News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menjadi Hoaxbuster yang Berpikir Kritis, Melalui Bernalar Berdaya di SMAN 8 Kota Bekasi

Berkolaborasi dengan SMAN 8 Kota Bekasi, MudaBerdaya kembali mengadakan kegiatan Bernalar Berdaya, sebuah roadshow narasi akal pemikiran, nalar, dan logika pertama untuk anak muda di Indonesia.
Jumat, 26 Juli 2024 - 15:32 WIB
Berkolaborasi dengan SMAN 8 Kota Bekasi, MudaBerdaya kembali mengadakan kegiatan Bernalar Berdaya, sebuah roadshow narasi akal pemikiran, nalar, dan logika pertama untuk anak muda di Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Berkolaborasi dengan SMAN 8 Kota Bekasi, MudaBerdaya kembali mengadakan kegiatan Bernalar Berdaya, sebuah roadshow narasi akal pemikiran, nalar, dan logika pertama untuk anak muda di Indonesia.

Dengan menghadirkan para pembicara dari berbagai media terkemuka yang juga memiliki kepedulian terhadap literasi anak muda di Indonesia, acara ini memberikan wawasan yang mendalam dan inspiratif bagi sekitar 100 siswa-siswi SMAN 8 Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Clarissa Avelia dari Harian Kompas memulai sesi literasi dengan mengajak para siswa untuk membahas berita apa yang sudah mereka baca hari ini. Clarissa juga menekankan pentingnya membedakan antara berita dan gosip, dengan menjelaskan bahwa berita adalah informasi yang memiliki dampak bagi masyarakat. 

Selain itu, Clarissa juga membahas mengenai pentingnya program volunterisme  bagi anak-anak muda untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan jurnalistik. Ia menutup sesi dengan mengajak generasi muda untuk selalu memulai hari dengan membaca sesuatu yang bermanfaat.

Berkolaborasi dengan SMAN 8 Kota Bekasi, MudaBerdaya kembali mengadakan kegiatan Bernalar Berdaya, sebuah roadshow narasi akal pemikiran, nalar, dan logika pertama untuk anak muda di Indonesia.

Marcia Audita perwakilan Kompasiana menyampaikan materi berjudul “Kritis sebelum Menulis” yang menekankan bahwa anak muda harus menjadi hoaxbuster. Marcia menjelaskan bahwa setiap orang bebas mengekspresikan pemikirannya melalui tulisan, namun harus memperhatikan etika penulisan agar tidak merugikan siapa pun. Menurut Marcia, berpikir kritis adalah kunci untuk menghindari penyebaran informasi palsu.

Pada sesi ketiga, Kabul Indrawan dari Diskursus Network berbagi pengalaman tentang perjalanannya sebagai seorang jurnalis. Kabul menjelaskan bagaimana teknologi dan internet telah mengubah lanskap jurnalisme, terutama dengan munculnya citizen journalism. 

Beliau mengingatkan para siswa bahwa sekarang setiap orang memiliki kekuatan untuk menjadi jurnalis dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Kabul juga membagikan pengalaman pribadinya meliput berbagai peristiwa penting, mulai dari konflik di Gaza hingga operasi militer di Aceh.

Sesi penutup disampaikan oleh Nabilah Muhamad seorang data researcher dari Databoks.id. Sambil menyoroti kondisi literasi di Indonesia saat ini, Nabilah menjelaskan bahwa pengertian dan definisi literasi tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga mencakup kemampuan mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup. 

Berkolaborasi dengan SMAN 8 Kota Bekasi, MudaBerdaya kembali mengadakan kegiatan Bernalar Berdaya, sebuah roadshow narasi akal pemikiran, nalar, dan logika pertama untuk anak muda di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data yang beliau paparkan ternyata pelajar Indonesia memperoleh skor kemampuan membacayang jauh di bawah rata-rata negara lain. Dengan skor tersebut, berarti secara umum pelajar Indonesia hanya mampu memahami arti harfiah dari kalimat atau paragraf pendek.

Acara "Bernalar Berdaya" ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran di kalangan generasi muda mengenai pentingnya literasi media dan berpikir kritis. Dengan dukungan dari para ahli di bidangnya, acara ini berhasil memberikan wawasan dan pengetahuan yang berharga bagi para peserta. (chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Selasa (29/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan berhadapan dengan Iran untuk memperebutkan tiket menuju babak perempat final.
Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (29/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan posisi karena belum berhasil menambah koleksi medali emas.
Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Pihak yang mengatasnamakan KPK NU mendatangi gedung KPK Merah Putih, Jumat (25/9/2026) untuk melaporkan dugaan politik uang dalam serta transaksi dana dalam proses Muktamar ke-35 NU.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral