News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Mantan Camat Gajahmungkur Ade Bhakti Ariawan Anggota Polres dan Kejari Semarang Disebut Terima Upeti, Abduh PKB: Hukum Telah Dibajak Aparatnya Sendiri

Mantan Camat Gajahmungkur, Kota Semarang, Ade Bhakti Iriawan mengungkap ada tradisi pemberian uang ke aparat penegak hukum di wiliayah tersebut. Hal ini disampaikan Ade saat menjadi saksi kasus dugaan korupsi Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita. 
Minggu, 8 Juni 2025 - 17:50 WIB
Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com – Mantan Camat Gajahmungkur, Kota Semarang, Ade Bhakti Iriawan mengungkap ada tradisi pemberian uang ke aparat penegak hukum di wiliayah tersebut. Hal ini disampaikan Ade saat menjadi saksi kasus dugaan korupsi Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita. 

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mengaku kaget dengan pernyataan Ade yang menyebutkan ada setoran sebesar Rp350 juta kepada Kanit Tipikor Polrestabes Semarang dan Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Semarang pada April 2023 lalu. Menurut Abduh sapaan akrabnya masyarakat Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) tentu kecewa dengan praktik pemberian upeti yang masih terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini membuktikan bahwa hukum telah dibajak oleh aparatnya sendiri,” tegas Abduh, Minggu (8/6).

Praktik pemberian upeti seperti ini, menurut politisi PKB tersebut berpeluang menggerogoti kredibilitas dan akuntabilitas kepolisian dan kejaksaan dalam memberantas korupsi. Untuk menghentikan praktik upeti ini, menurut Abduh mesti dilakukan reformasi radikal di tubuh institusi tersebut.

“Reformasi radikal melawan praktik upeti dan korupsi di tubuh institusi ini mesti dilakukan top down atau dari pucuk pimpinan. Dan dilakukan dengan komitmen penuh serta konsisten,” ujar Abduh.

Lebih jauh, Abduh yang terpilih dari Dapil Jateng VI menerangkan reformasi radikal pada kepolisian dan kejaksaan harus dilakukan mulai dari hulu hingga hilir. Alasannya ketika korupsi terjadi dalam suatu institusi yang mempunyai sistem, melawannya juga harus dilakukan dengan sistemik.

“Artinya melawan korupsi yang dapat dilakukan kepolisian dan kejaksaan harus dimulai dari perekrutan anggota, pendidikan hingga promosi jabatan dan yang lainnya. Ini harus dilakukan dengan transpatan dan berkelanjutan,” tegas Abduh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Abduh juga menyoroti sektor pengawasan internal yang perlu dievaluasi terkait dugaan pemberian upeti tersebut. Ia meminta tak hanya pengawasan internal yang perlu diperkuat, tetapi pengawan eksternal yang melibatkan berbagai multi stakeholder juga patut dioptimalkan. 

“Kepolisian dan kejaksaan dapat bekerjasa sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memaksimalkan pengawasan eksternal, seperti dengan organisasi masyarakat sipil, media massa yang kredibel, DPR, Ombudsman, BPK, PPATK dan yang lainnya,” kata Abduh. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSSI Panggil 2 Pemain Muda Persib ke Timnas Indonesia U-20, Absen Pramusim di Bali

PSSI Panggil 2 Pemain Muda Persib ke Timnas Indonesia U-20, Absen Pramusim di Bali

Rafi Rasyid dan Nazriel Alvaro Syahdan dipanggil PSSI perkuat Timnas Indonesia U-20 jelang Kualifikasi AFC U-20 Asian Cup 2027 di Laos, absen pramusim Persib
Tyron Woodley Ungkap Alasan Islam Makhachev Terlalu Berpengalaman untuk Ian Machado Garry

Tyron Woodley Ungkap Alasan Islam Makhachev Terlalu Berpengalaman untuk Ian Machado Garry

Mantan juara UFC Tyron Woodley memprediksi Islam Makhachev akan tetap mengandalkan gulat saat menghadapi Ian Machado Garry di UFC 330. Menurutnya, pengalaman.
Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, melalui Tim Kuasa Hukum dari Law Firm MZA & Partners, secara resmi mengajukan permohonan pengujian materiil
Hadapi Persija Jakarta di JIS Jelang Super League 2026-2027, Brisbane Roar: Mereka Saudara Jauh

Hadapi Persija Jakarta di JIS Jelang Super League 2026-2027, Brisbane Roar: Mereka Saudara Jauh

Persija Jakarta menyiapkan agenda spesial sebelum memulai perjalanan di Super League 2026/2027. Macan Kemayoran tidak hanya akan menjalani pertandingan persahabatan internasional.
Usut Penyebab Tewasnya Sutrimo, Polisi Lakukan Pemeriksaan Toksikologi Hingga DNA

Usut Penyebab Tewasnya Sutrimo, Polisi Lakukan Pemeriksaan Toksikologi Hingga DNA

Polisi mengusut penyebab tewasnya Sutrimo melalui ekshumasi terhadap jenazah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8/2026).
Gara-Gara Timnas Indonesia, KNVB Dukung Patrick Kluivert Temani Xavi Hernandez di Timnas Belanda

Gara-Gara Timnas Indonesia, KNVB Dukung Patrick Kluivert Temani Xavi Hernandez di Timnas Belanda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) kabarnya mendukung Patrick Kluivert untuk menemani Xavi Hernandez. Pengalamannya di Timnas Indonesia menjadi salah satu pertimbangan.

Trending

Siapa Nadhea Devi? Brand Manager OT yang Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Siapa Nadhea Devi? Brand Manager OT yang Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Nadhea Devi, Brand Manager OT dituding oleh netizen sebagai sosok gadis baju putih yang tawarkan challenge hafalan surat Ad-Dhuha dengan sebotol miras Newport.
Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Iran siap menghadapi konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat demi menjamin kondisi keamanan sepenuhnya.
Baru Gabung UFC, Bilal Hasan Langsung Debut di Shanghai Akhir Agustus

Baru Gabung UFC, Bilal Hasan Langsung Debut di Shanghai Akhir Agustus

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan berpeluang menjalani debut UFC dalam waktu dekat setelah baru saja mendapatkan kontrak dari organisasi MMA terbesar di dunia tersebut.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih baru Timnas Belanda. Sang mantan pelatih Barcelona mengambil alih tugas Ronald Koeman.
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Gadis baju putih bukan yang pertama, pria bertopi ini ternyata yang memulai sayembara hafalan ayat Al-Qur'an dengan sebotol miras yang diawali surat Al-Ikhlas.
Selengkapnya

Viral