News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tips Amankan Data Pribadi di Ruang Digital: Kalau Tak Mau Repot, Jangan Harap Aman

Di masa kini, ketika semua urusan sudah serba digital, data pribadi ibarat minyak atau emas yang bernilai tinggi. Banyak yang ingin mencuri dan menyalahgunakan.
Selasa, 20 Agustus 2024 - 08:13 WIB
Ilustrasi.
Sumber :
  • tvOne

tvOnenews.com - Di masa kini, ketika semua urusan sudah serba digital, data pribadi ibarat minyak atau emas yang bernilai tinggi. Banyak yang ingin mencuri dan menyalahgunakan. Tak sedikit yang menjualnya di pasar gelap. Hati-hati dan cerdas membagi data pribadi menjadi kunci keamanan, agar tepat pemanfaatannya di ruang digital.

”Saat ingin mendapatkan layanan publik secara digital, kita mesti waspada dan cermat. Juga saat mengunduh aplikasi atau software, dan membuat akun media sosial, karena kita mesti dimintai data pribadi secara digital,” tutur Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Timur Aruji, saat menjadi narasumber dalam diskusi literasi digital di GOR Paduka Berhala, Tanjab Timur, Provinsi Jambi, Senin (19/8) petang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diskusi luring itu digelar ”chip in” dalam rangkaian kegiatan Semarak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, yang dihelat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Dinas Dukcapil Provinsi Jambi. Diskusi mengusung tema ”Jaga Data Pribadi Agar Diri Aman di Ruang Digital”.

Usai diskusi, hajatan Semarak Kemerdekaan – yang dihadiri puluhan ribu warga masyarakat itu – kemudian dimeriahkan dengan penampilan grup band Type-X dari Jakarta. Panitia juga menyiapkan banyak doorprize menarik, termasuk hadiah ibadah umrah untuk peserta yang beruntung.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tanjab Timur Aruji, saat menjadi narasumber dalam diskusi literasi digital di GOR Paduka Berhala, Tanjab Timur, Provinsi Jambi

Melanjutkan paparannya, Aruji mengatakan, kewaspadaan diperlukan, antara lain dengan memastikan website layanan dan aplikasi yang meminta akses kita adalah resmi. Selain itu, jangan asal klik sembarang link tanpa verifikasi kebenarannya. Sebab, kalau ceroboh, mereka mudah menyalahgunakan data pribadi kita. 

”Kalau itu terjadi, kita tidak hanya rugi sosial dengan rusaknya jejak digital. Tapi pencuri data digital itu bisa mengakses akun atau rekening bank digital kita, dan menguras isinya,” tambah Aruji.

Aruji mengingatkan: kalau mau aman, kita mesti mau repot memverifikasi dan bikin password yang unik. Kalau tak mau repot, jangan minta aman. ”Walau di ruang digital tidak ada jaminan 100 persen aman, tapi kita mesti membuat pencuri repot mengganggu data pribadi kita,” ujarnya. 

Dari sudut pandang berbeda, Wakil Bupati Tanjab Timur Robby Nahliansyah menjelaskan, menjaga dan meningkatkan kecakapan terkait keamanan digital mesti selalu di-upgrade. Juga kecakapan dalam memahami siklus data, baik terkait tata kelola, deteksi maupun respons data pribadi. 

”Kalau tahu ada data kita yang rusak, segera blokir dan perbaiki. Juga, pulihkan data dari infeksi, karena pencuri semakin pintar. Terus berhati-hati dan waspada,” pesan Wabup Robby dalam diskusi yang dipandu dosen UIN STS Jambi Agusriandi selaku moderator.

Sementara, Kepala Unit Satresnarkoba Polres Tanjab Timur Ipda Heri Arfiyansyah mengingatkan, potensi pencurian data bisa datang dari mana saja. Dalam jagad digital, kata Heri, beragam platform media sosial, e-mail, pesan instan, dan konferensi video telah mempermudah individu terhubung dengan teman, keluarga, dan kolega di seluruh dunia.

”Tapi kalau terjadi penyalahgunaan data atau sampai terjadi pencurian identitas pribadi, permasalahannya jadi serius,” tambah Heri Arfiansyah, dalam diskusi yang diikuti sejumlah komunitas UMKM dan pemuda. Di antaranya, Sabak Trail Community (STC), Ikatan Bujang Gadis Tanjab Timur, Sound of Zabaq, Komunitas Sanggar Bukit Menerang, serta masyarakat Kabupaten Tanjab Timur dan sekitarnya.

tvonenews

Untuk diketahui, diskusi di tengah hajatan Semarak Kemerdekaan seperti digelar di Tanjab Timur ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemkominfo sejak 2017. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampai akhir 2023, program peningkatan #literasidigitalkominfo itu tercatat telah diikuti sebanyak 24,6 juta orang. Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia hingga akhir 2024.

Kecakapan digital menjadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aprilia Dominasi Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Massimo Rivola Ceritakan Momen Jatuh Bangun Timnya di Tes Pramusim

Aprilia Dominasi Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Massimo Rivola Ceritakan Momen Jatuh Bangun Timnya di Tes Pramusim

Massimo Rivola sebut timnya berjuang keras hingga harus kejar-kejaran waktu untuk menemukan set up yang tepat di tes pramusim MotoGP 2026.
Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Media Thailand ikut menyoroti kabar mengejutkan yang datang dari Liga Belanda terkait sejumlah pemain Timnas Indonesia. Sebut tak akan pengaruhi ranking FIFA.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Wamenko Otto Hasibuan Pastikan Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Berjalan Transparan

Wamenko Otto Hasibuan Pastikan Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Berjalan Transparan

Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, mengimbau masyarakat untuk memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah terkait transparansi penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 3 April : LavAni Akan Jadi Ujian Berat Pertama untuk Jakarta Garuda Jaya

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 3 April : LavAni Akan Jadi Ujian Berat Pertama untuk Jakarta Garuda Jaya

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 3 April akan menyajikan dua pertandingan dari sektor putri dan juga putra yang berlangsung di Jawa Pos Arena, Surabaya.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap alasan Dedi Mulyadi gencar sidak sekolah di Jawa Barat. Soroti fasilitas, kebersihan, hingga pendidikan demi masa depan generasi bangsa yang baik.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi soroti kondisi kumuh SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di dalamnya. Fasilitas dianggap tak terawat dan kebersihan jadi perhatian serius saat sidak.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi soroti SMK Negeri 2 Subang yang  sistem pengelolaan sampah organik dan anorganik secara mandiri oleh siswa terhenti, padahal sekolah pertanian.
Selengkapnya

Viral