News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Webinar Indonesia Re: Industri Perasuransian Perlu Inovatif Kembangkan Produk untuk Hadapi Risiko Perubahan Iklim

Indonesia Re Institute menggelar iLearn Thematic Webinar bertajuk "Reimagining Risk: The Intersection of Insurance, Climate Change, and Disaster Preparedness".
Minggu, 2 Maret 2025 - 00:08 WIB
Indonesia Re Institute menggelar iLearn Thematic Webinar bertajuk "Reimagining Risk: The Intersection of Insurance, Climate Change, and Disaster Preparedness".
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia Re Institute menggelar iLearn Thematic Webinar bertajuk "Reimagining Risk: The Intersection of Insurance, Climate Change, and Disaster Preparedness".

Webinar itu digelar Indonesia Re dalam rangka meningkatkan wawasan dan kesadaran terkait dampak perubahan iklim terhadap peningkatan risiko bencana serta peran strategis Industri Perasuransian dalam mitigasi dan pemulihan dampak bencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, webinar juga menghadirkan sejumlah pakar di bidangnya. 

Diskusi dalam webinar membahas tentang bagaimana perubahan iklim berpotensi meningkatkan risiko kebencanaan, implikasi perubahan iklim dan peningkatan risiko kebencanaan terhadap Industri Perasuransian, 

Kemudian, diskusi juga membahas strategi kolaborasi antara Industri Perasuransian, Pemerintah, serta instansi-instansi terkait lainnya dalam upaya mitigasi risiko kebencanaan dan percepatan pemulihan dampak bencana. 

Direktur Teknik Operasi Indonesia Re, Delil Khairat mengatakan, perubahan iklim berdampak signifikan terhadap risiko yang ditanggung industri asuransi. 

"Industri Perasuransian perlu bekerja sama dengan akademisi dan lembaga riset untuk memahami dan mengembangkan solusi yang bersifat end-to-end serta lebih efektif dalam menghadapi risiko perubahan iklim," katanya, dikutip Sabtu (1/3).

Head of Forest Protection Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Bambang Hero Saharjo mengatakan, dampak perubahan iklim dan kebakaran hutan terjadi di berbagai negara.

Kendala dalam pengendalian kebakaran terjadi akibat aktivitas ilegal, seperti pembukaan lahan dan pembalakan liar.  

"Rehabilitasi lahan terbakar sangat sulit karena minimnya pengawasan, keterbatasan regulasi, serta anggaran yang terbatas. Banyak regulasi yang justru bertentangan satu sama lain, sehingga penegakan hukum menjadi tidak efektif;" ujarnya.

Expert Researcher Badan Riset & Inovasi Nasional (BRIN), Woro Estiningtyas mengatakan, perubahan iklim ekstrem, terutama El Niño dan La Niña dapat mengancam usaha tani dan ketahanan pangan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu strategi yang diusulkan, yakni implementasi asuransi pertanian sebagai bentuk pelindungan kepada petani terhadap risiko gagal panen akibat cuaca ekstrem. 

"Asuransi pertanian di Indonesia telah diinisiasi sejak 1982 dan berkembang hingga saat ini. Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) memberikan perlindungan bagi petani di mana skema pembayaran preminya 80 persen dibiayai oleh pemerintah dan 20 persen ditanggung oleh petani," ujar Woro. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Signature 27 dikabarkan dijual sekitar Rp32 juta di Eropa. Dengan Snapdragon generasi terbaru dan kamera 200MP, apakah Motorola siap kembali bersaing
Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Habib Bahar bin Smith turut menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang belakangan viral diperbincangkan di media sosial. Ingatkan bahaya hina ulama.
Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Persoalan memanas ketika warga meminta tiang milik Telkom Indonesia tersebut untuk direlokasi. Ia justru diminta untuk melakukan pembayaran hampir Rp3 juta.
Bisa Bantu Kerja Tanpa Sentuh HP, Samsung Siapkan Kacamata Pintar Berbasis AI: Bisa Terjemahkan Bahasa hingga Rangkum Rapat

Bisa Bantu Kerja Tanpa Sentuh HP, Samsung Siapkan Kacamata Pintar Berbasis AI: Bisa Terjemahkan Bahasa hingga Rangkum Rapat

Samsung Intelligent Eyewear dikabarkan meluncur Desember 2026. Kacamata pintar berbasis Android XR dan Gemini ini bisa menerjemahkan bahasa hingga merangkum
Media Sosial Negeri Jiran Sorot Pemain Kelahiran Bontang yang Bersinar di Kasta Teratas Liga Malaysia: Layak Dipanggil Timnas Indonesia

Media Sosial Negeri Jiran Sorot Pemain Kelahiran Bontang yang Bersinar di Kasta Teratas Liga Malaysia: Layak Dipanggil Timnas Indonesia

Tampil konsisten di Liga Malaysia membuat pemain lokal kelahiran Bontang mendapat sorotan media sosial Negeri Jiran dan dianggap layak ke Timnas Indonesia.
Tragedi LaLiga 2: Striker Tenerife Jesus de Miguel Meninggal Dunia usai Benturan Brutal di Lapangan

Tragedi LaLiga 2: Striker Tenerife Jesus de Miguel Meninggal Dunia usai Benturan Brutal di Lapangan

Penyerang CD Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal dunia pada usia 30 tahun setelah mengalami benturan keras dengan kiper FC Andorra dalam laga LaLiga 2 itu.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral