GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masa Bodoh Kalah Pangkat dengan 'Penyiksa' Anak Tercinta, Ayah Prada Lucky Ucap Sumpah Serapah Tidak Takut dan Bakal...

Ayah Prada Lucky Namo, Serma Christian Namo, tegas tak gentar meski pelaku penyiksaan anaknya berpangkat lebih tinggi. Ia ucap sumpah serapah, nyatakan …
Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:29 WIB
Ayah Prada Lucky Namo, Sersan Mayor Cristian Namo.
Sumber :
  • Frits Floris/tvOne

tvOnenews.com - Ayah Prada Lucky Namo, Serma Christian Namo, tegas tak gentar meski pelaku penyiksaan anaknya berpangkat lebih tinggi.

Kasus kematian Prada Lucky Namo atau lengkapnya Prada Lucky Chepril Saputra Namo masih menyisakan luka mendalam bagi keluarganya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ayah korban, Serma Christian Namo, menegaskan dirinya tidak takut meski salah satu pelaku penyiksaan terhadap anaknya berpangkat lebih tinggi. Baginya, keadilan adalah harga mati yang harus ditegakkan.

prada lucky
Mendiang Prada Lucky Namo. (Sumber: Kolase tvOnenews)

Tragedi ini bermula dari rangkaian peristiwa yang terjadi sejak 27 Juli 2025, ketika Prada Lucky diperiksa Staf Intel Yonif TP 834/Wakanga Mere, Nagekeo, NTT terkait dugaan pelanggaran disiplin. 

Tuduhan itu dibantah keras oleh keluarga yang menilai hal tersebut sebagai fitnah.

Kronologi Singkat Penyiksaan Tragis

Pada 28 Juli 2025, Prada Lucky mencoba melarikan diri dari barak, namun ditemukan di rumah ibu asuhnya dan dibawa kembali ke kantor Staf Intel. 

Di sana, ia mengalami pemukulan brutal menggunakan selang oleh sejumlah senior. Perintah Danyonif untuk menghentikan kekerasan diabaikan.

Tidak berhenti di situ, pada dini hari 30 Juli 2025, Prada Lucky dan rekannya kembali disiksa oleh empat prajurit di sel tahanan, kali ini menggunakan tangan kosong.

Akibat penganiayaan itu, kondisi kesehatan Prada Lucky terus memburuk. Ia mengalami muntah-muntah dan dirujuk ke RSUD Aeramo pada 2 Agustus 2025. 

Setelah sempat membaik, pada 4 Agustus kondisinya kembali drop hingga harus masuk ICU dan dipasangi ventilator. Sayangnya, pada 6 Agustus 2025 pukul 11.23 WITA, ia dinyatakan meninggal dunia. 

Dokter menemukan ginjal dan paru-paru hancur, serta tubuh penuh luka lebam, sayatan, dan bekas sundutan rokok.

20 Pelaku, Satu Lebih Tinggi Pangkat dari Ayah Korban

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebanyak 20 prajurit TNI diduga terlibat. Dari jumlah itu, ada satu yang berpangkat lebih tinggi dari ayah korban, yaitu Letda Inf Thariq Singajuru. Meski demikian, Serma Christian Namo menegaskan tak gentar.

“Cuma dua buat saya, hukuman mati dan pecat. Tidak ada di bawah itu. Nyawa saya taruhan, tentara saya lepas,” tegasnya dikutip dari YouTube Metro TV, Jumat (8/8/2025).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tito Sebut Lumpur, Kayu, dan Sungai Jadi Momok Pemulihan Sumatera Usai Bencana

Tito Sebut Lumpur, Kayu, dan Sungai Jadi Momok Pemulihan Sumatera Usai Bencana

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkap persoalan lumpur menjadi kendala paling dominan yang menghambat percepatan pemulihan di sejumlah titik terdampak.
Surat Edaran Picu Kepanikan Antrean BBM Mengular di Kalbar, Mendagri Tito Buka Suara

Surat Edaran Picu Kepanikan Antrean BBM Mengular di Kalbar, Mendagri Tito Buka Suara

Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan, antrean panjang terjadi di berbagai daerah seperti Pontianak, Singkawang, hingga Bengkayang.
Jadi Top Skorer di Persib, Andrew Jung Fokus Bawa Persib Juara

Jadi Top Skorer di Persib, Andrew Jung Fokus Bawa Persib Juara

Total sudah 15 gol dihasilkannya dari total 26 laga bersama Persib di dua kompetisi. Khusus untuk di Super League 2025/2026, Andrew Jung menghasilkan sepuluh gol dan menjadi pemain paling produktif di tim.
Skenario Terburuk yang Bisa Menimpa Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Menyusul Kasus Dean James

Skenario Terburuk yang Bisa Menimpa Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Menyusul Kasus Dean James

Para pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda dilanda kecemasan mengenai paspor mereka. Hal ini menyusul kasus Dean James yang dipermasalahkan NAC Breda.
Kapan Salah Memainkan Laga Terakhir Bersama Liverpool usai Umumkan Berpisah Akhir Musim Ini?

Kapan Salah Memainkan Laga Terakhir Bersama Liverpool usai Umumkan Berpisah Akhir Musim Ini?

Jadwal laga terakhir Salah bersama Liverpool usai mengumumkan berpisah pada akhir musim ini.
Iran Ogah Berunding Lagi dengan AS karena Merasa Ditipu Dua Kali

Iran Ogah Berunding Lagi dengan AS karena Merasa Ditipu Dua Kali

Setelah melakukan perundingan dengan Amerika Serikat hingga dua kali, pihak Iran menolak keras perundingan kembali dengan pihak Trump karena merasa dibohongi.

Trending

Ipswich Town Akui Tak Habis Pikir Lihat Elkan Baggott Bisa Dipanggil Timnas Indonesia

Ipswich Town Akui Tak Habis Pikir Lihat Elkan Baggott Bisa Dipanggil Timnas Indonesia

Bek jangkung Elkan Baggott dipastikan kembali memperkuat Timnas Indonesia setelah sempat absen, dan akan tampil di ajang FIFA Series. Ispwich Town akui kaget.
Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Pengamat sepakbola Bung Binder memberikan apresiasi kepada John Herdman atas keputusan mencoret beberapa pemain diaspora yang dianggap tidak tampil maksimal.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Sorotan tajam datang dari media Vietnam terhadap langkah PSSI dalam membenahi struktur kepelatihan Timnas Indonesia. Mereka heran PSSI tambah kekuatan baru.
KNVB Resmi Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

KNVB Resmi Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) telah mengumumkan melalui juru bicaranya tentang tuntutan NAC Breda. Mereka menuntut mengulang laga kontra Go Ahead Eagles setelah status Dean James dipermasalahkan.
Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis terheran-heran dengan Calvin Verdonk, bek Timnas Indonesia itu dinilai minim ofensif tapi tampil fokus dan disiplin saat laga Lille vs Marseille.
Comeback ke Timnas Indonesia, Bung Harpa Soroti Keputusan Elkan Baggott Tolak Garuda Calling di Masa Lalu

Comeback ke Timnas Indonesia, Bung Harpa Soroti Keputusan Elkan Baggott Tolak Garuda Calling di Masa Lalu

Kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia usai dua tahun absen menarik perhatian publik, pengamat Bung Harpa sempat singgung keputusan tolak Garuda Calling.
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Tim Geypens Resmi Dicoret dari Skuad FC Emmen Akibat Masalah Paspor

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Tim Geypens Resmi Dicoret dari Skuad FC Emmen Akibat Masalah Paspor

Bak jatuh dan kemudian tertimpa tangga, Tim Geypens dicoret dari skuad FC Emmen dalam duel kontra Cambuur, Rabu (25/3/2026) dini hari WIB. Sang pemain Timnas Indonesia sebelumnya sempat masuk skuad John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT