News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nurhayati Subakat, Tidak Flexing Tapi Hobi Sedekah, Bahkan Nilainya Tak Tanggung-tanggung hingga Tembus Miliaran

Nurhayati Subakat, seorang pengusaha perempuan Muslim yang memiliki kekayaan fantastis namun dikenal tidak suka flexing. Ia memiliki mencontoh sahabat Abdurrahman bin Auf untuk membagikan harta yang dititipkan oleh Allah SWT kepadanya.
Minggu, 2 Februari 2025 - 18:20 WIB
Nurhayati Subakat, Tidak Flexing Tapi Hobi Sedekah, Bahkan Nilainya Tak Tanggung-tanggung hingga Tembus Triliunan
Sumber :
  • Tangkapan Layar/YouTube Kumparan

tvOnenews.com - Nurhayati Subakat, seorang pengusaha perempuan Muslim yang memiliki kekayaan fantastis namun dikenal tidak suka flexing. Ia memiliki mencontoh sahabat Abdurrahman bin Auf untuk membagikan harta yang dititipkan oleh Allah SWT kepadanya.

Dari penampilannya, Nurhayati Subakat tampak sederhana. Baju Muslim dan kerudung hingga riasannya pun tidak berlebihan. Namun di balik penampilan sederhananya, ada harta fantastis yang dia miliki dan tentu bukan serta merta mudah ia dapatkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada kerja keras sebagai ikhtiar buminya dan tentu ada jalur langit yang ia rutin terapkan. Lalu siapakah Nurhayati Subakat?

Nurhayati Subakat adalah seorang wanita kelahiran Padang Panjang, Sumatera Barat pada 27 Juli 1950 yang merupakan pendiri PT Paragon Technology and Innovation (PTI).

Adapun empat brand kosmetik yang berada di bawah PTI dan menjadi buah perjuangan Nurhayati Subakat adalah Wardah, Make Over, Emina, IX.

Ya, inilah sosok wanita hebat di balik merk kosmetik yang dikenal identik dengan Muslim itu.

Berikut perjalanan panjang Nurhayati Subakat dalam mengembangkan bisnisnya yang kini membuatnya memiliki kekayaan yang fantastis.

Sebelum meluncurkan produk Wardah, Nurhayati hanyalah seorang lulusan pendidikan farmasi, yang bekerja sebagai apoteker di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil, Padang. 

Setelah menikah dan mengikuti suaminya pindah ke Jakarta, kehidupan Nurhayati Subakat berubah.

Namun ia tak langsung membuat merek Wardah. Ia memulai bisnisnya dengan usaha shampo rumahan.

Shampo rumahan itu ia produksi lalu dipasarkan langsung kepada konsumen.

“Awal shampo untuk salon kecil,” ujar Nurhayati, dikutip tvOnenews.com pada Minggu (2/2/2025) dari video yang diunggah di YouTube Kumparan dengan judul TheCEO: Nurhayati Subakat, Ibu Rumah Tangga Bawa Wardah Jadi Ratu Kosmetik Indonesia.

Nurhayati mengaku saat itu tidak paham marketing dan belum mempelajarinya. Ia pun langsung mencoba menawari shampo rumahannya itu.

“Saya coba tawarkan ke toko gak ada yang mau, orang juga karena tidak ada iklan,” kenang Nurhayati.

Hingga akhirnya ia coba kenalkan ke salon-salon yang ada di sekitar dan ia berhasil. Tak sampai 1 tahun salon di sekitar rumahnya menggunakan produk darinya.

“Ada tetangga pernah kerja di salon, dia coba ternyata mereka suka karena salon itu tahu mana produk bagus,” ujar Nurhayati.

“Tak sampai 1 tahun salon sekitar itu, waktu itu di Tangerang. Dari awal kita membuat produk bagus harga bersaing,” sambung Nurhayati.

Shampo rumahan pertama yang diproduksi Nurhayati bermerek Putri itu awalnya hanya dibuat di rumah dengan didukung oleh dua pegawai yang merupakan asisten rumah tangganya. 

Setelah berkembang, Nurhayati kemudian meminjam modal dari bank milik negara dan dalam waktu kurang dari setahun, pabrik miliknya berhasil dibangun.

Sebagai bentuk kepeduliannya. Nurhayati memberikan THR kepada karyawannya, itulah ciri khas dari pendiri Wardah ini.

Kepedulian bagi Nurhayati bukan hal sepele namun booster untuk memajukan usahanya agar semakin maju.

“Pertama Ketuhanan itu maksudnya lebih ikhlas, sabar dan peduli terhadap orang lain, Peduli itu sebabkan kita lebih semangat,” ujar Nurhayati.

Setelah pabrik berdiri, Nurhayati lantas mencoba memasarkan produknya melalui iklan di koran lokal, namun saat itu hasilnya belum memuaskan. 

Hingga akhirnya, datang dua distributor yang bersedia mendistribusikan produknya. Inilah titik awal Wardah dikenal luas.

“Wardah ini idenya ada pesantren datang ke saya kenapa kita tidak buat produk Muslim, kalau produk Muslim kan kiblat Arab,” ujar Nurhayati.

“Ada tiga nama kita daftar ke kantor merk yang diterima Wardah, nah Wardah artinya bunga mawar,” lanjutnya.

Maka pada 2009 lahirnya produk Wardah dan sukses karena bersamaan dengan momentum hijabers.

“Tidak ada kejadian tanpa seizin Allah. Wardah launching 2009, hijaber booming. Ada aja campu tangan yang di Atas,” tandas Nurhayati.

Namun yang pertama yang harus dilakukan seorang pengusaha yang terutama Muslim menurut Nurhayati.

“Kunci usaha mau dan bisa,” pesannya.

Kemudian ingat bahwa yakinlah bahwa Allah SWT akan membantu hambaNya. Maka pasti akan lancar semua.

“Kita harus yakin dulu, ibu saya tanamkan ibu saya bilang yakin di balik kemudahan ada kemudahan,” kata Nurhayati.

Dengan kondisi yang kini sudah globalisasi dan banyaknya merk luar, Nurhayati tidak takut usahanya akan terdampak.

Hal ini karena ia yakin rezeki tidak akan tertukar, selama hambaNya mau usaha dan berdoa.

“Anak-anak bilang multinasional masuk hijab, saya bilang rezeki tidak tertukar. Namun jangan sombong, kerja keras, inovasi,” pesan Nurhayati.

Selain keyakinan ia, kepeduliannya, sebagai anggota Majelis Wali Amanat ITB, bahkan Nurhayati memiliki hobi mendonasikan hartanya untuk mendukung riset dan pendidikan. 

Adapun salah satu kontribusi besarnya adalah donasi sebesar Rp52 miliar dari PT Paragon ke ITB. 

Bahkan saat pandemi Covid-19, PT Paragon aktif menjalankan program CSR untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Itulah kisah Nurhayati, perempuan yang taat dan memiliki bisnis kosmetik yang identik dengan Muslimah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski harta banyak, ia dikenal sederhana, tidak pernah flexing, hobi menyumbang dan selalu yakin kepada Allah SWT.

Semoga menginspirasi kita semua. (put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral