News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Restorative Justice Harus Dikedepankan dalam Penyelesaian Hukum di Indonesia

Dekan FH UKI DR. Hendri Jayadi Pandiangan SH. MH menyatakan kedepannya para mahasiswa/i dari Fakultas Hukum juga diajarkan agar sebuah tindak pidana diselesaikan tidak selalu melalui sebuah teori pembalasan atau penghukuman.
Minggu, 19 Januari 2025 - 19:52 WIB
Dekan FH UKI DR. Hendri Jayadi Pandiangan SH. MH menyatakan kedepannya para mahasiswa/i dari Fakultas Hukum juga diajarkan agar sebuah tindak pidana diselesaikan tidak selalu melalui sebuah teori pembalasan atau penghukuman.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Dalam melahirkan sarjana-sarjana hukum yang lebih mengedepankan restorative justice dalam menyelesaikan sebuah perkara pidana, Fakultas hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) juga turut memberikan materi kuliah dari sisi pendekatan bagaimana hukum secara adat budaya Indonesia juga bisa dijadikan acuan.

Menurut Dekan FH UKI DR. Hendri Jayadi Pandiangan SH. MH kedepannya para mahasiswa/i dari Fakultas Hukum juga diajarkan agar sebuah tindak pidana diselesaikan tidak selalu melalui sebuah teori pembalasan atau penghukuman karena kesalahan seseorang tetapi lebih kearah rehabilitatif dan restorative yang melibatkan pendekatan kekeluargaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa, penyelesaian hukum tentunya harus mengacu kepada kearifan lokal dan adat budaya setempat. Pendekatan restorative justice atau penyelesaian perkara pidana melalui pendekatan kepada korban, pelaku dan pihak terkait, tentu harus dikedepankan bingkai hukumnya secara adat budaya setempat,' ungkap Hendri Jayadi disela-sela peluncuran buku dengan judul 'Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Melalui Restorative Justice Dalam Bingkai Hukum dan Adat Budaya Indonesia' pada Sabtu (18/1).

Banyaknya suku bangsa di Indonesia seperti Jawa, Sunda, Medan, Palembang, Manado, Makassar serta berbagai suku bangsa lainnya di Indonesia lanjut Hendri Jayadi, perspektif hukum adat untuk menyelesaikan tindak pidana tidak bisa diabaikan begitu saja.

Penerapan restorative justice secara efektif di Indonesia lanjut Hendri tentu harus melibatkan banyak pihak. Adapun para pihak yang dilibatkan untuk menyelesaikan perkara pidana secara kekeluargaan tentu harus melibatkan korban, pelaku, keluarga pelaku, keluarga korban, institusi, masyarakat adat setempat serta tokoh adat setempat untuk memusyawarahkan sebuah perkara.

Restorative justice itu sendiri di Indonesia menurut Hendri adalah sebuah alternatif penyelesaian hukum dan tidak semua tindak pidana bisa diselesaikan melalui restorative justice.

Adapun restoratif justice itu sendiri lanjut Hendri ada diluar konteks hukum acara tetapi diakui oleh negara mengingat pada penyelidikan ada perkab, di Kejaksaan Agung ada peraturan Jaksa Agung dan di Mahkamah Agung ada perma.

Untuk mewujudkan restorative justice di Indonesia bisa dikedepankan diberbagai provinsi pada Indonesia emas di tahun 2025, Hendri menambahkan bahwa hal tersebut harus didukung oleh penerapan kepastian hukum.

Hal senada juga disampaikan Ketua program doktor hukum dari Universitas Borobudur Jakarta - Prof. Dr. Faisal Santiago SH MH yang mengatakan bahwa restorative justice masih hidup dimasyarakat Indonesia kendati mulai ditinggalkan seperti misalnya hukum waris.

"Dulu hukum adat yang menjembatani sebelum adanya Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), namun sayangnya para hakim yang memutuskan sebuah perkara pidana kurang memahami kearifan lokal," jelas Faisal.

tvonenews

Restorative justice bagi Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta - Prof.Dr. Farhana SH MH M.Pd diakui sebagai pendekatan yang lebih efektif dalam membantu korban dan mencegah kejahatan sehingga mengurangi kepadatan penjara yang sudah melebihi kapasitas.

"Ada pendapat yang menyatakan bahwa restorative justice itu sebagai sebuah teori. Teori ini juga memaparkan bahwa memberi ruang bagi pelaku dan korban untuk saling berkomunikasi dan melakukan pendekatan maka keadilan bisa dicapai dengan cara seperti ini," tutup Farhana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun para pembicara yang turut hadir dalam peluncuran buku tersebut antara lain dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr.rer.pol.led Veda Sitepu. S.S MA,  Wadek FH UKI Dr. Tomson Situmeang SH.MH, Kaprodi FH UKI Dr. Rr Ani Wijayanti SH M.Hum dan sebagai moderator dalam kegiatan itu Edward. L.Panjaitan SH.LLM.(chm)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota untuk Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026

Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota untuk Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026

Inilah jadwal keberangkatan KRL Commuter Line untuk relasi Bogor-Jakarta Kota per hari ini, Selasa, 20 Oktober 2026.
Dukung Langkah Berani Prabowo, Rocky Gerung Apresiasi Ketegasan Presiden Sikat Oknum di Lingkaran Dekat Kekuasaan

Dukung Langkah Berani Prabowo, Rocky Gerung Apresiasi Ketegasan Presiden Sikat Oknum di Lingkaran Dekat Kekuasaan

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, menyampaikan pandangan optimis mengenai langkah tegas pemerintahan dalam melakukan pembersihan di sektor birokrasi dan pemberantasan korupsi. 
Mantan Rival Islam Makhachev Usul Duel Pensiun Bareng Justin Gaethje, UFC Bisa Punya Laga Spesial

Mantan Rival Islam Makhachev Usul Duel Pensiun Bareng Justin Gaethje, UFC Bisa Punya Laga Spesial

Juara kelas bulu UFC, Alexander Volkanovski, mengungkap keinginannya untuk menjalani duel perpisahan melawan Justin Gaethje sebelum keduanya pensiun dari MMA.
BMKG Prakirakan Cuaca Seluruh Wilayah DKI Jakarta pada Hari Ini 20 Oktober 2026 Berawan

BMKG Prakirakan Cuaca Seluruh Wilayah DKI Jakarta pada Hari Ini 20 Oktober 2026 Berawan

Menurut prakiraan cuaca yang dirilis BMKG per hari Selasa, 20 Oktober 2026 ini, maka seluruh wilayah administratif DKI Jakarta berawan di sepanjang hari ini.
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bakom RI: Pemerintah Selalu Sungguh-Sungguh dan Bertanggung Jawab Tangani Bencana

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bakom RI: Pemerintah Selalu Sungguh-Sungguh dan Bertanggung Jawab Tangani Bencana

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai menunjukkan keseriusan dan tanggung jawab tinggi dalam menangani berbagai musibah bencana alam di tanah air. 
Dendam Kesumat di Balik Penembakan Bharatu Valdo di Tangsel: Pelaku Luapkan Amarah kepada Sosok yang Salah?

Dendam Kesumat di Balik Penembakan Bharatu Valdo di Tangsel: Pelaku Luapkan Amarah kepada Sosok yang Salah?

Kasus penembakan tragis yang menimpa Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai (Bharatu Valdo) di Markas Ditpoludara pada Jumat (16/10) menemui titik terang. 

Trending

Dendam Kesumat di Balik Penembakan Bharatu Valdo di Tangsel: Pelaku Luapkan Amarah kepada Sosok yang Salah?

Dendam Kesumat di Balik Penembakan Bharatu Valdo di Tangsel: Pelaku Luapkan Amarah kepada Sosok yang Salah?

Kasus penembakan tragis yang menimpa Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai (Bharatu Valdo) di Markas Ditpoludara pada Jumat (16/10) menemui titik terang. 
Kepala Bakom RI Ungkap Era Presiden Prabowo, Kesejahteraan dan Perlindungan Buruh Semakin Terjamin

Kepala Bakom RI Ungkap Era Presiden Prabowo, Kesejahteraan dan Perlindungan Buruh Semakin Terjamin

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi kaum buruh di Indonesia.
Jurnalis Inggris Sebut Marcus Rashford Bikin Ruang Ganti Manchester United Tak Nyaman, Michael Carrick Mulai Kehilangan Kepercayaan

Jurnalis Inggris Sebut Marcus Rashford Bikin Ruang Ganti Manchester United Tak Nyaman, Michael Carrick Mulai Kehilangan Kepercayaan

Kepulangan Marcus Rashford ke Manchester United belum berjalan mulus. Penyerang Inggris itu kini dikabarkan mulai kehilangan kepercayaan dari Michael Carrick.
Polemik Sewa Apartemen Harian di Bekasi: Manajemen Grand Kamala Lagoon Tegaskan Patuh Aturan Pemkot

Polemik Sewa Apartemen Harian di Bekasi: Manajemen Grand Kamala Lagoon Tegaskan Patuh Aturan Pemkot

Polemik mengenai praktik penyewaan apartemen dengan durasi harian hingga hitungan jam di Grand Kamala Lagoon, Bekasi, memicu respons tegas dari pihak pengelola. 
Kemenham Resmikan Fasilitas Pelatihan Terpadu di Sumedang, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Bidang HAM

Kemenham Resmikan Fasilitas Pelatihan Terpadu di Sumedang, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Bidang HAM

Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) di bawah komando Menteri Natalius Pigai terus memacu penguatan kapasitas SDM di bidang penegakan HAM. 
Tindak Tegas Terduga Pelaku Karhutla, Kemehut Sanksi 32 Perusahaan

Tindak Tegas Terduga Pelaku Karhutla, Kemehut Sanksi 32 Perusahaan

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Ditjen Penegakan Hukum (Gakkum) terus mengintensifkan tindakan tegas terhadap pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 
Ronald Araujo Buka Suara soal Liverpool, Jujur Akui Posisi Bek Kanan Bukan Favoritnya

Ronald Araujo Buka Suara soal Liverpool, Jujur Akui Posisi Bek Kanan Bukan Favoritnya

Ronald Araujo mengaku terkejut setelah melihat langsung besarnya Liverpool. Bek asal Uruguay itu juga berbicara terbuka mengenai perannya sebagai bek kanan.
Selengkapnya

Viral