GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pertamina Patra Niaga Sambut Era Energi Bersih di GIIAS 2024

PT Pertamina Patra Niaga siap menyambut era energi bersih di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024.
Jumat, 19 Juli 2024 - 19:40 WIB
PT Pertamina Patra Niaga siap menyambut era energi bersih di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024.
Sumber :
  • PT Pertamina

tvOnenews.com - PT Pertamina Patra Niaga siap menyambut era energi bersih di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. Dengan semangat inovasi dan komitmen terhadap keberlanjutan, Pertamina Patra Niaga memperkenalkan berbagai inisiatif dan produk energi bersih yang mendukung perkembangan dunia otomotif nasional.

Pada opening ceremony GIIAS yang dibuka oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin pada Kamis pagi (18/7) di ICE BSD City, Tangerang, di tempat yang sama Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan menyatakan Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk mendukung perkembangan industri otomotif Indonesia melalui penyediaan energi bersih. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menyadari bahwa masa depan transportasi terletak pada energi yang ramah lingkungan, dan oleh karena itu, kami terus berinovasi untuk menyediakan bahan bakar yang lebih bersih dan efisien. Partisipasi kami di GIIAS 2024 merupakan wujud nyata komitmen ini,” ujar Riva.

Melalui GIIAS 2024, Pertamina Patra Niaga perkenalkan produk-produk unggulan, termasuk bahan bakar rendah emisi dan energi terbarukan yang dirancang untuk mendukung kendaraan listrik dan hybrid.

"Kami bertanggung jawab untuk hadirkan ragam produk bahan bakar dengan energi terbarukan seperti Pertamax Green 95 dan bauran produk BBM kami dengan energi terbarukan untuk menyiapkan transisi energi hijau di Indonesia,” ungkap Riva.

Lebih lanjut Riva menjelaskan bahwa infrastruktur hilir lain yang telah dihadirkan oleh Pertamina Patra Niaga adalah Green Energy Station (GES), Charging Station untuk mobil listrik dan Battery Swapping Station untuk motor listrik.

"Kehadiran Pertamina dalam GIIAS kali ini untuk memberikan solusi kebutuhan energi hijau yang selaras dengan tren otomotif yang membutuhkan standar bahan bakar minim emisi, produk dan layanan kami ini sesuai dan kualitasnya baik untuk kebutuhan kendaraan masyarakat," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini sejalan dengan visi Pertamina untuk menjadi perusahaan energi nasional yang berkelas dunia dan berkelanjutan. Dengan terus mendorong inovasi dan penerapan teknologi hijau, Pertamina Patra Niaga berupaya untuk meminimalkan dampak lingkungan sekaligus memenuhi kebutuhan energi masyarakat Indonesia.

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh untuk mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060. Kami terus berupaya menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mendukung tujuan ini, peningkatan efisiensi energi seperti di SPBU Green Energy Station, serta inovasi dalam teknologi hijau. Langkah-langkah ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi emisi karbon, tetapi juga untuk memastikan keberlanjutan energi bagi generasi mendatang,” tuturnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur program studi (prodi) atau jurusan ‘Teknik’ menjadi jurusan ‘Rekayasa’.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Selengkapnya

Viral