GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seabad Pramoedya Ananta Toer: Imajinasi Pemuda dan Mereka yang Menemani Pram Hingga Akhir Hayat

Sastrawan Indonesia satu satunya kaliber Nobel, Pramoedya Ananta Toer pada 6 Februari lalu (jika masih hidup) genap berusia seabad. Muhidin M. Dahlan, yang mendampingi Pramoedya hingga akhir hayat menceritakan mimpi dan imajinasi sang duta besar Sastra Indonesia itu.
Jumat, 7 Februari 2025 - 12:13 WIB
Jika ada kelas masyarakat yang begitu dibela dan dihormati sepunuhnya oleh Pramoedya Ananta Toer adalah kelompok pemuda
Sumber :
  • ANTARA

Ia hanya mau dirawat di rumah sambil terus menerus meminta api untuk menyalakan rokoknya. Sesekali ia juga meminta untuk membakar sampah, aktivitas kesukaannya yang didapat saat dalam tahanan. Anak anak muda yang menjaga Pram, sesekali mengabulkan, memberikan rokok untuk dihisap Pram karena tahu betapa keras kepalanya Pram.  

Pada 30 April 2006, ketika anak anak muda yang piket di rumah Pram sejak tanggal 27 April 2006 kelelahan, Pram mengejang. Ia berteriak memanggil semuanya yang biasa menemaninya. Pada pukul 08:49 wib, ditemani sembilan pemuda (Mujib Hermani, Taufik Rahzen, Chavchay Saifullah, Muhidin, Binhad Nurrohmat,Dinaldo, Zen, Ella, Judis), anak anak rohani dan ideologis Pram, juga keluarga, Pram meninggal dunia dengan wajah tenang. “Chavchay nampak berdoa dan Mujib menangis sesenggukan,” tulis Muhidin sesaat setelah kepergian Pram.
 
Demikian, jika ada kelas masyarakat yang begitu dibela dan dihormati sepenuhnya oleh Pram adalah kelompok pemuda. Laku hidup dan karya karyanya tak pernah mengesankan ketuaan, kesepian, terasing, reaksioner seperti umumnya orang tua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pram adalah anak kandung modernisme. Bagi saya, dengan seluruh karya karyanya ia menolak tua. Ketika generasi dibawahnya ramai ramai menulis dengan skeptis, kenes, genit. Ia tetap menulis dengan terang, jelas, tegas. Karya karyanya jelas bukan permainan bentuk semata,  bukan keindahan bunga bunga kalimat.  Struktur pikirannya kokoh seperti palu godam, menghantam apapun yang tak disukainya: feodalisme, penghisapan, kebodohan, kolonialisme.
Kini ia bukan hanya akan hidup seratus tahun, mungkin seribu tahun yang akan datang.

Untuk merayakan Seabad Pram, pemuda pemuda di berbagai kota menggelar berbagai acara. Kuburnya di Karet ramai diziarahi pemuda. Di Blora, kampung halamannya, sepotong jalan akan mengabadikan namanya. Karya karyanya diterbitkan ulang dalam bentuk yang lebih manis dan mewah. Dan dalam sastra Indonesia, Pramoedya Ananta Toer akan menjadi bab paling tebal yang tak akan selesai dibaca setiap anak bangsa. Selamat menjalani keabadian  Bung Pram! (Bajo Winarno)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanggapi Putusan MK, Pramono Sebut Jakarta Tetap Ibu Kota Negara dan Pakai Nama DKI

Tanggapi Putusan MK, Pramono Sebut Jakarta Tetap Ibu Kota Negara dan Pakai Nama DKI

Pram menuturkan sampai hari ini Jakarta memang masih berstatus sebagai ibu kota negara. Selain itu, penggunaan nama DKI juga tetap melekat pada Jakarta.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Menanti PTDH karena Menipu, Polisi Pacitan Brigadir SA Ternyata Demosian Kasus Serupa di Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Menanti PTDH karena Menipu, Polisi Pacitan Brigadir SA Ternyata Demosian Kasus Serupa di Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Seorang anggota polisi Polres Pacitan berpangkat brigadir buron setelah diduga terlibat kasus penipuan puluhan juta rupiah dengan modus bisa membebaskan tahanan
KPK Periksa Mantan dan Ajudan Fadia Arafiq, Diduga Bantu Lakukan Penerimaan Gratifikasi

KPK Periksa Mantan dan Ajudan Fadia Arafiq, Diduga Bantu Lakukan Penerimaan Gratifikasi

KPK telah memeriksa dua saksi dugaan korupsi terkait benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan
Begini Penjelasan Ocha yang Dibantah Juri dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR, Berujung dapat Apresiasi dari DPR

Begini Penjelasan Ocha yang Dibantah Juri dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR, Berujung dapat Apresiasi dari DPR

Nama Ocha alias Josepha Alexandra menjadi viral seusai mengikuti cerdas cermat empat piral MPR. Begini penjelasannya
Nadiem Makarim Prihatin Ibrahim Arief Divonis 4 Tahun di Kasus Chromebook: Orang Tak Bersalah Bisa Dipenjara

Nadiem Makarim Prihatin Ibrahim Arief Divonis 4 Tahun di Kasus Chromebook: Orang Tak Bersalah Bisa Dipenjara

Nadiem Makarim mengaku prihatin atas vonis 4 tahun penjara terhadap Ibrahim Arief di kasus pengadaan Chromebook Kemendikbudristek.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral