News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Utamakan Rakyat Kecil, Eks Dirjen Bea Cukai Permana Agung Usulkan Ekonomi Progresif

Mantan Dirjen Bea dan Cukai Dr. Permana Agung Dradjattun, M.Sc. menilai pemberlakuaan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang regresif akan membebankan kepada kelompok ekonomi rendah.
Selasa, 10 Desember 2024 - 22:01 WIB
Mantan Dirjen Bea dan Cukai Dr. Permana Agung Dradjattun, M.Sc. menilai pemberlakuaan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang regresif akan membebankan kepada kelompok ekonomi rendah.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Mantan Dirjen Bea dan Cukai Dr. Permana Agung Dradjattun, M.Sc. menilai pemberlakuaan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang regresif akan membebankan kepada kelompok ekonomi rendah. Permana pun mengusulkan untuk menggenjot penerimaan negara pemerintah menerapkan strategi ekonomi progresif melalui peningkatan pajak progresif yang menargetkan individu superkaya atau ultra high net worth individuals (UHNWI).

“Strategy saya yakinkan bahwa revenue foregone berupa tax expenditure harus benar-benar terarah dan terukur, supaya setiap pengorbanan pemerintah untuk menumbuhkan perekonomiannya benar-benar tepat sasaran,” kata Permana di Jakarta, Selasa (10/12/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini, sambungnya, sejalan dengan komitmen negara-negara G20 untuk memastikan ultra high net worth individuals membayar pajak secara adil dan efektif. Negara, lanjutnya, harus betul-betul berpihak pada rakyat kecil.

Dirjen Bea Cukai era Presiden Habibie, Gus Dur dan Megawati ini pun mengapresiasi pemerintah yang akhirnya hanya memberlakukan PPN 12% untuk barang mewah. Menurutnya kebijakan ekonomi negara harus mengedepankan rakyat menengah ke bawah sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo.

Permana juga mendukung adanya pembentukan Badan Penerimaan Negara bukan Kementrian Penerimaan Negara, yang mana mampu memberikan indentitas baru yang lebih positif dan mampu menelusuri kebocoran-kebocoran yang terjadi di penerimaan negara. 

tvonenews

“Dalam upaya melakukan perubahan performance suatu institusi, tidak cukup hanya dengan melakukan perubahan target-target yang ingin dicapai dan atau mengganti bisnis proses atau proseduralnya. Perubahan mindset para aparaturnya harus diawali dengan perubahan identitasnya. Hal ini dilakukan agar upaya-upaya keras yang akan dilakukan betul-betul bisa meresap menjadi culture baru dari insitusi tersebut,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Disini perlunya identitas baru yang bernama Badan Penerimaan Negara. Dengan identity baru maka penyatuan Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Entitas yang menangani PNBP akan mempunyai ledakan keberhasilan dalam mengamankan inisiatif-inisiatif Presiden,”  sambungnya.

“Saya juga mendorong perkembangan ekonomi ke depan jangan hanya mengandalkan stability agar kita tidak terjebak dalam middle income trap. Perkembangan ekonomi kita harus growth dan tumbuh,” tandasnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misteri Terpecahkan, Jokowi Akhirnya Ceritakan Siapa Sosok Mulyono dan Dumatno Sebenarnya

Misteri Terpecahkan, Jokowi Akhirnya Ceritakan Siapa Sosok Mulyono dan Dumatno Sebenarnya

Jokowi akhirnya menceritakan siapa sosok Mulyono dan Dumatno sebenarnya. Saat kecil dia bernama Mulyono lalu diubah menjadi Joko Widodo karena sering sakit. Dumatno Budi Utomo adalah sepupu jauhnya.
10 Ucapan Selamat Hari Pahlawan 10 November 2026, Referensi Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat Hari Pahlawan 10 November 2026, Referensi Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat Hari Pahlawan 10 November 2026, cocok dijadikan referensi caption di media sosial.
Dua Orang yang Dikenal Jokowi Ini akan Jadi Saksi Sidang Roy Suryo pada 11 November 2026

Dua Orang yang Dikenal Jokowi Ini akan Jadi Saksi Sidang Roy Suryo pada 11 November 2026

Dua orang yang dikenal Presiden ke-7 RI Jokowi ini dijadwalkan akan menjadi saksi sidang Roy Suryo, yakni ajudannya yang bernama AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah dan Dumatno.
Kemenhut Segera Tindak Temuan Kayu Gelondongan Diduga Ilegal di Kawasan Karhutla

Kemenhut Segera Tindak Temuan Kayu Gelondongan Diduga Ilegal di Kawasan Karhutla

Menteri kehutanan dan tim Kemenhut menemukan kayu gelondongan besar tanpa tanda legal di Kawasan karhutla. Dari temuan tersebut pihaknya segera tindak tegas.
BRI Peduli Kenalkan Urban Farming Berbasis Komunitas Lewat BRInita, Ajak Jurnalis Turun Langsung Bertani di Kota

BRI Peduli Kenalkan Urban Farming Berbasis Komunitas Lewat BRInita, Ajak Jurnalis Turun Langsung Bertani di Kota

BRI Peduli kenalkan urban farming berbasis komunitas lewat BRInita di Bandung dengan mengajak 35 jurnalis turun langsung menanam dan memanen.
Wajar Persib Kalahkan Melbourne Victory, Ongkos Piala Dunia Belum Dibayarkan Hingga Krisis Liga Domestik Terjadi di Australia

Wajar Persib Kalahkan Melbourne Victory, Ongkos Piala Dunia Belum Dibayarkan Hingga Krisis Liga Domestik Terjadi di Australia

Persib Bandung berhasil lolos ke babak 16 besar AFC Champions League Two 2026 setelah menalukkan Melbourne Victory dengan skor 2-1, Rabu (4/11/2026).

Trending

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Jokowi hadir sebagai saksi dan memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sarjana di UGM.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Rekonstruksi Wajah hingga Pakai Makeup: dari Dulu Sampai Sekarang Seperti Ini

Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Rekonstruksi Wajah hingga Pakai Makeup: dari Dulu Sampai Sekarang Seperti Ini

Jokowi menegaskan dirinya tidak pernah merekonstruksi wajah dan tidak pernah memakai makeup. Jokowi lantas menjawab bahwa foto di ijazahnya adalah foto dirinya, bukan Dumatno.
Polri Ungkap Lokasi Markas Operasional Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo

Polri Ungkap Lokasi Markas Operasional Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo

Polri mengungkap fakta baru dibalik penetapan empat tersangka dugaan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
Peserta Demo Boikot Ruben Onsu Diduga Dibayar Rp40 Ribu, Bukti Chat Tersebar

Peserta Demo Boikot Ruben Onsu Diduga Dibayar Rp40 Ribu, Bukti Chat Tersebar

Ruben Onsu bagikan bukti chat grup diduga pihak yang mengkoordinir aksi demonstrasi terhadapnya. Dalam percakapan itu, massa disebut dapat bayaran Rp40 ribu.
Usai Hadiri Sidang Kasus Ijazah Roy Suryo, Jokowi Pilih Jalan-jalan ke Mal Bareng Kaesang

Usai Hadiri Sidang Kasus Ijazah Roy Suryo, Jokowi Pilih Jalan-jalan ke Mal Bareng Kaesang

Setelah menghadiri agenda sidang ijazah Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jokowi memilih untuk kunjungi pusat perbelanjaan bersama Kaesang Pangarep.
Selengkapnya

Viral