News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jusuf Kalla Tak Mau Tutup-tutupi Lagi, Berusaha Jujur saat Bandingkan jadi Wakil Presiden Era SBY dan Jokowi: Untuk Urusan ini...

Sehubungan dengan JK, hal yang tak terduga ialah jawaban beliau saat ditanya, penilaian soal perbandingan jadi Wapres di era SBY dan Jokowi.
Jumat, 16 Mei 2025 - 11:05 WIB
Jusuf Kalla Tak Mau Tutup-tutupi Lagi, Berusaha Jujur saat Bandingkan jadi Wakil Presiden Era SBY dan Jokowi: Untuk Urusan ini...
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com- Wakil Presiden Jusuf Kalla pernah membeberkan hal yang jarang diketahui masyarakat, yaitu penilaian pada masa menjabat di Pemerintahan SBY dan Jokowi.

Jusuf Kalla merupakan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 yang merasakan dua masa pemerintahan yang berbeda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertama, Jusuf Kalla atau akrab disapa JK mendampingi Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY pada periode 2004-2009. 

Kemudian yang kedua, JK menjadi wakil presiden mendampingi Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi di periode 2014-2019. 

Jusuf Kalla Tak Mau Tutup-tutupi Lagi, Berusaha Jujur saat Bandingkan jadi Wakil Presiden Era SBY dan Jokowi: Untuk Urusan ini...
Jusuf Kalla Tak Mau Tutup-tutupi Lagi, Berusaha Jujur saat Bandingkan jadi Wakil Presiden Era SBY dan Jokowi: Untuk Urusan ini...
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com

 

Eks Wakil Presiden (Wapres) yang lahir di Bone ini, mengaku dirinya sebagai Juara di Indonesia. 

Maksudnya, juara yang bisa diraih setelah menjabat Wakil Presiden sebanyak dua kali todak berturut-turut. 

"Ya, saya itu juara Indonesia, tak ada orang seperti saya," kata Jusuf Kalla, Jumat (26/10/2017) dalam sebuah wawancaranya di sebuah stasiun televisi swasta beberapa waktu silam.

Menurutnya, dia satu-satunya orang Indonesia yang mengikuti tiga kali pemilihan presiden dan wakil presiden (saat itu sebelum Prabowo resmi maju di Pilpres 2019). 

Pria berkarisma ini, juga pernah maju di Pilpres 2004, 2009, dan 2014. 

Namun hasilnya, dua kali menang dan satu kali kalah. Kekalahan Jusuf Kalla saat itu terjadi pada Pilpres 2009. 

Kini Jusuf Kalla menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) melalui Muktamar VIII DMI di Hotel Sultan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 2 Maret 2024 lalu.

Pengakuan Tak Terduga dari Jusuf Kalla soal Rasa Jadi Wakil Presiden Beda Masa

Sehubungan dengan JK, hal yang tak terduga ialah jawaban beliau saat ditanya di acara Satu Meja Kompas TV 2018 silam. 

Jusuf Kalla saat itu ditanya tentang pengalaman menjadi wakil presiden dari dua tokoh yang berbeda, yakni SBY dan Joko Widodo atau Jokowi. Dia dilempar pertanyaan, lebih nyaman mana bekerja sebagai wakil presiden bersama SBY atau Jokowi. 

Tanpa diduga, JK yang dikenal pemimpin blak-blakan itu menyebut pada dasarnya menjadi wakil presiden SBY atau Jokowi sama saja secara umum.

Namun ada perbedaan yang dirasakan JK kala itu, umumnya masyarakat kurang paham. Ternyata dalam bertugas di kedua periode berbeda dalam bertugas tetap ada perbedaannya.

"Pada zaman Pak SBY saya lebih banyak berbicara atau menangani masalah-masalah ekonomi. Rapatnya tidak terlalu banyak," ungkapnya.

"Sekarang masalah politik, ekonomi, sosial itu dirapatkan. Sehingga saya ingin sekali lagi katakan itu keputusan bersama," jelas Jusuf Kalla. 

Sehingga hampir semua keputusan di era kepemimpinan Presiden Jokowi, kaya JK diambil dalam rapat bersama dan menjadi keputusan bersama.

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla
Sumber :
  • Istimewa

 

Tanggapan Lebih Enak di Era Siapa?

Di sisi lain, Wapres ke-10 itu mendapatkan pertanyaan serupa saat diacara Mata Najwa Trans 7 di tahun 2018 silam.

Dia mendapatkan pertanyaan mencolok soal lebih nyaman di era siapa?. 

Secara buka-bukaan juga, Jusuf Kalla menjawab kepada Najwa Shihab. Ternyata JK lebih nyaman pada periode ini.

"@Pak JK: enakan mana pak, jadi wapresnya pak Jokowi atau wapresnya pak SBY? Dan apa kelebihan dan kekurangan dari kedua presiden tersebut?" tulis netizen bernama Agus Susanto yang kemudian dibacakan oleh Najwa Shihab. 

"Tak etis untuk menilai atasan. Kalau saya menilai tentu tidak enak, tidak bagus, dan jangan begitu, " kata Jusuf Kalla.

"Rapat itu bisa 2 sampai 3 kali seminggu. Waktu Pak SBY paling tidak sekali seminggu. Semua dirapatkan, semua hal-hal dimusyawarahkan," kata Jusuf Kalla. 

Menurutnya sering atau tidaknya rapat, punya kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya, kata Jusuf Kall, semua hal bisa dimusyawarahkan terlebih dahulu sebelum dilaksanakan.  

Sedangkan kekurangannya, kata Jusuf Kalla, ia menjadi tidak bisa pergi ke mana-mana. "Kalau di era Pak Jokowi, saya pergi, tiba-tiba dipanggil pulang (untuk rapat)," katanya.

 "Loh, saya ngiranya malah sebaliknya tuh pak? (maksudnya justru zaman Pak SBY yang lebih banyak rapat kabinet dibanding era Jokowi)," sela Najwa. 

"Tapi zaman waktu SBY kurang rapat bagus juga, jadi bebas untuk ke mana-mana," timpal Jusuf Kalla.

Perlu diketahui, meski JK tak lagi menjabat sebagai Wakil Presiden, namun kedua Tokoh publik SBY dan Jokowi masing terlihat menjalin silaturahmi. 

Sekilas informasi, pria tegas yang pernah menjabat Wapres ini, bernama lengkap Muhammad Jusuf Kalla lahir di Wattampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada15 Mei 1942. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jabatan terakhir di Pemerintahan, saaf menjadi wakil presiden Republik Indonesia terpilih mendampingi Jokowi atau Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia terpilih pada Pilpres 2014 silam. 

Ternyata, Jusuf Kalla menyelesaikan pendidikan pada Fakultas Ekonomi, Universitas Hasanuddin Makassar tahun 1967 dan The European Institute of Business Administration Fountainebleu, Prancis (1977). (abs/klw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Relawan Sentil Jusuf Kalla Terkait Meminta Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi: Mirip Roy Suryo

Relawan Sentil Jusuf Kalla Terkait Meminta Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi: Mirip Roy Suryo

Terkait mencuatnya pernyataan Jusuf Kalla (JK) telah meminta Jokowi mau memperlihatkan ijazahnya, agar polemik ini tidak berlarut-larut. Ternyata menuai komen
Badai Absen Hantam Persija Jelang Lawan Persebaya, Tavares Siap Curi 3 Poin dari Jakarta

Badai Absen Hantam Persija Jelang Lawan Persebaya, Tavares Siap Curi 3 Poin dari Jakarta

Psywar atau perang urat saraf mulai dilepaskan jelang duel klasik antara Persija Jakarta menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 ...
Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 12 April 2026 membawa kabar baik bagi enam zodiak ini. Peluang rezeki, pemasukan, dan keberuntungan finansial meningkat.
Suara Hati Badru Dihadiahkan HP oleh Sumardji, Buntut Dijambret Sebelum Bhayangkara FC Permalukan Persija

Suara Hati Badru Dihadiahkan HP oleh Sumardji, Buntut Dijambret Sebelum Bhayangkara FC Permalukan Persija

Influencer Badru (23) bahagia dapat hadiah HP baru dari Sumardji, akibat mengalami jambret jelang laga Bhayangkara FC kontra Persija Jakarta di Bandar Lampung.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.

Trending

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 12 April 2026 membawa kabar baik bagi enam zodiak ini. Peluang rezeki, pemasukan, dan keberuntungan finansial meningkat.
Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Indra Wijaya bocorkan saat ini tengah muncul fenomena meningkatnya atau inflasi pengamat di publik. Teddy menilai data yang disampaikan sejumlah
Menkeu Semprot Produsen Rokok Ilegal, Purbaya: Akan Kita Tutup Betulan

Menkeu Semprot Produsen Rokok Ilegal, Purbaya: Akan Kita Tutup Betulan

Pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis untuk menertibkan peredaran rokok ilegal atau tanpa cukai melalui skema legalisasi terbatas. Kebijakan ini
Relawan Sentil Jusuf Kalla Terkait Meminta Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi: Mirip Roy Suryo

Relawan Sentil Jusuf Kalla Terkait Meminta Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi: Mirip Roy Suryo

Terkait mencuatnya pernyataan Jusuf Kalla (JK) telah meminta Jokowi mau memperlihatkan ijazahnya, agar polemik ini tidak berlarut-larut. Ternyata menuai komen
Suara Hati Badru Dihadiahkan HP oleh Sumardji, Buntut Dijambret Sebelum Bhayangkara FC Permalukan Persija

Suara Hati Badru Dihadiahkan HP oleh Sumardji, Buntut Dijambret Sebelum Bhayangkara FC Permalukan Persija

Influencer Badru (23) bahagia dapat hadiah HP baru dari Sumardji, akibat mengalami jambret jelang laga Bhayangkara FC kontra Persija Jakarta di Bandar Lampung.
Badai Absen Hantam Persija Jelang Lawan Persebaya, Tavares Siap Curi 3 Poin dari Jakarta

Badai Absen Hantam Persija Jelang Lawan Persebaya, Tavares Siap Curi 3 Poin dari Jakarta

Psywar atau perang urat saraf mulai dilepaskan jelang duel klasik antara Persija Jakarta menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 ...
Selengkapnya

Viral