News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Pembubaran Diskusi Berlanjut, Polda Metro Jaya Bakal Periksa Materi hingga Pemanggilan Sejumlah Narasumber

Polisi bakal mendalami materi diskusi dalam acara Forum Tanah Air yang dibubarkan paksa oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Grand Hotel Kemang, Jakarta.
Rabu, 2 Oktober 2024 - 06:13 WIB
Kasus Pembubaran Diskusi Berlanjut, Polda Metro Jaya Bakap Periksa Materi hingga Pemanggilan Sejumlah Narasumber
Sumber :
  • tim tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi bakal mendalami materi diskusi dalam acara Forum Tanah Air yang dibubarkan paksa oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Grand Hotel Kemang, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan pihaknya akan memeriksa semua secara keseluruhan yang terkait dengan peristiwa kerusuhan pembubaran paksa tersebut, termasuk materi diskusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, hal itu  justru yang disebut menjadi latar belakang pembubaran paksa acara diskusi tersebut.

"Ya penyidik akan mendalami dan mengungkap peristiwa ya. Peristiwa pengerusakan terhadap orang, kekerasan secara bersama-sama di muka umum terhadap orang, kekerasan bersama-sama di muka umum terhadap barang, penganiayaan terhadap orang, kemudian pengerusakan terhadap barang," ungkap Ade Ary kepada wartawan, Selasa (1/10).

"Berdasarkan insiden yang terjadi ada kegiatan diskusi. Kemudian dibubarkan dan kemudian ada beberapa properti yang dirusak inilah yang didalami," imbuhnya.

Sejauh ini, polisi juga masih mendalami motif sekelompok OTK yang membuat keonaran dengan maksud membubarkan paksa acara diskusi FTA tersebut.  Tak hanya itu, polisi juga masih menyelidiki dalang dibalik peristiwa kerusuhan tersebut.

Sampai saat ini, sudah ada 5 orang pelaku yang diamankan atas kerusuhan di hotel Kemang tersebut. Dua diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah FEK selaku koordinator lapangan dan GW selaku eksekutor pengrusakan di dalam ruangan hotel.

Teranyar, polisi juga telah menyita 3 DVR CCTV milik hotel untuk mendalami peristiwa ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Narasumber Bakal Diperiksa

Polda Metro Jaya masih mendalami terkait insiden kericuhan pembubaran paksa acara diskusi Forum Tanah Air di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan bahwa polisi akan memeriksa semua hal yang terlibat dalam peristiwa tersebut. 

Lalu, apakah termasuk narasumber yang hadir dalam acara diskusi Forum Tanah Air di Grand Hotel Kemang tersebut akan diperiksa polisi?

Adapun sejumlah tokoh kritis yang hadir dalam acara diskusi tersebut adalah eks Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, eks Sekretaris Kementerian BUMN M Said Didu, Marwan Batubara, hingga pakar hukum tata negara Refly Harun.

Ade Ary menyebut bahwa diperiksa atau tidaknya narasumber yang hadir adalah pertimbangan tim penyidik.

"Nah itu tadi penyidik yang akan mempertimbangkan, jika siapa saja yang ada di lokasi yang dianggap mengetahui dan diperlukan oleh penyidik maka dapat dilakukan pemeriksaan melalui proses pemanggilan. Jadi itu ya pertimbangan penyidik," ungkap Ade Ary, Selasa (1/10/2024).

Ade Ary menegaskan bahwa saksi yang mengetahui dan melihat dugaan tindak pidana nantinya akan diminta keterangan. Namun demikian, pemeriksaan tersebut tergantung kebutuhan penyidik.

"Jadi, saksi dalam sebuah peristiwa pidana adalah orang yang mengetahui, orang yang melihat, orang yang mendengar, atau orang yang mengalami langsung adanya sebuah peristiwa pidana, itu nanti akan dilakukan pendalaman, akan dimintai keterangan. Jadi, penyidiklah yang nanti akan mempertimbangkan siapa saja yang akan dilakukan pemanggilan," jelasnya.

Sebagai informasi, diskusi yang digelar di salah satu hotel di Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (28/09) itu bertajuk "Silaturahmi Kebangsaan Diaspora Bersama Tokoh dan Aktivis Nasional" yang diinisiasi Forum Tanah Air.

Diskusi itu dirancang sebagai dialog antara diaspora Indonesia di mancanegara dengan sejumlah tokoh dan aktivis dalam negeri mengenai masalah-masalah kebangsaan serta kenegaraan.

Diskusi tersebut bermaksud menyoroti pemerintahan Jokowi dan bagaimana prediksi pemerintahan Prabowo Subianto.(rpi/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Korupsi Replanting PT PSU Dilaporkan ke Polda Sumut, Soroti Potensi Pendapatan Rp73,8 Miliar

Dugaan Korupsi Replanting PT PSU Dilaporkan ke Polda Sumut, Soroti Potensi Pendapatan Rp73,8 Miliar

Komisaris PT PSU Muhammad Syarif Lubis mengatakan, pihaknya melakukan audit internal dan menemukan dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oknum pegawai.
GAMKI DIY Gagas "Memilih Dari Mana Saja" atau Vote Anywhere Diusulkan dalam Diskursus RUU Pemilu 2026

GAMKI DIY Gagas "Memilih Dari Mana Saja" atau Vote Anywhere Diusulkan dalam Diskursus RUU Pemilu 2026

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang tengah bergulir dinilai tidak boleh hanya sekadar berkutat pada persoalan sistem pemilu, pencalonan, atau daerah pemilihan saja.
Kapolri: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan dalam Membangun Bangsa

Kapolri: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan dalam Membangun Bangsa

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun bangsa.
Bukan Mbappe, Harry Kane Dijagokan Menang Ballon d'Or 2026, Legenda Ungkap Prediksi AI

Bukan Mbappe, Harry Kane Dijagokan Menang Ballon d'Or 2026, Legenda Ungkap Prediksi AI

Persaingan Ballon d'Or 2026 semakin memanas menjelang malam penghargaan. Legenda Bayern Munich Karl-Heinz Rummenigge menjagokan Harry Kane, bahkan menyebut.
Kuasa Hukum Ferdy Sambo Beri Klarifikasi soal Hebohnya Temuan Ombudsman "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

Kuasa Hukum Ferdy Sambo Beri Klarifikasi soal Hebohnya Temuan Ombudsman "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

Di tengah ramainya kabar Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Muncul satu nama, Ferdy Sambo yang diduga merasakan "fasilitas mewah".
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Usai Kalahkan Singapura, Meski Menang namun Ranking Garuda di FIFA Malah Turun Gara-gara Ini

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Usai Kalahkan Singapura, Meski Menang namun Ranking Garuda di FIFA Malah Turun Gara-gara Ini

Timnas Indonesia mendapat tambahan poin setelah menang atas Singapura. Namun, posisi Garuda di ranking FIFA justru turun satu tingkat.

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) 50 Perwira Tinggi (Pati) dan 4 PNS Polri.
Selengkapnya

Viral