News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

19 Tahun Pertanina EP Perkuat Ketahanan Energi Negeri

Sebagai produsen minyak mentah terbesar ketiga dan kontributor kedua produksi gas bumi nasional, Pertamina EP bertekad terus berkontribusi pada industri hulu migas dan ketahanan energi nasional.
Jumat, 13 September 2024 - 23:41 WIB
Dirut PT Pertamina EP Wisnu Hindadari, Komut PT Pertamina EP Oto Gurnita, Dirut PT Pertamina Hulu Energi Chalid Said Salim, dan jajaran manajemen Pertamina EP.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Sebagai produsen minyak mentah terbesar ketiga dan kontributor kedua produksi gas bumi nasional, Pertamina EP bertekad terus berkontribusi pada industri hulu migas dan ketahanan energi nasional. Komitmen ini disampaikan Direktur Utama Pertamina EP Wisnu Hindadari dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-19 PT Pertamina EP pada Jumat (13/09).
 
Guna mencapai target produksi, Wisnu kembali menegaskan keutamaaan budaya dan praktik keselamatan kerja pada setiap kegiatan operasional di seluruh wilayah kerja Pertamina EP, yang meliputi 22 lapangan migas di 13 provinsi dari barat laut Sumatra sampai kepala burung Papua. “Tidak ada yang lebih prioritas dari keselamatan kerja kita semua,” ujarnya kepada lebih dari 1.100 pekerja Pertamina EP, yang bergabung secara luring dan daring.
 
Pencapaian yang diraih Pertamina EP, kata Wisnu, adalah buah dari upaya mempertahankan produksi minyak sebesar 65.930 barel minyak per hari, dan gas bumi sebesar 814,41 juta kaki kubik gas per hari, per 31 Agustus 2024. Kinerja ini juga didukung aktivitas pengeboran 65 sumur pengembangan, 152 sumur workover dan 1.912 pekerjaan well services.
 
Sebagai bagian dari rencana pengembangan operasi masa depan, Pertamina EP mampu mencatatkan kinerja eksplorasi dengan temuan sumber daya migas baru pada awal 2024, diantaranya sumur eksplorasi Anggrek Violet (AVO-001) dan Julang Emas (JLE-001). Sementara itu, realisasi sumber daya 2C migas mencapai 76,31 juta barel setara minyak.
 
Pertamina EP juga berhasil menyelesaikan proyek-proyek besar, seperti penggantian 3 unit separator terintegrasi Stasiun Pengumpul Dewa di Lapangan Adera, penggantian jalur injeksi pipa di Lapangan Ramba, pembangunan Removal dan Dehydration Unit (DHU) CO2 di Stasiun Pengumpul Karang Baru, pekerjaan penggantian Generator Turbin Gas 1C Lapangan X-Ray di Jatibarang, penyelesaian Facility Sharing Agreement (FSA) Sanga Sanga dan Anggana PEP – PHSS, dan pekerjaan workover sumur-sumur di Lapangan Poleng.
 
”Kami turut berkontribusi dalam upaya mengurangi emisi karbon melalui program dekarbonisasi sebanyak 217.080 TonCO2eq,” tambah Wisnu. Performa ini berhasil dicapai melalui sejumlah program, di antaranya pengurangan gas flare dengan penggunaan own gas compressor, optimalisasi own used gas, konversi bahan bakar solar ke B35, dan program unggulan lainnya.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


 
Selain kinerja operasional, pada kesempatan sama Wisnu juga menyebut pencapaian perusahaan melalui program CSR selama setahun terakhir. Inisiatif-inisiatif pengembangan masyarakat yang berorientasi menciptakan kesejahteraan sosial dan membuka lapangan kerja baru ini diakui pemangku kepentingan melalui 54 penghargaan yang diterima Pertamina EP.
 
Tekad nyata perwira Pertamina EP untuk terus mengejar kinerja yang optimal, menurut Wisnu, harus dilakukan dengan mengubah mindset, yang berperan sebagai fondasi untuk bertransformasi. Tema peringatan HUT tahun ini ”Energi Kolaborasi”, imbau Wisnu, selayaknya mampu menyalakan komitmen setiap insan Pertamina EP untuk terus bergerak, berinovasi, dan berkontribusi.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Periksa Delapan Saksi, KPK Dalami Pengumpulan Uang di Kasus Bupati Cilacap

Periksa Delapan Saksi, KPK Dalami Pengumpulan Uang di Kasus Bupati Cilacap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa delapan saksi terkait kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Cilacap, nonaktif Syamsul Auliya Rachman.
Meski Tak Punya Darah Keturunan, Gelandang Argentina Ini Tetap Bisa Bela Timnas Indonesia

Meski Tak Punya Darah Keturunan, Gelandang Argentina Ini Tetap Bisa Bela Timnas Indonesia

Alexis Messidoro berpeluang bela Timnas Indonesia meski tanpa darah keturunan. Tinggal selangkah jadi WNI, ini fakta menarik dan peluangnya di skuad Garuda!
Pengusaha Sewa Alat Kursi Hingga Blower di Tangsel Kena Tipu Hingga Barang Dicuri, Polisi Selidiki Pelaku

Pengusaha Sewa Alat Kursi Hingga Blower di Tangsel Kena Tipu Hingga Barang Dicuri, Polisi Selidiki Pelaku

Seorang pengusaha penyewaan alat kursi hingga blower berinisial ST (39) menjadi korban penipuan dan pencurian dengan modus sewa alat untuk kegiatan acara.
Rekor Kemenangan Beruntunnya Harus Terhenti di MotoGP Spanyol 2026, Marco Bezzecchi: Saya Lebih Suka Finis Pertama!

Rekor Kemenangan Beruntunnya Harus Terhenti di MotoGP Spanyol 2026, Marco Bezzecchi: Saya Lebih Suka Finis Pertama!

Pemuncak klasemen sementara MotoGP 2026 yakni Marco Bezzecchi, tidak melihat perubahan tekanan meski rentetan kemenangannya harus terhenti di Sirkuit Jerez.
Dua Perusahaan Investasi Rp1,2 Triliun ke IKN, Basuki Ungkap Proyek Properti dan Fasilitas Publik Segera Dikebut

Dua Perusahaan Investasi Rp1,2 Triliun ke IKN, Basuki Ungkap Proyek Properti dan Fasilitas Publik Segera Dikebut

Otorita IKN menjelaskan bahwa investasi baru yang masuk sebesar Rp1,2 triliun akan mempercepat proyek apartemen, hotel, pusat olahraga, dan restoran serta fasilitas perkotaan.
‎Bhayangkara FC Vs Persib Bandung Memanas, Dua Versi Berbeda Muncul soal Dugaan Rasisme

‎Bhayangkara FC Vs Persib Bandung Memanas, Dua Versi Berbeda Muncul soal Dugaan Rasisme

Tudingan rasisme pada Marc Klok memicu polemik panas antara Bhayangkara FC dan Persib. Kedua kubu saling klaim, ini kronologi lengkap versinya.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Dokter intership dr Myta Aprilia Azmy meninggal dunia, kondisi kerja dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi jadi sorotan.
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
Selengkapnya

Viral