GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Oknum Ormas GRIB Jaya 'Mark Up' Biaya Sewa Lahan Milik BMKG kepada Para Pedagang? Ternyata Anak Buah Hercules...

Selama ini, anak buah Hercules di ormas GRIB Jaya Tangsel melakukan 'Mark Up' terhadap biaya sewa kepada sejumlah pedagang yang berjualan di lahan milik BMKG?
Jumat, 30 Mei 2025 - 08:10 WIB
Pedagang yang sudah bayar sewa ke anak buah Hercules di GRIB Jaya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Anak buah Hercules di ormas GRIB Jaya kabarnya menaikkan harga sewa kepada para pedagang yang menyewa lapak di lahan milik BMKG.

Hal tersebut dikatakan oleh salah satu pedagang di kawasan tersebut yang mengaku sudah membayar puluhan juta kepada ormas GRIB Jaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum ada selesainya jika membahas ormas bentukan Hercules yaitu GRIB Jaya. Padahal, sebagian dari mereka di Tangsel sudah dibekuk oleh kepolisian.

Kekisruhan ini bermula ketika BMKG selaku pemilik lahan di kawasan Pondok Betung, Tangerang Selatan melapor soal kelakuan GRIB Jaya di lahannya.

Menurut perwakilan BMKG, segelintir anak buah Hercules tersebut sudah mendiami tanah kosong tersebut dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Kondisi ini bahkan tidak dibantah oleh GRIB Jaya. Kuasa hukum menuturkan jika mereka diberikan amanat oleh orang yang mengaku ahli waris untuk tinggal di sana.

Dalam laporan BMKG, ormas GRIB Jaya tampak mengganggu kegiatan yang hendak dilakukan di lahan kosong tersebut yang awalnya diperuntukkan sebagai gedung arsip.

Pedagang hewan kurban di lahan BMKG yang dikuasai GRIB Jaya
Pedagang hewan kurban di lahan BMKG yang dikuasai GRIB Jaya
Sumber :
  • Istimewa

 

Sejak November 2023, aktivitas konstruksi yang hendak dilakukan di tanah itu kerap mendapat gangguan dari GRIB Jaya sehingga operasional tidak dapat dilanjutkan.

Lebih lanjut, GRIB Jaya bahkan melakukan aktivitas ilegal di lahan milik BMKG itu. Hal ini dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi.

Katanya, GRIB Jaya melakukan sejumah kegiatan ilegal di tanah milik BMKG seperti mematok tarif parkir, pasar malam, kontes kicau burung, hingga disewakan ke pedagang.

Tidak hanya itu, GRIB Jaya juga bisa mendapat penghasilan sampai dengan puluhan juta rupiah setiap bulannya hanya dari setoran para pedagang itu.

Sementara itu, para pedagang di lahan tersebut yang merasa dirugikan oleh GRIB Jaya satu per satu bermunculan. Mulai dari penjual kambing kurban hingga seafood.

Kebanyakan dari mereka sebelumnya tidak mengetahui kalau lahan yang mereka sewa ini sebetulnya punya BMKG, bukan ahli waris seperti yang dijanjikan GRIB Jaya.

Ina Wahyuningsih, penjual kambing kurban di lapak tersebut mengatakan kalau GRIB Jaya mengaku dapat mandat dari ahli waris dan akan berkoordinasi dengan instansi setempat.

Kondisi ini juga diamini oleh penjual makanan seafood sehingga mereka merasa aman ketika sudah membayar sewa tempat sampai puluhan juta.

“Semua saya serahkan, karena mereka bilang akan berkoordinasi sama sekitar, sama RT RW dan lain-lain,“ kata Ina dikutip dari YouTube tvOnenews.

Lebih mengagetkan lagi, Ina Wahyuningsih mengungkapkan kalau biasanya dia hanya bayar sewa Rp10 juta saja, namun kali ini GRIB Jaya menaikkan biayanya.

Pedagang yang sudah bayar sewa ke anak buah Hercules di GRIB Jaya
Pedagang yang sudah bayar sewa ke anak buah Hercules di GRIB Jaya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Tidak tanggung-tanggung, biasanya Ina yang berjualan kambing kurban hanya dua bulan saja membayar Rp10 juta kini dimintai Rp25 juta dan akhirnya deal di angka Rp22 juta.

“Pertama mereka minta 25 juta, kita nego, 20 juta tapi nggak dapat, akhirnya ambil di tengahnya jadinya 22 juta,“ ungkapnya.

“Akhirnya negosiasi sama ormas tersebut, saya bayar, saya bisa berjualan,“ sambung Ina.

Lain halnya dengan Darmaji, penjual makanan seafood di lahan milik BMKG. Sejak Januari 2025, total lebih dari Rp17 juta dia setorkan kepada Yani Tuanaya, Ketum GRIB Jaya Tangsel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Darmaji bahkan telah menghabiskan dana sampai Rp70 juta untuk mendirikan bangunan rumah makan seafood di tempat itu. Kini, ia harus rela pergi dari lahan milik BMKG tersebut.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wakil Komandan Puspomal

Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wakil Komandan Puspomal

Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad resmi menjabat Wakil Komandan (Wadan) Puspomal. Dengan jabatan barunya tersebut, dia akan mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya.
Pemprov DKI Pastikan Seluruh Hewan Kurban di Jakarta Bebas Penyakit Antraks hingga PMK

Pemprov DKI Pastikan Seluruh Hewan Kurban di Jakarta Bebas Penyakit Antraks hingga PMK

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta memastikan seluruh hewan kurban yang masuk ke Jakarta bebas dari berbagai penyakit.
Purbaya Ungkap Dua Raksasa CPO Diduga Akali Harga Ekspor

Purbaya Ungkap Dua Raksasa CPO Diduga Akali Harga Ekspor

Kementerian Keuangan membuka tabir dugaan praktik manipulasi besar-besaran dalam ekspor crude palm oil (CPO) yang melibatkan sejumlah eksportir raksasa.
Insentif EV Molor, Pemerintah Akui Masih Hitung Ulang Skema Subsidi 200 Ribu Unit Kendaraan Listrik

Insentif EV Molor, Pemerintah Akui Masih Hitung Ulang Skema Subsidi 200 Ribu Unit Kendaraan Listrik

Penundaan ini menjadi sinyal bahwa desain insentif kendaraan listrik masih dalam tahap finalisasi, di tengah ambisi pemerintah mempercepat transisi energi dan mengurangi ketergantungan BBM.
Kapuspen TNI: Panglima Beri Izin Jajarannya Bantu Polisi Ikut Tangani Begal

Kapuspen TNI: Panglima Beri Izin Jajarannya Bantu Polisi Ikut Tangani Begal

'Lampu hijau' sudah diberikan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bagi para prajuritnya untuk ikut menangani aksi begal.
KPK Dalami Kasus Suap Eksekusi Lahan PN Depok, ASN hingga Pihak Swasta Kembali Diperiksa

KPK Dalami Kasus Suap Eksekusi Lahan PN Depok, ASN hingga Pihak Swasta Kembali Diperiksa

KPK kembali memeriksa empat saksi dalam kasus suap eksekusi lahan PN Depok. Penyidikan menyoroti permohonan eksekusi hingga pengurusan perkara.

Trending

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang mencoret foto dua anggota Polri dengan tanda silang sebagai tanda resmi dipecat secara tidak hormat (PTDH) karena
Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Pengusaha asal Pacitan, Citra Yulia Mergareta, menjalani pemeriksaan selama sekitar 1,5 jam di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Surabaya, Senin.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Selengkapnya

Viral