News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gigi Goyang Adalah Salah Satu Masalah Kesehatan Gigi

Gigi goyang adalah salah satu masalah kesehatan gigi yang sering dianggap sepele, padahal bisa berdampak besar pada kualitas hidup seseorang.
Rabu, 4 Desember 2024 - 11:06 WIB
Gigi goyang adalah salah satu masalah kesehatan gigi yang sering dianggap sepele, padahal bisa berdampak besar pada kualitas hidup seseorang.
Sumber :
  • Istimewa
Gigi goyang adalah salah satu masalah kesehatan gigi yang sering dianggap sepele, padahal bisa berdampak besar pada kualitas hidup seseorang.
Gigi goyang adalah salah satu masalah kesehatan gigi yang sering dianggap sepele, padahal bisa berdampak besar pada kualitas hidup seseorang.
Sumber :
  • Istimewa

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaliknya, hasil rontgen pada gigi kiri menunjukkan kerusakan yang lebih signifikan. Tulang hampir tidak lagi melekat pada gigi, menyebabkan giginya lebih goyang dan sulit dipertahankan. 

“Potensi pemulihan gigi sebelah kiri jauh lebih rendah, dan kemungkinan keberhasilannya lebih kecil. Namun, kami tetap berupaya mempertahankan gigi semampu mungkin,” tambah drg. Devya.

Untuk mengatasi masalah ini, drg. Devya dan drg. Ryan menyusun rencana perawatan yang mencakup scaling (pembersihan karang gigi), kuretase (curettage), PRP (Platelet-Rich Plasma), dan bone graft (autograft). Setiap langkah dirancang untuk menangani akar penyebab masalah sekaligus merangsang regenerasi jaringan yang rusak. Langkah pertama adalah scaling, proses pembersihan karang gigi yang menumpuk di sekitar gigi. 

“Scaling diperlukan untuk menghilangkan karang gigi yang dapat memicu peradangan pada gusi dan kerusakan jaringan penyangga gigi,” jelas drg. Ryan. 

Prosedur ini juga membantu mempersiapkan gigi untuk perawatan lanjutan dengan memastikan area yang dirawat benar-benar bersih dari sisa kotoran dan bakteri.

Tahap selanjutnya adalah kuretase, yang berfokus pada pembersihan mendalam hingga ke akar gigi. 

“Kuretase bertujuan untuk mengangkat sisa bakteri dan plak yang menempel pada akar gigi, sehingga jaringan di sekitar gigi dapat sembuh dan pulih dengan lebih baik,” tambah drg. Ryan. 

Awalnya, Marcella sempat merasa khawatir karena ia membayangkan kuretase gigi serupa dengan kuretase pada rahim, yang sering kali dianggap menyakitkan dan membutuhkan bius total. 

“Aku sempat berpikir ini akan seperti operasi besar, bahkan membayangkan harus dibius total,” ungkap Marcella. 

Namun, drg. Devya dan drg. Ryan segera menenangkannya dengan menjelaskan bahwa prosedur ini jauh lebih sederhana dan nyaman. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami pastikan prosesnya aman dan tidak menyakitkan,” kata drg. Devya, memastikan kenyamanan Marcella selama perawatan.

Gigi goyang adalah salah satu masalah kesehatan gigi yang sering dianggap sepele, padahal bisa berdampak besar pada kualitas hidup seseorang.
Gigi goyang adalah salah satu masalah kesehatan gigi yang sering dianggap sepele, padahal bisa berdampak besar pada kualitas hidup seseorang.
Sumber :
  • Istimewa
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Lonjakan harga komoditas global menjadi bahan bakar utama kinerja ekspor Indonesia di awal 2026. Sejumlah komoditas strategis seperti nikel dan timah mencatatkan pertumbuhan signifikan, mendorong ekspor tetap tumbuh di tengah tekanan sektor lain.
Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Indonesia-China Investment Forum di Beijing beberapa waktu lalu berupaya mendorong peningkatan investasi, memperluas akses pasar bagi UMKM, serta memperkuat kemitraan bilateral.
Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral