News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tren Transportasi Online Meningkat di Indonesia, Ini Buktinya

Bisnis Maxim hadir sebagai peluang emas bagi para calon pebisnis, di tengah maraknya tren transportasi online dan meningkatnya kebutuhan layanan serba cepat.
Kamis, 24 April 2025 - 23:54 WIB
Ilustrasi - Bisnis Maxim hadir sebagai peluang emas bagi para calon pebisnis.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Bisnis Maxim hadir sebagai peluang emas bagi para calon pebisnis, di tengah maraknya tren transportasi online dan meningkatnya kebutuhan akan layanan serba cepat.

Memasuki kuartal kedua 2025, Maxim tak hanya menawarkan sistem transportasi yang canggih dan efisien, tetapi juga membuka kesempatan usaha yang bisa dimulai dengan modal relatif kecil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peluang ini sangat cocok bagi yang ingin memiliki bisnis sendiri namun terkendala oleh keterbatasan dana atau pengalaman.

Diketahui, Maxim sudah hadir di Indonesia sejak 2018 dan kini telah beroperasi di lebih dari 150 kota.

Di tingkat global, brand ini bahkan mencatatkan kehadiran di lebih dari 1.000 kota di berbagai belahan dunia.

tvonenews

Dengan lebih dari 20 juta pengguna aplikasi secara global, Maxim bukan sekadar perusahaan transportasi.

Maxim adalah ekosistem bisnis yang menjanjikan untuk dikembangkan di berbagai wilayah Indonesia.

Franchise Development Maxim Indonesia, Achmad Sanusi, menyebutkan peluang menjadi mitra Maxim membawa banyak keuntungan.

“Dengan menjadi mitra bisnis kami, Kamu akan mendapatkan hak eksklusif untuk kota tersebut. Hanya Kamu yang dapat mengembangkan merek Maxim di wilayah tersebut,” kata Achmad Sanusi, dalam keterangannya, Kamis (24/4/2025).

Artinya tidak akan ada kompetitor lain dari internal perusahaan yang bisa masuk ke daerah yang dikelola.

Hal ini memberi rasa aman dan ruang luas untuk membesarkan bisnis secara mandiri.

Salah satu keunggulan utama Bisnis Maxim terletak pada biaya awal yang tergolong rendah.

Biaya waralaba dimulai dari Rp10 juta untuk kota dengan jumlah penduduk di bawah 50 ribu, dan bertahap hingga Rp30 juta untuk kota besar dengan penduduk di atas 200 ribu.

“Maxim menawarkan biaya waralaba yang rendah, pelatihan gratis. Serta menyediakan perangkat lunak manajemen bisnis terbaru dan aplikasi seluler yang telah digunakan oleh lebih dari 20 juta pengguna di seluruh dunia,” jelas Achmad Sanusi.

Dukungan penuh dari pihak pusat juga mencakup pelatihan online, bantuan pemasaran, dan layanan asisten operasional selama 24 jam.

Tak hanya itu, mitra juga akan mendapatkan paket perangkat lunak untuk mengelola pesanan, memantau performa pengemudi, dan laporan keuangan secara real-time.

Dengan sistem yang sudah terotomatisasi dan siap pakai ini, pemilik franchise tidak perlu membangun infrastruktur dari nol.

Cukup fokus pada pengembangan jaringan dan strategi lokal, bisnis bisa berjalan dalam waktu singkat, bahkan hanya dalam tiga bulan sejak kontrak ditKamutangani.

Sisi lain yang membuat Maxim menarik adalah fleksibilitasnya. Tidak hanya fokus pada transportasi penumpang, platform ini juga mencakup layanan kurir, pengantaran makanan, laundry, bahkan spa dan sewa mobil.

Artinya, semakin berkembang kota, semakin besar juga potensi keuntungan yang bisa diraih dari berbagai layanan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Model ini membuat franchise Maxim tak hanya cocok di kota besar, tetapi juga di kota-kota berkembang yang mulai mengalami digitalisasi layanan.

"Yang menarik, Kamu tidak perlu membayar royalti selama bisnis belum mencapai keuntungan minimal Rp7 juta per bulan. Setelah melewati batas tersebut, baru dikenakan royalti sebesar 15%. Sistem ini sangat membantu mitra baru yang masih dalam tahap pertumbuhan bisnis. Semua ini membuat memulai dan mengembangkan bisnis bersama Maxim menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien,” terang Achmad Sanusi.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ducati Kerepotan Hadapi Aprilia, Dall Igna Minta Timnya Putar Otak untuk Kembali ke Persaingan Podium

Ducati Kerepotan Hadapi Aprilia, Dall Igna Minta Timnya Putar Otak untuk Kembali ke Persaingan Podium

General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, mengakui performa timnya di MotoGP Amerika Serikat menjadi peringatan keras setelah gagal meraih podium pada balapan utama.
Niat Beli Makan, Wanita Muda di Jaksel Tewas Tertabrak KRL

Niat Beli Makan, Wanita Muda di Jaksel Tewas Tertabrak KRL

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan insiden terjadi saat korban bersama rekannya hendak menyeberang rel untuk mencari makan.
Yeum Hye-seon Tiba di Surabaya Bersama Agen Korea, Misi Bujuk Megawati Hangestri ke Red Sparks Lagi Dilancarkan?

Yeum Hye-seon Tiba di Surabaya Bersama Agen Korea, Misi Bujuk Megawati Hangestri ke Red Sparks Lagi Dilancarkan?

Ajak mantan agen Megawati Hangestri di Korea Chris Kim ke Surabaya, apakah Yeum Hye-seon punya misi terselubung untuk bujuk Mega agar kembali ke Red Sparks?
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Iran Buru Pilot Jet Tempur AS yang Jatuh, Janjikan Hadiah Jika Warga Berhasil Tangkap

Iran Buru Pilot Jet Tempur AS yang Jatuh, Janjikan Hadiah Jika Warga Berhasil Tangkap

Langkah ini memperbesar tensi konflik yang sudah berlangsung selama lima pekan terakhir.
5 Dampak Cuaca Panas Bagi Tubuh, Waspada Bisa Picu Penyakit Berbahaya Ini

5 Dampak Cuaca Panas Bagi Tubuh, Waspada Bisa Picu Penyakit Berbahaya Ini

Deretan dampak cuaca panas bagi tubuh yang perlu diwaspadai, mulai dari panas dalam hingga heatstroke yang berbahaya bagi kesehatan. Simak selengkapnya di sini!

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia menuding tiga pemain Timnas Indonesia memalsukan dokumen dan terancam hukuman. Simak fakta sebenarnya di balik kasus yang kini diselidiki KNVB.
Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Menghilang dari radar Timnas Indonesia era John Herdman, Pratama Arhan yang jadi andalan Shin Tae-yong kini datang bawa kabar gelar Sarjana bidang Manajemen.
Selengkapnya

Viral