News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Warga Sekitar Tak Tahu Tanah yang Diduduki Anak Buah Hercules dari GRIB Jaya Milik BMKG: Selama ini Cuma...

Warga sekitar memberikan kesaksian terhadap lahan milik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dikuasai anak buah Hercules dari DPC GRIB Jaya di Tangerang Selatan.
Minggu, 25 Mei 2025 - 15:25 WIB
Tanah BMKG diduduki ormas GRIB Jaya di Tangerang Selatan (Tangsel) & Hercules Rosario Marshal
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Julio Trisaputra & Instagram GRIB Jaya

Jakarta, tvOnenews.com - Warga sekitar memberikan kesaksian terhadap lahan milik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dikuasai anak buah Hercules dari DPC GRIB Jaya di Tangerang Selatan.

Pengakuan tersebut akibat baru-baru ini anak buah Hercules dari GRIB Jaya Tangerang Selatan bersitegang dengan pihak BMKG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang warga sekitar, Imran menjelaskan awalnya tempat tersebut sebagai lahan kosong di Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.

"Kita juga tidak tahu antara BMKG dan ahli waris," kata Imran dikutip dari YouTube tvOnenewscom, Minggu.

Karena kosong tanpa berpenghuni, anggota GRIB Jaya mengambil alih tanah tersebut, yang sebenarnya berstatus barang milik negara (BMN).

Warga sekitar beri saksi lahan diduduki anak buah Hercules dari ormas GRIB Jaya milik BMKG di Tangerang Selatan
Warga sekitar beri saksi lahan diduduki anak buah Hercules dari ormas GRIB Jaya milik BMKG di Tangerang Selatan
Sumber :
  • YouTube tvOnenewscom

 

GRIB memberikan peluang kepada warga sekitar memanfaatkan lahan kosong tersebut, sehingga berfungsi sebagai tempat berjualan oleh sejumlah pedagang.

"Tiba-tiba belakangan ini selama ini kita jalan ini memang diperuntukkan banyak di sini untuk warga, bahkan untuk aktivitas UMKM juga," jelas dia.

Usut punya usut, Imran kaget dua tahun sebelumnya, tiba-tiba pihak BMKG datang ke lokasi lahan tersebut.

Ia menuturkan, kedatangan BMKG membuat sedikit ketegangan dengan kelompok ormas diduga dari GRIB Jaya.

"Pihak BMKG berdiri di sini, kemarin tuh sempat agak ramai. Artinya, kita bertanya-tanya juga sama yang lain kalau BMKG yang menempatinya," ucapnya.

Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan pihak Kepolisian sudah menangkap 17 orang atas kasus dugaan kedudukan lahan milik BMKG.

Ade Ary menyebutkan bahwa, ada 11 orang dari 17 yang ditangkap merupakan anggota Hercules dari ormas DPC GRIB Jaya Tangerang Selatan.

Terlebih lagi, salah satu yang ditangkap menjabat sebagai Ketua DPC GRIB Jaya Tangerang Selatan, Yani Tuanaya.

"Enam di antaranya adalah ahli waris, yang mengaku sebagai ahli waris di tanah ini," ujar Ade Ary di Jakarta.

Penangkapan ini juga membuat pihak Kepolisian menyita sejumlah barang bukti, dari karcis parkir hingga senjata tajam.

Kepolisian Daerah Metro Jaya juga menemukan indikasi adanya sistem penyewaan lahan atas inisiasi dari sejumlah oknum yang beranggota ormas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya itu menyampaikan pengakuan dari pedagang pecel lele harus membayar Rp3,5 juta, sedangkan pengusaha hewan kurban menyewa Rp22 juta.

Ade Ary menceritakan kronologi kekisruhan tersebut bermula dari 8 orang dari pihak BMKG melakukan penguasaan fisik tanah sebesar 127.780 meter persegi di Kelurahan Pondok Betung, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Kedatangan BMKG ingin membangun gedung arsip, namun ditolak bahkan diperlakukan tidak nyaman oleh sejumlah anggota dari ormas GRIB Jaya dan masyarakat yang mengaku ahli waris.

Tetapi, BMKG akhirnya tetap mendatangkan satu unit ekskavator dan alat berat. Lagi-lagi berujung ditolak oleh ormas berbasis dari GRIB Jaya.

BMKG dibantu oleh Satpol PP Tangerang untuk merobohkan bangunan tersebut dengan kawalan 426 aparat kepolisian tergabung dari Polda Metro Jaya dan Polres Tangsel.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Bank Indonesia cabut puluhan uang rupiah lama dari peredaran. Cek daftar uang rupiah yang ditarik dan batas waktu penukarannya sebelum hangus.
Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.
Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (Pemda).
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa aliran dana hasil penguasaan kembali kawasan hutan berpotensi digunakan untuk memperkuat fiskal.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Devin/Faathir gagal melewati hadangan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae di perempat final Kejuaraan Asia 2026

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Selengkapnya

Viral