News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Jabodetabek Masih Jadi Incaran Pencari Hunian Idaman

Berpenduduk lebih dari 30 juta jiwa, Jabodetabek menjadi wilayah metropolitan terbesar di Asia Tenggara dan kedua di dunia. Di sini juga, pusat pemerintahan, industri, dan ekonomi Indonesia banyak berjalan.
Senin, 22 Juli 2024 - 20:00 WIB
Ilustrasi.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Berpenduduk lebih dari 30 juta jiwa, Jabodetabek menjadi wilayah metropolitan terbesar di Asia Tenggara dan kedua di dunia. Di sini juga, pusat pemerintahan, industri, dan ekonomi Indonesia banyak berjalan.

Jadi jangan heran, masih banyak orang mengincar hunian di Jabodetabek. Tak hanya di Jakarta, peminat hunian di kota-kota sekitar ibu kota seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi pun mengalami peningkatkan seiring dengan semakin banyaknya unit perumahan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, apa yang membuat masih banyak orang masih berminat mencari tempat tinggal di Jabodetabek? 
1. Infrastruktur dan Fasilitas Modern
Salah satu keuntungan saat tinggal di Jakarta adalah Anda bisa lebih mudah mengakses berbagai fasilitas modern yang memadai. Mulai dari pusat berbelanjaan yang lengkap, pusat kuliner dari berbagai daerah bahkan negara di dunia, hingga pusat kantor pemerintahan. 
Destinasi wisatanya juga terbilang lengkap dan menjangkau berbagai kalangan. Ada taman kota untuk wisata terjangkau, destinasi keluarga seperti museum dan kebun binatang, wisata laut, dan lain sebagainya.

2. Moda Transportasi Lengkap
Dari pusat kota hingga kawasan pinggiran Jabodetabek telah terjangkau berbagai moda transportasi. Jabodetabek dikelilingi oleh 15 ruas tol yang melintas; angkutan umum dalam kota seperti TransJakarta, KRL, MRT, dan kereta cepat Whoosh yang terintegrasi; taksi, hingga ojek online. Moda transportasi yang lengkap ini mempermudah masyarakat untuk bepergian.

3. Banyak Lapangan Pekerjaan
Mayoritas perusahaan-perusahaan besar–nasional maupun multinasional– berpusat di Jakarta dan sekitarnya. Sehingga, lapangan pekerjaannya pun memang lebih banyak dan beragam dibandingkan daerah lainnya. Selain itu, UMR yang lebih tinggi juga menjadi salah satu faktor terus meningkatnya pendatang yang hijrah ke Jabodetabek. 

Bertolak belakang dengan banyaknya peluang yang bisa didapatkan di Jabodetabek, faktanya lahan tempat tinggal yang tersedia justru semakin terbatas. Namun jangan khawatir, kumparan dan BRI punya beberapa rekomendasi wilayah yang masih menyediakan hunian terjangkau di kawasan Jabodetabek. 
Rekomendasi Rumah Murah di Jabodetabek
1. Pejaten

Pejaten

Temukan kedamaian di Pejaten, Jakarta Selatan, dengan akses mudah ke pusat kota. Rumah Murah di Pejaten ini sangat di rekomendasi dan tidak boleh dilewatkan!
2. Bekasi
Bekasi

Bekasi menawarkan kenyamanan tinggal dengan infrastruktur modern dan transportasi lengkap. Dapatkan rekomendasi Rumah Mewah Murah Di Grand Wisata Tambun Bekasi dan nikmati kemudahan akses ke Jakarta!
3. Green Andara 
Green Andara

Green Andara menghadirkan hunian berkelas dengan fasilitas modern di lokasi strategis. 
4. Cilandak
Cilandak

Temukan hunian mewah dan terjangkau di Cilandak, pusat bisnis bergengsi Jakarta Selatan. 
5. BSD 
Daerah BSD

Kawasan dengan perkembangan pesat dan fasilitas lengkap. Cari rumah impian Anda di BSD dan nikmati hidup yang lebih nyaman!
6. Gading Serpong 
Gading Serpong

Hunian asri dengan banyak ruang terbuka hijau. Miliki rumah minimalis ini dan rasakan kenyamanan tinggal di lingkungan hijau!

Sudah siap memilih kawasan ideal untuk hunian impian Anda? Temukan rumah idaman dengan harga terjangkau di BRI Info Lelang, di mana Anda bisa mendapatkan rumah dengan harga lebih rendah dari pasar!

Cara Beli Rumah di BRI Info Lelang
- Cari Rumah

Masuk ke laman infolelang.bri.co.id lalu cari aset dan lokasi yang hendak dipilih. Anda dapat menyesuaikan harga hunian dan spesifikasi yang diinginkan ketika proses pencarian.
- Pilih Aset yang Diinginkan
Setelah itu, tentukah pilihan rumah lelang yang diminati dan pastikan Anda telah membaca spesifikasi huniannya.
- Klik “Hubungi Kami”
Langkah selanjutnya usai memilih aset, klik “Hubungi Kami” kemudian masukkan alamat email.
- Tentukan Metode Pembelian
Pembelian bisa dilakukan melalui proses lelang maupun beli secara langsung (non lelang).
- Pelunasan melalui Cash atau KPR BRI
Tahap terakhir adalah pelunasan dan melengkapi berkas sesuai ketentuan. Terdapat dua metode pelunasan rumah, yaitu pembayaran tunai (cash) dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BRI. 

KPR Solusi BRI akan memberikan solusi bagi calon pembeli asset lelang dan non lelang BRI yang memiliki dana tunai terbatas, atau ingin mengatur keuangan dengan membagi pembayaran dalam jangka waktu yang panjang, sehingga keuangan tetap terjaga untuk kebutuhan lainnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui solusi pembiayaan ini, pembeli akan difasilitasi dengan dengan suku bunga mulai dari 3,25 persen fixed 1 tahun, bebas biaya provisi, dan biaya administrasi.

Selain aset rumah, BRI Info Lelang juga menyediakan informasi tentang tanah, bangunan gedung, kendaraan, ruko, dan lainnya. BRI Info Lelang menjadi solusi tepat bagi Anda yang ingin memiliki aset dengan harga lebih terjangkau.(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Singgung Naturalisasi Indonesia, Pakar Hukum Olahraga Belanda Damprat Agen Pemain yang Cuma Peduli Uang Saat Kasus Paspor Dean James Mencuat

Singgung Naturalisasi Indonesia, Pakar Hukum Olahraga Belanda Damprat Agen Pemain yang Cuma Peduli Uang Saat Kasus Paspor Dean James Mencuat

Kasus paspor Dean James seret 25 pemain Eredivisie. Pakar hukum Belanda bongkar kelalaian fatal agen pemain yang abai soal risiko naturalisasi WNI Indonesia.
Jadwal Lengkap Garuda Usai Gagal Juara FIFA Series, hingga Media Vietnam Heran Bulgaria Malah Puji Timnas Indonesia

Jadwal Lengkap Garuda Usai Gagal Juara FIFA Series, hingga Media Vietnam Heran Bulgaria Malah Puji Timnas Indonesia

Kekalahan tipis yang dialami Timnas Indonesia di final FIFA Series masih menjadi sorotan banyak mata. Berikut tiga artikel yang paling banyak dibaca hari ini.
Dedi Mulyadi Marah Besar Saat Sidak SMK 2 Subang, Merasa Dibohongi dan Langsung Telepon Kadis Pendidikan

Dedi Mulyadi Marah Besar Saat Sidak SMK 2 Subang, Merasa Dibohongi dan Langsung Telepon Kadis Pendidikan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampak marah ketika melakukan sidak ke SMK 2 Subang. KDM merasa dirinya dibohongi dan langsung menghubungi Kadis Pendidikan.
Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Lonjakan harga komoditas global menjadi bahan bakar utama kinerja ekspor Indonesia di awal 2026. Sejumlah komoditas strategis seperti nikel dan timah mencatatkan pertumbuhan signifikan, mendorong ekspor tetap tumbuh di tengah tekanan sektor lain.
Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Indonesia-China Investment Forum di Beijing beberapa waktu lalu berupaya mendorong peningkatan investasi, memperluas akses pasar bagi UMKM, serta memperkuat kemitraan bilateral.
Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral