News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minyak Jelantah Kini Jadi Sumber Cuan Warga Kabupaten Batang

Minyak jelantah kini tak lagi hanya berakhir di saluran pembuangan melainkan disulap menjadi sumber penghasilan seperti di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Jumat, 13 Juni 2025 - 02:55 WIB
Minyak Jelantah Kini Jadi Sumber Cuan Warga Kabupaten Batang
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Minyak jelantah kini tak lagi hanya berakhir di saluran pembuangan melainkan disulap menjadi sumber penghasilan seperti di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Limbah rumah tangga tersebut yang disulap menjadi produk menghasilkan melalui program 'Minyak Jelantah Jadi Rupiah'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program ‘Minyak Jelantak Jadi Rupiah’ ini digagas oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang bekerja sama dengan PT Gapura Mas Lestari (GML) sebagai langkah strategis dalam pemberdayaan ekonomi warga sekaligus pelestarian lingkungan. 

Ketua TP PKK Batang, Faelasufa Faiz mengatakan program ini juga menjadi bagian dari rangkaian edukasi literasi keuangan bertajuk 'Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah (Secantiks)' yang mengusung tema 'Wujudkan Mimpi, Melangkah Pasti, Perkuat Financial Literacy'.

Menurutnya kegiatan ini tak hanya menanamkan kesadaran finansial berbasis syariah tetapi juga menumbuhkan kepedulian lingkungan di tingkat keluarga.

“Minyak hasil pengumpulan tersebut dijual ke PT GML dengan harga Rp7.000 per kilogram. Hasil penjualan dibagi antara kas PKK kecamatan dan warga pengumpul. Faelasufa menargetkan ekspansi program ini ke seluruh 15 kecamatan di Kabupaten Batang pada tahun 2026,” kata Faiz, Jakarta, Kamis (12/6/2025).

Faiz menjelaskan bahwa minyak dikumpulkan secara sukarela oleh kader PKK hingga ke tingkat desa, termasuk melibatkan pelaku UMKM

Hingga kini telah terkumpul sekitar 1.000 kilogram minyak jelantah dari dua kecamatan yakni Tulis dan Kandeman yang telah memiliki fasilitas bank sampah.

Ia mengaku pihaknya menargetkan program ini akan diperluas ke 15 kecamatan pada tahun 2026.

“Jika program ini menunjukkan hasil yang positif, maka akan kami realisasikan ke seluruh wilayah Batang,” katanya.

Sementara, CEO PT GML, Heru Fidiyanto menilai pengolahan minyak jelantah tak hanya berdampak pada aspek lingkungan dan kesehatan melainkan juga meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Selain menjaga lingkungan, program ini juga memberdayakan warga. Kami berharap inisiatif ini bisa menginspirasi daerah lain di Indonesia,” kata Heru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Heru mengaku pihaknya selama ini mengekspor minyak jelantah sebagai bahan bakar pesawat

Mulai tahun ini, perusahaan meningkatkan standar penyaringan, menurunkan kadar kotoran dari 2 persen menjadi hanya 0,2 persen. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral