Mensesneg Nyatakan Pemerintah Tengah Lakukan Koordinasi untuk Kuatkan Rupiah
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah terus melakukan koordinasi intensif lintas kementerian dan lembaga untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang tengah mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat.
Menurut Prasetyo, koordinasi dilakukan antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna memantau perkembangan pasar sekaligus menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk memperkuat rupiah.
Meski nilai tukar rupiah melemah, Prasetyo menilai kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih tergolong kuat.
Ia menyebut sejumlah indikator ekonomi seperti pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi yang tetap terjaga menjadi bukti bahwa perekonomian nasional berada dalam kondisi yang relatif solid.
Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo juga membantah rumor yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari Kabinet Merah Putih. Ia menegaskan tidak ada rencana pergantian di posisi tersebut.
Prasetyo menilai yang dibutuhkan saat ini adalah koordinasi yang erat dan berkelanjutan antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam menghadapi dinamika ekonomi dan pasar keuangan.
Pemerintah pun mengajak masyarakat untuk tetap optimistis terhadap kondisi ekonomi nasional dengan melihat kekuatan fundamental yang dinilai masih mampu menopang stabilitas perekonomian Indonesia.