GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Asyiknya Raden Hanif Jalani Dual Karier sebagai Pegawai BUMN dan Content Creator

Raden Hanif sedang menjalani dual karier sebagai salah satu pegawai perusahaan BUMN di Bank Syariah Indonesia dan menjadi content creator . Karier sebagai content creator mulai dirintis pada akhir tahun 2021 dengan konten yang masih acak, membahas berbagai hal seperti pengembangan diri.
Senin, 7 Oktober 2024 - 20:17 WIB
Raden Hanif
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Raden Hanif sedang menjalani dual karier sebagai salah satu pegawai perusahaan BUMN di Bank Syariah Indonesia dan menjadi content creator . Karier sebagai content creator mulai dirintis pada akhir tahun 2021 dengan konten yang masih acak, membahas berbagai hal seperti pengembangan diri. 

Setelah hampir setahun, tepatnya pada Maret 2022, ia menemukan strategi yang tepat untuk membuat konten seputar public speaking dengan cepat dan menarik perhatian banyak orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebenarnya itu udah mulai nyicil dari tahun 2021, sekitar bulan Oktober-November, tapi kontennya masih random banget. Terus mulai Maret 2022, itu mulai ketemu niche content -nya di public speaking . Dari Maret ke Oktober, followers- nya udah 120 ribu," ungkap Raden Hanif.

Keberhasilannya dalam mengelola konten public speaking ini membawanya pada pertumbuhan signifikan di media sosial, bahkan membuat beberapa orang terkejut dengan pencapaiannya yang cepat. 

Selain fokus pada media sosial, Raden Hanif juga berkarier sebagai Digital & Transaction Banking Campaign Manager bagian Marketing Communication Group di BUMN Bank Syariah Indonesia. Meski keduanya merupakan bidang yang berbeda, ia mampu menemukan titik keseimbangan untuk terus produktif di keduanya. 

Raden mengungkapkan bahwa pengalaman sebagai content creator sering kali memberi warna baru dalam proses pembuatan konten di BUMN. 

"Jadi lebih banyak ke karya-karya content creator -ku tuh yang mempengaruhiku di BUMN. Kayak misalnya aku sering ngasih masukan, kontennya kurang oke deh," ujarnya.

Produktivitasnya di media sosial didukung oleh tim kecil yang terdiri dari seorang admin, editor video, dan researcher, yang membantu mengelola platform secara efektif. 

"Jujur susah ya, apalagi ketika sudah berkarya di BUMN, banyak tawaran pembicara yang harus kutolak karena weekdays itu aku kerja full time di BUMN," katanya.

Saat mengembangkan kariernya, Hanif tidak bergantung pada inspirasi dari orang lain, melainkan fokus pada dorongan dari dalam dirinya sendiri. Ia memiliki tekad untuk tidak menjalani kehidupan yang biasa-biasa saja. 

"Aku nggak pengen jadi orang yang hidupnya datar gitu, jadi orang yang introvert, diam di kamar, atau cuma scroll TikTok dan main game," kata Hanif

Hanif menekankan bahwa motivasinya berasal dari keinginan untuk menjadi seseorang yang memberikan dampak positif. Menurutnya, hidup harus penuh manfaat, baik itu melalui pekerjaannya di BUMN maupun perannya sebagai content creator .

Di sisi lain, Hanif juga sering menerapkan keterampilan komunikasi dan manajemen yang diperolehnya di BUMN ke dalam konten-konten edukasinya. Meskipun menjalani dua karier sekaligus bukanlah hal yang mudah, Hanif berhasil menjaga produktivitasnya dengan manajemen waktu yang baik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengaku bahwa salah satu tantangan terbesar adalah menolak berbagai tawaran sebagai pembicara karena harus bekerja penuh waktu di BUMN. Namun, dengan bantuan tim media sosial yang terdiri dari social media specialist, editor, dan researcher, Hanif tetap bisa menjalankan personal brandingnya dengan baik. (ebs)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dicoret Klub Brunei Darussalam, Ramadhan Sananta Bela Tim Super League Musim Depan

Dicoret Klub Brunei Darussalam, Ramadhan Sananta Bela Tim Super League Musim Depan

Ramadhan Sananta baru satu musim membela DPMM FC yang menjalani musim debut di Liga Malaysia 2025-2026
Gubernur Jawa Barat, KDM Ingin Ubah Cara Pandang Klenik Jadi Akademik: Kita Harus Melihat dari Sudut Peradaban

Gubernur Jawa Barat, KDM Ingin Ubah Cara Pandang Klenik Jadi Akademik: Kita Harus Melihat dari Sudut Peradaban

KDM ingin setiap peninggalan sejarah, mulai dari prasasti hingga mahkota kerajaan, memiliki kajian yang menjelaskan detail pembuatan, bahan, pembuat, hingga makna filosofis
Lengkap! 8 Pernyataan Sikap SMAN 1 Pontianak, Buntut Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI di Kalbar

Lengkap! 8 Pernyataan Sikap SMAN 1 Pontianak, Buntut Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI di Kalbar

Kepsek SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati merilis pernyataan sikap soal dinamika penilaian juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalbar.
Trending Topic: MC Acara LCC MPR RI Sempat Ikut Kompetisi Bakat, Dewan Juri LCC Buka Suara, hingga Imbas Polemik Penilaian Juri LCC Kalbar

Trending Topic: MC Acara LCC MPR RI Sempat Ikut Kompetisi Bakat, Dewan Juri LCC Buka Suara, hingga Imbas Polemik Penilaian Juri LCC Kalbar

Tiga isu seputar Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kalbar menjadi topik yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com Berikut tiga rangkuman berita terpopuler tersebut.
Puluhan Perempuan di Yogyakarta Dilatih untuk Mandiri Secara Ekonomi

Puluhan Perempuan di Yogyakarta Dilatih untuk Mandiri Secara Ekonomi

Berbagai upaya dilakukan dalam memberdayakan kaum perempuan agar mandiri secara ekonomi.
70 Persen Pajak Tambang Diusulkan Kembali ke Desa

70 Persen Pajak Tambang Diusulkan Kembali ke Desa

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM mengusulkan 70 persen pajak dari aktivitas pertambangan dikembalikan kepada desa tempat tambang beroperasi.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak juga kunjung mendapatkan gaji.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral