News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polmed Gelar Diskusi Memperkuat Peran Pendidikan Vokasi dalam Pembangunan, Tegaskan Komitmen untuk Kemajuan Sumatera Utara

Momentum penting dalam kegiatan kali ini adalah penyerahan policy paper secara simbolis kepada perwakilan dari sektor pemerintahan, dunia usaha, dan media. 
Senin, 9 Desember 2024 - 22:27 WIB
Politeknik Negeri Medan
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Politeknik Negeri Medan (Polmed) kembali menyelenggarakan Diskusi Terpumpun Kemitraan Daerah bertema “Kebijakan Lintas Sektor tentang Pengembangan dan Peningkatan Peran Satuan Pendidikan Vokasi dalam Pembangunan Daerah Sumatera Utara”. 

Acara yang digelar di Hotel Le Polonia, Medan, pada Jumat (6/12/2024) ini menjadi forum strategis untuk membahas kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, industri, satuan pendidikan vokasi dan media.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momentum penting dalam kegiatan kali ini adalah penyerahan policy paper secara simbolis kepada perwakilan dari sektor pemerintahan, dunia usaha, dan media. 

Dokumen ini menjadi hasil konkret dari program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah yang diinisiasi sejak 2023 oleh Direktorat Kemitraan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI).

Direktur Politeknik Negeri Medan, Dr. Ir. Idham Kamil, S.T., M.T,  menekankan bahwa policy paper ini dirancang untuk merumuskan kebutuhan dunia industri di Sumatera Utara. 

“Kami telah menemukan bahwa sektor unggulan di Sumatera Utara adalah perkebunan kelapa sawit yang menjadi potensi besar daerah. Oleh karena itu, pendidikan vokasi di Sumatera Utara akan menyesuaikan kurikulumnya dengan kebutuhan industri ini” ujarnya.

Ia juga mengajak industri dan pemerintah untuk bersama-sama membuat kebijakan strategis guna mengatasi permasalahan ketidaksesuaian antara supply dan demand tenaga kerja. 

“Hanya melalui kolaborasi yang solid, kita dapat memastikan bahwa lulusan pendidikan vokasi sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan industri di masa depan.” Tambah Direktur Polmed.

Diskusi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah daerah, industri kelapa sawit, akademisi, dan media. Salah satu kesepakatan utama yang dihasilkan adalah pentingnya dukungan kebijakan dari pemerintah untuk memastikan pendidikan vokasi dapat menjadi mitra strategis industri kelapa sawit dan sektor lainnya di Sumatera Utara.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Prov. Sumatera Utara, Ir. Alfi Syahriza, S.T., M.Eng. Sc. menegaskan perannya sebagai fasilitator untuk menjembatani kebutuhan industri dengan pendidikan vokasi. 

Ia menyatakan bahwa kolaborasi yang efektif antara sektor pendidikan dan dunia industri hanya dapat tercapai jika difasilitasi dengan kebijakan yang mendukung serta komunikasi yang intensif. 
“Beberapa poin utama yang harus menjadi prioritas dalam pengembangan pendidikan vokasi, salah satunya adalah Pembelajaran harus berorientasi pada kebutuhan industri.” Mintanya.

Lebih lanjut ia memberikan masukan penting mengenai pengembangan kurikulum pendidikan vokasi. “Kami menyarankan agar institusi pendidikan vokasi meminta masukan langsung dari sektor industri untuk mengembangkan kurikulumnya. Dengan cara ini, praktik pendidikan dapat berjalan lebih maksimal dan menghasilkan lulusan yang benar-benar siap kerja,”Tambah Kepala Bapelitbang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senada dengan Bapelitbang, Ispan F Fachruddin, WKU Koordinator VI Bidang Ristek dan Pengembangan SDM Kamar Dagang Indsutri (Kadin) Sumut, menekankan pentingnya masukan dari sektor industri dalam proses pengembangan kurikulum. Kadin menyerukan agar pendidikan vokasi terus berkolaborasi dengan industri untuk memastikan keselarasan antara pembelajaran dan kebutuhan tenaga kerja.

“Kami mendukung langkah pendidikan vokasi untuk lebih banyak berinteraksi dengan industri. Masukan langsung dari pelaku industri sangat penting dalam pengembangan kurikulum sehingga materi yang diajarkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujarnya. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Kian Dekat Lolos Piala Dunia, Eks Pelatih Liga Italia Beri Wejangan Khusus untuk Garuda Muda di Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia Kian Dekat Lolos Piala Dunia, Eks Pelatih Liga Italia Beri Wejangan Khusus untuk Garuda Muda di Piala Asia U-17 2026

Kemenangan atas China jadi awal menjanjikan bagi Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026. Namun pelatih Kurniawan Dwi Yulianto memilih meredam euforia.
Aksi Pengeroyokan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Aksi Pengeroyokan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Aksi dugaan pengeroyokan dan perusakan kendaraan terjadi di kawasan Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.
5 Syarat Beli Hewan Kurban Kambing yang Sah sesuai Syariat Islam

5 Syarat Beli Hewan Kurban Kambing yang Sah sesuai Syariat Islam

Bulan Mei 2026 menjadi bulan spesial bagi umat muslim karena ada hari raya Idul Adha. Momen yang mengajak untuk berkurban.
Megawati Hangestri Cuma Opsi Cadangan? Hyundai Hillstate Disebut Kecewa Usai Gagal Amankan Bintang Jepang

Megawati Hangestri Cuma Opsi Cadangan? Hyundai Hillstate Disebut Kecewa Usai Gagal Amankan Bintang Jepang

Menjelang bergulirnya musim baru Liga Voli Korea 2026–2027, dinamika bursa transfer mulai memanas. Nama Megawati Hangestri kembali jadi sorotan di V-League.
Polisi Ungkap 31 Orang Positif Narkoba dari Rombongan Wisata Pantai Wediawu

Polisi Ungkap 31 Orang Positif Narkoba dari Rombongan Wisata Pantai Wediawu

Hasil pemeriksaan urine terhadap rombongan wisata yang terlibat insiden di Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, mengungkap temuan mengejutkan.
Kasus 3 Pengacara Diamankan di Surabaya, AKPI Minta Publik Tak Seret Pendidikan Kurator

Kasus 3 Pengacara Diamankan di Surabaya, AKPI Minta Publik Tak Seret Pendidikan Kurator

Ramainya kabar mengenai diamankannya tiga pengacara atas dugaan penyalahgunaan ganja mendapat respons dari Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral