GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lelang Aset Negara Raup Hampir Rp1 Triliun, Ini Pentingnya Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

Keberhasilan lelang aset negara tidak hanya diukur dari besarnya angka transaksi, tetapi juga dari tingkat transparansi pelaksanaannya. Sistem lelang terbuka dinilai mampu mencegah
Jumat, 22 Mei 2026 - 22:35 WIB
Lelang Aset Negara Raup Hampir Rp1 Triliun, Ini Pentingnya Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel
Sumber :
  • Laman resmi Kejaksaan

tvOnenews.com - Pemulihan aset negara kini menjadi salah satu fokus penting dalam sistem penegakan hukum modern di Indonesia. Tidak lagi hanya menitikberatkan pada hukuman pidana bagi pelaku kejahatan, pemerintah mulai mengedepankan upaya mengembalikan kerugian negara agar dapat kembali dimanfaatkan untuk kepentingan publik. 

Pendekatan ini dinilai lebih berdampak langsung terhadap pembangunan dan stabilitas fiskal nasional. Di berbagai negara, konsep asset recovery atau pemulihan aset telah lama menjadi bagian penting dalam pemberantasan korupsi dan tindak pidana ekonomi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) menunjukkan bahwa pengembalian aset hasil kejahatan menjadi instrumen penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi hukum. 

Negara seperti Inggris, Swiss, dan Singapura bahkan memiliki mekanisme khusus untuk melacak, menyita, dan melelang aset hasil tindak pidana secara transparan.

Di Indonesia, langkah serupa terus diperkuat melalui kolaborasi lintas lembaga, termasuk antara aparat penegak hukum dan Kementerian Keuangan. Transparansi, akuntabilitas, serta profesionalisme menjadi faktor penting agar masyarakat dapat melihat langsung bahwa aset sitaan negara benar-benar dikembalikan untuk kepentingan rakyat. 

Salah satu contoh terbaru terlihat dalam pelaksanaan BPA Fair 2026 yang resmi ditutup dengan total hasil lelang mencapai Rp997,4 miliar.

Melansir dari laman resmi Kejaksaan, Jaksa Agung RI ST Burhanuddin menegaskan bahwa paradigma penegakan hukum saat ini telah mengalami perubahan signifikan. Penegakan hukum tidak lagi hanya diukur dari beratnya hukuman penjara yang dijatuhkan kepada pelaku, tetapi juga dari seberapa besar kerugian negara yang berhasil dipulihkan.

Dalam penutupan yang berlangsung di Kebagusan, Jakarta, Burhanuddin menjelaskan bahwa tema “Pemulihan Aset untuk Kesempurnaan Keadilan” mencerminkan arah baru sistem hukum nasional. Menurutnya, keberhasilan aparat penegak hukum harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seluruh hasil lelang aset negara nantinya akan disetorkan ke kas negara sebagai penerimaan negara bukan pajak. Dana tersebut kemudian digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

Konsep pemulihan aset seperti ini dinilai lebih efektif karena memberikan dampak ekonomi langsung. Selain menghukum pelaku kejahatan, negara juga dapat meminimalkan kerugian keuangan yang ditimbulkan akibat tindak pidana korupsi maupun kejahatan ekonomi lainnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MacBook Neo Baru Rilis dan Warnanya Bikin Susah Pilih, Spek Murahnya Malah Bikin Kaget

MacBook Neo Baru Rilis dan Warnanya Bikin Susah Pilih, Spek Murahnya Malah Bikin Kaget

MacBook Neo resmi rilis di Indonesia dengan harga Rp10 jutaan, desain warna-warni, chip A18 Pro, dan baterai tahan lama.
Ephorus HKBP Victor Tinambunan Tinjau Persiapan HUT ke-165 di GBK, Fokus Ibadah Syukur

Ephorus HKBP Victor Tinambunan Tinjau Persiapan HUT ke-165 di GBK, Fokus Ibadah Syukur

Panitia Nasional Hari Ulang Tahun (HUT) ke-165 Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) mulai mematangkan persiapan ibadah raya di Stadion Gelora Bung Karno (GBK),
Literasi Keuangan Jadi Kunci Generasi Muda Hindari Utang Konsumtif dan Bijak Kelola Finansial

Literasi Keuangan Jadi Kunci Generasi Muda Hindari Utang Konsumtif dan Bijak Kelola Finansial

Literasi keuangan jadi kunci generasi muda menghindari utang konsumtif dan bijak menggunakan layanan finansial digital.
Pesona Penginapan Atas Air: Investasi Villa Bontang Kuala Siap Angkat Pariwisata Bahari ke Kancah Nasional

Pesona Penginapan Atas Air: Investasi Villa Bontang Kuala Siap Angkat Pariwisata Bahari ke Kancah Nasional

Upaya hilirisasi sektor pariwisata di Kota Bontang kini mulai diperkuat sebagai bagian dari strategi menciptakan nilai tambah ekonomi daerah.
Gresini Pastikan Alex Marquez Absen saat Grand Prix Italia dan Hungaria Pasca Crash saat MotoGP Catalunya 2026

Gresini Pastikan Alex Marquez Absen saat Grand Prix Italia dan Hungaria Pasca Crash saat MotoGP Catalunya 2026

Gresini Racing memastikan Alex Marquez absen pada MotoGP Italia dan Hungaria 2026 setelah kecelakaan horor di Grand Prix Catalunya beberapa waktu yang lalu.
Tips Memilih Diamond Jewelry Berkualitas, Kenali D Color hingga Jenis Berlian Terbaik

Tips Memilih Diamond Jewelry Berkualitas, Kenali D Color hingga Jenis Berlian Terbaik

Memilih diamond jewelry sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, apakah untuk penggunaan harian, koleksi, atau investasi jangka panjang. Pasalnya dalam beberapa tahun

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT