News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bersama NCS Polri, Masyarakat NTB Kompak Jaga Kondusifitas Pilkada Serentak 2024

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama organisasi kepemudaan dan organisasi kemahasiswaan serta elemen masyarakat lainnya di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengapresiasi langkah Operasi Nusantara Cooling System (Ops NCS) Polri.
Kamis, 25 Juli 2024 - 20:28 WIB
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama organisasi kepemudaan dan organisasi kemahasiswaan serta elemen masyarakat lainnya di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengapresiasi langkah Operasi Nusantara Cooling System (Ops NCS) Polri.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama organisasi kepemudaan dan organisasi kemahasiswaan serta elemen masyarakat lainnya di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengapresiasi langkah Operasi Nusantara Cooling System (Ops NCS) Polri menggelar silaturahmi Kamtibmas dan Bakti Sosial di Lapangan Bhara Daksa Mapolda NTB, Kamis (25/7/2024).

Sebanyak 500 masyarakat yang hadir di Mapolda NTB dan melalui daring, sepakat untuk terus menjaga Pilkada Serentak 2024 bisa berjalan lancar, aman, damai, tertib dan sejuk di Kota Sejuta Masjid ini. Selain mengadakan audiensi, Ops NCS Polri juga menggelar bakti sosial dengan membagikan bantuan sosial berupa sembako sebanyak 1.000 paket.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menyampakan kegiatan kita baksos pembagian 1.000 paket sembako untuk meringankan beban masyarakat di NTB, dimana kegiatan ini selaras dengan arahan bapak Kapolri pendinginan di tempat-tempat berlangsungnya Pilkada Serentak 2024," kata Direktur Pembinaan dan Ketertiban Masyarakat Korbinmas Baharkam Polri Brigjen M Rudy Syafirudin selaku Kasatgas Preemtif Ops NCS Polri kepada wartawan.

Dirinya merasa senang bisa bersilaturahmi langsung dengan para tokoh-tokoh masyarakat di NTB. Pasalnya, selain dapat memberikan imbauan-imbauan kamtibmas agar pilkada serentak bisa berjalan dengan aman dan damai, Ops NCS Polri juga mendapatkan masukan-masukan. "Tadi banyak masukan-masukan dan pertanyaan yang cukup bagus tentu kita akan akomodir. Tentunya kita ingin bersama-sama menjaga kondusifitas baik pada menjelang, saat pelaksanaan hingga akhir tahapan pilkada berakhir," tandas Brigjen Rudy.

Ia mengakui bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri untuk memelihara kamtibmas selama pelaksanaan pilkada berlangsung. Menurutnya, pelaksanaan pilpres dan pileg kemarin bisa berjalan aman, damai, tertib tanpa perpecahan itu berkat bantuan masyarakat Indonesia.

"Para Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaan dan elemen masyarakat lainnya sangat membantu Polri untuk menyampaikan suksesnya pemilukada 2024, seperti pada pilpres kemarin, masyarakat sudah berpean aktif menyuarakan pemilu damai sehingga bejalan dengan baik," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama organisasi kepemudaan dan organisasi kemahasiswaan serta elemen masyarakat lainnya di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengapresiasi langkah Operasi Nusantara Cooling System (Ops NCS) Polri.

Sementara Ketua FKUB Provinsi NTB Buya Muhammad Subeki Sasaki mengatakan, kurang lebih 500 masyarakat hadir dan seluruh pengurus berkomitmen penuh untuk menjaga pilkada serentak berjalan dengan lancar. Dengan diadakan Silaturahmi Kamtibmas dan Baksos ini menjadi tempat berbagi kewajiban dalam mengawal pilkada yang berlangsung pada November mendatang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Selengkapnya

Viral