Kronologi Dua Pemuda di Banjarmasin Jadi Korban Pengeroyokan Celurit Saat Sedang Ngopi
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Nasib malang menimpa dua pemuda berinisial AP (20) dan MH (20) di kawasan Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara.
Niat hati ingin menikmati kopi di sebuah lesehan pada Kamis (16/4) subuh, keduanya justru menjadi sasaran pengeroyokan brutal oleh sekelompok orang yang salah sasaran.
Peristiwa ini dipicu oleh tuduhan sepihak. Para pelaku mendatangi korban dan menuduh mereka telah memukul rekan pelaku sebelumnya.
Meski AP dan MH sudah membantah keterlibatan mereka, para pelaku tetap gelap mata.
“Para remaja diduga melakukan pengeroyokan ini bertanya kepada korban. Apakah kalian yang memukul teman kami dan dijawab korban tidak. Kemudian tak lama para korban ini dikeroyok,” jelas Kasie Humas Polresta Banjarmasin, Ipda Adi Harry Sucahyo, Minggu (19/4).
Meski sempat berupaya menyelamatkan diri setelah dilerai warga, aksi pengejaran terus berlanjut hingga ke Jalan Padat Karya.
Di lokasi tersebut, para pelaku menyerang korban secara membabi buta menggunakan senjata tajam jenis celurit dan kayu.
Akibatnya, MH menderita luka di kepala, sementara mata kiri AP mengalami cedera.
Respons cepat ditunjukkan oleh Polresta Banjarmasin setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 Polri.
Kurang dari sehari, tim kepolisian berhasil mengendus keberadaan para pelaku dan langsung melakukan penangkapan.
"Tiga terduga pelaku berhasil diciduk petugas, kurang dari 24 jam setelah kejadian. Mereka berinisial MI (20), sedangkan status di bawah umur KA (16) dan MDA (16)," ungkap Ipda Adi Harry.
Selain mengamankan para tersangka, polisi juga menyita sebilah celurit dan satu balok kayu yang digunakan dalam aksi kekerasan tersebut.
Keberhasilan pengungkapan ini disebut sebagai bukti efektivitas layanan pengaduan darurat kepolisian.
Kini, ketiga pelaku harus mendekam di ruang tahanan guna menjalani proses hukum lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. (ant/dpi)
Load more