GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Produksi Padi Nasional Tertekan: Kapasitas Hulu Melemah, Teknologi Minim, Lahan Lelah

Pengamat pertanian Bustanul Arifin menyoroti melemahnya kapasitas produksi padi nasional akibat masalah serius di sektor hulu.
Minggu, 31 Agustus 2025 - 23:39 WIB
Dua buruh tani di Desa Tegalkarang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Pengamat pertanian Bustanul Arifin menyoroti melemahnya kapasitas produksi padi nasional akibat masalah serius di sektor hulu. Menurutnya, pola budidaya yang salah arah, lemahnya pemanfaatan teknologi, hingga praktik superintensif yang memaksa lahan terus-menerus berproduksi, membuat produktivitas padi justru menurun dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data BPS produktivitas 5,25 ton per hektar. Turun dibanding tahun 2024 di mana produktivitas padi 5,29 ton per hektar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi poinnya adalah, memang sentuhan teknologi belum kelihatan dari Gambaran delapan bulan produksi padi di tahun 2025 ini.” kata pengamat pertanian Bustanul Arifin dalam diskusi perberasan yang digelar secara daring melalui kanal Youtube Mardani Ali Sera, Jumat (29/8/2025)  

Ia menjelaskan bahwa produksi padi kapasitasnya menurun. Sistem produksi pertanian Indonesia rentan gangguan ketersediaan air. Praktik sistem pertanian pangan saat ini menurunkan kapasitas produksi akibat degradasi lahan, erosi tanah menurunkan produktivitas pangan. 

“Jadi memang di hulu bermasalah. Dan bahkan ada kecenderungan budidaya super intensif, kira-kira dipaksa produksi terus dan menyebabkan land fatigue. Dan karena itu sudah pasti produktivitas turun. Nah kita wajib mengubah ini, dimulai manajemen di hulu, dan sekarang nyaris tidak dikerjakan. Jadi kita wajib melakukan pelestarian darah di hulu, tangkapan air, namanya catchment area. Kemudian kita kelola manajemen irigasinya” tegasnya.

tvonenews

Selain itu, fenomena guremisasi atau penyempitan kepemilikan lahan juga memperparah kondisi petani. Data menunjukkan jumlah rumah tangga usaha tani gurem—petani dengan lahan setengah hektare atau kurang—naik 18,6% atau bertambah 2,65 juta. 

“Dengan konteks ini, kalau kita berbicara, apakah petani beras bisa kaya walaupun harganya tinggi? Mungkin tidak. Karena yang mereka hasilkan tidak cukup untuk dimakan setahun," ungkap Bustanul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengkritik kebijakan pemerintah terkait Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah Rp6.500/kg “at any quality” yang justru memicu kenaikan harga gabah di lapangan. 

“Awalnya Rp5.500, naik jadi Rp6.500, lalu Rp6.800, Rp7.000, sekarang sudah Rp8.000. Di lapangan, pada faktanya harga gabah mulai naik. Kalau harga gabah mulai naik, harga beras pasti naik, nggak harus jadi ahli ekonomi,” pungkasnya.(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 28 Agustus 2026: Taurus Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 28 Agustus 2026: Taurus Panen Dana Ekstra

Memasuki penghujung Agustus 2026, peluang finansial sejumlah zodiak diprediksi semakin terbuka. Apakah kamu termasuk yang bakal berlimpah cuan di akhir bulan?
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak yang Paling Hoki 28 Agustus 2026: Ada Kejutan dalam Karier dan Finansial

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak yang Paling Hoki 28 Agustus 2026: Ada Kejutan dalam Karier dan Finansial

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 28 Agustus 2026, ada kejutan menarik dalam karier dan keuangan. Ada zodiakmu?
Terungkap Alasan Bule Australia Mesum di Depan Rumah Warga

Terungkap Alasan Bule Australia Mesum di Depan Rumah Warga

Setelah video asusilanya di pekarangan rumah warga,  satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Badung, Bali, mengamankan seorang warga negara Australia berinisial BA (27) yang diduga melakukan tindakan mesum.
Upaya Penyebaran Karhutla, Kapolres OKU Timur Berjibaku Padamkan Titik Api di Lahan Gambut

Upaya Penyebaran Karhutla, Kapolres OKU Timur Berjibaku Padamkan Titik Api di Lahan Gambut

Kapolres OKU Timur, AKBP Lalu Hedwin Hanggara bersama jajaran Forkopimda Sumatera Selatan (Sumsel) dan instansi lintas sektoral terus bersinergi menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan terjun langsung ke lapangan bersama masyarakat memadamkan titik api.
Polres OKU Timur Ungkap Kornologi Detik-detik Pelaku Karhutla

Polres OKU Timur Ungkap Kornologi Detik-detik Pelaku Karhutla

Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur yang merupakan jajaran dari Polda Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan berbagai upay memitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Jakarta Hari Ini: Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo di DPR, Polisi Ungkap Estimasi Jumlah Massa

Jakarta Hari Ini: Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo di DPR, Polisi Ungkap Estimasi Jumlah Massa

Kawasan Gedung DPR/MPR RI diprediksi akan menjadi titik kumpul massa pada hari ini, Kamis (27/8). 

Trending

Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu Liga Super Malaysia, Kalah Setengah Lusin Gol dengan 12 Pemain 

Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu Liga Super Malaysia, Kalah Setengah Lusin Gol dengan 12 Pemain 

Mantan klub dari Bojan Hodak, pelatih yang membawa threepeat bagi Persib Bandung, justru menjadi klub timpang di Liga Super Malaysia.
Tuai Kiritk Tajam, Budi Arie Diminta Berikan Penjelasan Gamblang Soal Penyataannya

Tuai Kiritk Tajam, Budi Arie Diminta Berikan Penjelasan Gamblang Soal Penyataannya

Pernyataan yang disampaikan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi terkait situasi dan kondisi perpolitikan Tanah Air belakangan ini turut menuai sorotan negatif.
Kabar Terbaru Ivar Jenner di Dewa United, CEO Ungkap Alasan Gelandang Timnas Indonesia Pilih Bertahan Dibanding Kembali ke Belanda

Kabar Terbaru Ivar Jenner di Dewa United, CEO Ungkap Alasan Gelandang Timnas Indonesia Pilih Bertahan Dibanding Kembali ke Belanda

CEO Dewa United, Adrian Satya Negara, memastikan Ivar Jenner masih menjadi bagian dari skuad Dewa United untuk musim depan karena kontraknya masih menyisakan satu tahun.
Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Wilayah perbatasan Nepal-China diterjang banjir bandang yang memicu tanah longsor . Korban tewas capai 157 orang, Xi Jinping desak pencarian maksimal korban
Langkah Presiden Prabowo Tanggapi Karhutla dan Gempa NTT Tuai Respons Positif

Langkah Presiden Prabowo Tanggapi Karhutla dan Gempa NTT Tuai Respons Positif

Presiden Prabowo Subianto mendapat dukungan penuh dari Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) dalam menjalankan berbagai program pemerintah demi kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa.
Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus dilakukan di tengah ancaman musim kemarau dan fenomena El Niño.
Prabowo Instruksikan Sekolah Darurat di NTT: Sekolah Enggak Boleh Berhenti

Prabowo Instruksikan Sekolah Darurat di NTT: Sekolah Enggak Boleh Berhenti

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sektor pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). 
Selengkapnya

Viral