GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nyalinya Ngeri Juga, John Kei Rupanya Tak Kalah 'Nekat' dengan Hercules: Saya Merasa Jago Kalau Abis....

Nyali Jhon Kei tak kalah besar seperti Hercules. Dalam wawancara bersama Andy F. Noya di Kick Andy (2019), John mengakui bahwa membunuh membuatnya merasa "jago
Selasa, 10 Juni 2025 - 13:25 WIB
Hercules, John Kei
Sumber :
  • Kolase YouTube

tvOnenews.com - Jhon Kei yang dikenal sebagai The Godfather of Maluku rupanya punya nyali yang tak kalah besar dari Hercules, sang Raja Preman Tanah Abang.

Dalam dunia premanisme Indonesia, dua nama yang paling ditakuti selama puluhan tahun adalah Hercules Rosario Marshal dan John Refra Kei. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski kini keduanya sudah menjalani transformasi hidup, Hercules menjadi ketua ormas dan John Kei aktif dalam pelayanan rohani, masa lalu mereka penuh jejak kekerasan, dendam, dan pertumpahan darah.

John Kei: The Godfather dari Maluku

Sementara itu, kisah John Refra Kei dimulai dari tanah Maluku. Lahir dari keluarga petani, masa kecilnya diwarnai kemiskinan dan perundungan. 

Ia sering dipaksa bertarung oleh seniornya dan sejak kecil terbiasa dengan kekerasan. Pendidikan formalnya terputus karena sering berkelahi. 

Di usia 18 tahun, ia nekat menumpang kapal ke Surabaya tanpa tiket, hanya bermodal niat dan keberanian. Karena ketahuan tak membayar, ia pun disuruh bekerja membersihkan kapal.

John Refra alias John Kei
John Refra alias John Kei
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

 

Setelah menetap sementara di Surabaya, John Kei pindah ke Jakarta. Titik balik hidupnya terjadi pada 1992 ketika bekerja sebagai satpam di tempat hiburan malam. 

Suatu malam, saat melerai keributan, ia dipukul dari belakang. John sempat pulang, tapi karena dendam, ia kembali dengan parang dan menyerang lawannya hingga tewas. 

Ia mengakui: “Awalnya saya hanya ingin kasih luka, tapi ternyata kena leher. Mati.”

Insiden itu memicu rangkaian kekerasan lain. Ia mengejar beberapa orang lain yang terlibat dan melukai mereka. 

Dalam wawancara bersama Andy F. Noya di Kick Andy (2019), John mengakui bahwa membunuh membuatnya merasa "jago." 

Saat itu, usianya baru 22 tahun. Setelah menjadi buron, ia akhirnya menyerahkan diri ke polisi dan mendekam di penjara. Bahkan di balik jeruji, ia tetap sering terlibat perkelahian.

Hercules: Dari Pejuang Timtim ke Penguasa Tanah Abang

Hercules lahir di Timor Timur dan awalnya terlibat dalam operasi militer Indonesia sebagai tenaga sipil bantu TNI. Namun, sebuah insiden tragis mengubah jalan hidupnya. 

Tangannya terluka parah dan harus diamputasi saat terlibat dalam baku tembak. Setelah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Hercules kabur dari rumah sakit karena tak tahan. 

Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshal alias Hercules
Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshal alias Hercules
Sumber :
  • Tangkapan layar

 

Ia kemudian merantau ke Jakarta dan tinggal di kolong jembatan Tanah Abang daerah yang kelak menjadi pusat kekuasaannya sebagai preman besar.

Hidup keras membuatnya membentuk mental bertahan yang ekstrem. Dalam buku Kick Andy: Kumpulan Kisah Inspiratif, ia blak-blakan berkata, “Daripada saya dibunuh, lebih baik saya membunuh duluan.”

Sosoknya yang keras dan keberaniannya menghadapi segala bentuk ancaman menjadikan namanya dihormati sekaligus ditakuti.

Namun, setelah puluhan tahun hidup dalam dunia kekerasan, Hercules akhirnya mengalami pertobatan. Ia menjadi mualaf, rajin mengikuti kajian, dan aktif dalam kegiatan sosial. 

Meski begitu, sikap dan ucapannya kadang masih menuai kontroversi. 

Baru-baru ini, pernyataannya membuat beberapa purnawirawan TNI marah, termasuk Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan Letjen (Purn) Sutiyoso. 

Ormas yang dipimpinnya, GRIB Jaya (Gerakan Rakyat Indonesia Baru), bahkan sempat ditolak keberadaannya di Bali.

Dunia Premanisme dan Dua Jalan Pertobatan

Kisah Hercules dan John Kei adalah potret nyata kerasnya dunia premanisme di Indonesia, dunia yang tumbuh karena ketimpangan sosial, lemahnya penegakan hukum, dan suburnya konflik horizontal.

Keduanya pernah menjadi simbol kekuasaan informal di Jakarta, menguasai wilayah tertentu dengan tangan besi.

Namun, waktu tampaknya melunakkan hati mereka. John Kei kini menjalani hidup dengan lebih tenang di penjara dan aktif mengikuti kegiatan keagamaan. 

Ia sering membagikan kisah hidupnya kepada sesama narapidana sebagai bentuk refleksi dan peringatan agar tak mengulangi jejak yang sama.

Di sisi lain, Hercules menjadi tokoh sentral dalam GRIB Jaya, organisasi masyarakat yang kerap menunjukkan kedekatannya dengan kekuatan politik nasional. 

Meski ia kini lebih sering tampil dalam kegiatan keagamaan dan sosial, bayang-bayang masa lalunya masih melekat kuat di benak publik.

Hercules  dan Jhon Kei
Hercules dan Jhon Kei
Sumber :
  • IST

 

Perbandingan Dua Legenda Jalanan

Keduanya sama-sama tumbuh dalam kemiskinan, bertarung untuk bertahan hidup, dan menjadikan kekerasan sebagai jalan hidup. 

Namun, latar belakang mereka berbeda. Hercules adalah produk dari konflik militer di Timor Timur dan kedekatannya dengan aparat keamanan, sedangkan John Kei muncul dari kerasnya kehidupan urban dan konflik antarkelompok di Jakarta.

Dalam urusan "wilayah kekuasaan," Hercules menguasai Tanah Abang, pusat perdagangan terbesar di Jakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

John Kei lebih dikenal sebagai penguasa dunia malam dan memiliki jaringan hingga ke kelompok Ambon di Jabodetabek. 

Keduanya sama-sama menjalani masa penjara dan kini tengah menapaki jalan berbeda: satu menjadi ketua ormas, satu menjadi penginjil di balik tembok tahanan. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Tak Habis Pikir Lihat Cara John Herdman Pertajam Timnas Indonesia, Bukan Tambah Striker Baru

Media Vietnam Tak Habis Pikir Lihat Cara John Herdman Pertajam Timnas Indonesia, Bukan Tambah Striker Baru

Media Vietnam terheran-heran dengan cara John Herdman mempertajam Timnas Indonesia, ternyata bukan dengan menambah striker baru di Timnas Indonesia, lalu apa?
Ultras AC Milan Serang Zlatan Ibrahimovic

Ultras AC Milan Serang Zlatan Ibrahimovic

Bukan hanya menuntut pergantian pelatih, para pendukung Rossoneri kini juga 'menyerang' Zlatan Ibrahimovic dengan mendesaknya untuk angkat kaki dari klub.
Jelang Gabung Timnas Indonesia, Emil Audero Ciptakan Sejarah di Serie A bersama Cremonese

Jelang Gabung Timnas Indonesia, Emil Audero Ciptakan Sejarah di Serie A bersama Cremonese

‎Catatan impresif tersebut hadir di tengah persiapan Emil Audero untuk bergabung bersama Timnas Indonesia.
Hari Raya Idul Adha, 1,5 Juta Tabung LPG Tiga Kilogram di Jatim Ditambah

Hari Raya Idul Adha, 1,5 Juta Tabung LPG Tiga Kilogram di Jatim Ditambah

Dalam perayaan Hari Raya Idul Adha dan libur panjang, Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di wilayah Jatim, baik BBM maupun LPG dalam kondisi aman
Selain Bojan Hodak, Persib Konfirmasi Ditinggalkan Sosok Ini 

Selain Bojan Hodak, Persib Konfirmasi Ditinggalkan Sosok Ini 

Persib Bandung resmi melepas Bojan Hodak setelah tak ada kata sepakat antara manajemen dengan pelatih Persib tersebut.
Usia Pensiun Polisi Bakal Diperpanjang Lewat RUU Polri

Usia Pensiun Polisi Bakal Diperpanjang Lewat RUU Polri

Pemerintah mengusulkan usia pensiun Polri menjadi 60 tahun dalam revisi RUU Polri. Menteri Hukum sebut penyesuaian harapan hidup masyarakat.

Trending

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Selengkapnya

Viral