendalam tentang isu-isu tertentu yang bisa sangat berguna dalam pemerintahan. Pengambilan Keputusan Berdasarkan Data. Kemampuan untuk mengambil keputusan berdasarkan bukti dan penelitian bisa membawa pendekatan yang lebih ilmiah dan sistematis dalam pengelolaan daerah," kata Alex.

Selanjutnya Alex juga menjelaskan, bahwa seorang akademisi akan memiliki visi dan strategi yang berbeda dengan yang bukan dari kalangan akademisi, seperti dalam l pandangan jangka panjang.

"Akademisi sering kali memiliki visi jangka panjang dan mampu merancang strategi yang berdasar pada penelitian dan prediksi tren masa depan. Akademisi juga memiliki inovasi dan kreativitas, makanya pendekatan akademis sering mendorong inovasi dan solusi kreatif untuk masalah yang kompleks.
kemampuan manajerial dan kepemimpinan," sebutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hal lain yakni pengalaman manajerial yang mumpuni, baik dalam mengelola institusi pendidikan, proyek penelitian, atau program akademis yang besar. Juga memiliki kemampuan berkolaborasi, dan yang penting memiliki integritas dan etika," kata Alex.

“Bapak Jan Maringka yang patut di perhitungkan untuk dapat membangun Sulawesi Utara dengan pengalaman manajerial yang mumpuni seperti berpengalaman di Kejaksaan, Inspektorat di Kementerian Pertanian yang mana saat ini sementara giat giatnya mensosialisasikan penanaman kacang koro dan komoditas pertanian lainnya. Semoga figur seperti Bung Jan Maringka, diberi kesempatan untuk mengabdi dan membangun daerah Nyiur Melambai Sulawesi Utara yang Kita Cintai," pungkas Alex. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral