News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Militer Israel Serang Menara Mushtaha, Satu Juta Pengungsi di Sekitarnya Terancam

Militer Israel mengumumkan rencana untuk menargetkan sejumlah gedung bertingkat di Gaza dalam beberapa hari ke depan
Sabtu, 6 September 2025 - 04:37 WIB
lustrasi pemboman Israel terhadap Menara Mushtaha di Jalur Gaza
Sumber :
  • ANTARA

Ankara, tvOnenews.com- Ratusan warga Palestina yang mengungsi di kawasan padat penduduk, pada sebuah gedung hunian di bagian barat Kota Gaza  tempat puluhan ribu warga sipil mencari perlindungan digempur bom militer Israel, Jumat (5/8). 

Gedung yang menjadi sasaran, dikenal dengan nama Menara Mushtaha, terkena serangan di beberapa lantai sehingga mengalami kerusakan parah. Asap tebal terlihat membubung di atas kawasan tersebut, lapor koresponden Anadolu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut sumber lokal, militer Israel telah empat kali mengebom gedung yang sama sejak dimulainya kampanye genosida di Gaza pada 7 Oktober 2023, menghancurkan banyak apartemen di dalamnya.

Di samping lokasi itu terdapat Kamp Kteiba, salah satu kamp pengungsian terbesar di Kota Gaza yang menampung puluhan ribu warga.

Kawasan kampus Universitas Al-Azhar dan Universitas Islam yang berdekatan juga dipenuhi ribuan tenda berisi puluhan ribu pengungsi.

Secara keseluruhan, wilayah barat Gaza kini menampung sekitar 1 juta pengungsi, sebagian besar berasal dari bagian timur dan utara Kota Gaza serta Gaza utara.

Pihak pengelola Menara Mushtaha membantah tuduhan Israel.

“Gedung ini bebas dari instalasi militer maupun keamanan dan hanya digunakan sebagai tempat perlindungan bagi warga Palestina yang mengungsi,” demikian pernyataan mereka.

“Semua lantai terbuka dan terlihat jelas, tidak ada senjata ringan maupun berat di dalamnya,” tambah mereka.

Warga setempat juga menyatakan terkejut atas klaim Israel.

“Saya sudah tidak punya rumah lagi. Apa kesalahan kami sampai tentara Israel menghancurkan rumah-rumah kami di depan mata kami?” kata Obadah Saifuddin, penghuni Menara Mushtaha, kepada Anadolu.

Nidal Abu Ali, warga lainnya, mengatakan: “Saya mencari perlindungan di menara ini bersama keluarga untuk menjaga anak-anak saya, tetapi Israel tidak menyisakan tempat aman di Gaza.”

Eskalasi Israel

Militer Israel mengumumkan rencana untuk menargetkan sejumlah gedung bertingkat di Gaza dalam beberapa hari ke depan, disertai perintah evakuasi bagi warga di area terdampak.

Juru bicara militer Avichay Adraee mengeklaim bahwa intelijen menunjukkan Hamas memiliki “infrastruktur militer” di dalam gedung-gedung tersebut.

Kanal 12 Israel melaporkan Angkatan Udara Israel telah memulai operasi bertahap untuk menghancurkan gedung-gedung di seluruh Gaza, menandai meluasnya operasi militer di kota itu.

Pasukan Israel juga menjatuhkan selebaran di kawasan Sheikh Radwan, Kota Gaza, yang memerintahkan warga untuk mengosongkan blok 699, 700, 712, 713, 716, dan 764, dengan pernyataan bahwa militer “terus memperluas operasi ke arah barat. Segera bergerak ke selatan dari Kota Gaza.”

Kepala pertahanan Israel, Israel Katz mengatakan sebuah gedung bertingkat di Gaza telah menerima pemberitahuan evakuasi awal, dengan peringatan bahwa aktivitas militer akan meningkat jika Hamas tidak memenuhi syarat, termasuk pembebasan sandera dan perlucutan senjata.

Kejahatan terhadap Kemanusiaan

Sementara itu, kelompok perlawanan Palestina Hamas mengecam langkah Katz untuk memperluas operasi militer sebagai “tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap hukum internasional dan norma kemanusiaan.”

“Ini merupakan pengakuan terbuka atas niat kriminal untuk menghancurkan sebuah kota yang berpenghuni dan memaksa warganya di bawah ancaman dan pembantaian brutal, sambil melakukan genosida, menghancurkan permukiman, serta menggusur warganya secara paksa,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan.

“Penargetan menara hunian yang dipenuhi warga dan pengungsi oleh tentara pendudukan fasis adalah bagian dari upaya kriminal untuk menekan penduduk kota agar meninggalkan tempat tinggal mereka secara paksa – sebuah kebijakan yang tergolong kejahatan terhadap kemanusiaan.”

Pada 18 Agustus, Hamas menerima proposal gencatan senjata yang diajukan mediator Mesir dan Qatar. Namun Israel belum memberikan tanggapan, sementara pemimpin otoritas Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan agar rencana pendudukan Kota Gaza tetap dijalankan.

Tel Aviv memperkirakan hampir 50 sandera Israel masih ditahan di Gaza, termasuk 20 orang yang masih hidup. Sementara itu, lebih dari 10.400 warga Palestina ditahan di penjara-penjara Israel, mengalami penyiksaan, kelaparan, dan kelalaian medis yang telah menyebabkan banyak kematian, menurut laporan media dan lembaga hak asasi manusia Palestina maupun Israel.

Genosida yang berlangsung di Gaza telah memasuki hari ke-700 pada Jumat, dengan korban tewas lebih dari 64.000 warga Palestina. Kampanye militer Israel telah meluluhlantakkan wilayah itu yang kini menghadapi ancaman kelaparan.

Pada November tahun lalu, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Benjamin Netanyahu dan mantan kepala pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional atas perang yang dilancarkan di wilayah tersebut.(ant/bwo)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Pers Nasional 2026, Iwakum Tegaskan Perlindungan Hukum Bagi Kebebasan Pers

Hari Pers Nasional 2026, Iwakum Tegaskan Perlindungan Hukum Bagi Kebebasan Pers

Peringatan Hari Pers Nasional 2026 menjadi pengingat akan peran penting insan pers dalam demokrasi di tanah air.
Seakan Belum Puas, Manchester United Tikung Arsenal di Bursa Transfer: Sandro Tonali Bisa Jadi Kunci Regenerasi Lini Tengah Setan Merah?

Seakan Belum Puas, Manchester United Tikung Arsenal di Bursa Transfer: Sandro Tonali Bisa Jadi Kunci Regenerasi Lini Tengah Setan Merah?

Bagi Manchester United, Sandro Tonali bukan sekadar target tambahan. Ia dipandang sebagai figur krusial dalam proyek jangka panjang. Ketertarikan Arsenal terhadap Tonali
Dua Pelaku Pembunuhan Pegawai PPPK di Kontrakan Bekasi Ditangkap di Cianjur, Polisi Dalami Motifnya

Dua Pelaku Pembunuhan Pegawai PPPK di Kontrakan Bekasi Ditangkap di Cianjur, Polisi Dalami Motifnya

Polisi tangkap dua pelaku pembunuhan PPPK inisial NH (31) yang ditemukan dalam kondisi berselimut di sebuah rumah kontrakan, wilayah Jatiwaringin, Pondok Gede.
Mengenal Daijiro Chirino, Bek Keturunan Maluku yang Pernah Tumbangkan Ronaldo itu Masuk Radar Naturalisasi John Herdman?

Mengenal Daijiro Chirino, Bek Keturunan Maluku yang Pernah Tumbangkan Ronaldo itu Masuk Radar Naturalisasi John Herdman?

Intip profil Daijiro Chirino, bek Spanyol keturunan Maluku yang pernah tumbangkan Cristiano Ronaldo itu ternyata masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia era John Herdman.
Maio Meregalli Terang-terangan Akui Yamaha Kesulitan dengan Mesin V4 Jelang MotoGP 2026

Maio Meregalli Terang-terangan Akui Yamaha Kesulitan dengan Mesin V4 Jelang MotoGP 2026

Direktur Olahraga Yamaha, Maio Meregalli, terang-terangan mengatakan timnya masih kesulitan untuk meningkatkan performa mesin Yamaha M4 jelang MotoGP 2026.
Jalan Rusak Jakarta Makan Korban Jiwa, Keluarga Bicara Kronologi Kejadian

Jalan Rusak Jakarta Makan Korban Jiwa, Keluarga Bicara Kronologi Kejadian

Tewasnya seorang pelajar berinisial A setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, yang diduga akibat jalanan rusak mengundang pihak keluarga bersuara.

Trending

4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

John Herdman bisa memanggil nama-nama baru ini ke Timnas Indonesia setelah memantau laga Super League antara Persija Jakarta vs Arema FC di Stadion GBK (8/2).
Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa:  Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa: Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar gembira datang untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, jelang agenda internasional ke depan. Pratama Arhan, Sandy Walsh, Dean James unjuk gigi.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi di mancanegara pada akhir pekan kemarin. Jay Idzes menerima hantaman bertubi-tubi saat Sassuolo berhadapan dengan Inter Milan.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Bojonegoro, Ada Jakarta Pertamina Enduro vs Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Bojonegoro, Ada Jakarta Pertamina Enduro vs Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 pekan ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru termasuk big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri di Seri Bojonegoro.
Siapa Diva Siregar? Model yang Kecelakaan di Tol Jagorawi sampai Mobil Ringsek

Siapa Diva Siregar? Model yang Kecelakaan di Tol Jagorawi sampai Mobil Ringsek

Berikut profil sosok Diva Siregar, model sekaligus aktris sinetron Takdir Cinta yang Kupilih mengalami kecelakaan di ruas Tol Jagorawi Km 24, Sabtu (7/2/2026).
Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, angkat bicara terkait insiden panas yang terjadi seusai laga kontra Arema FC pada lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026.
Tiga Pelaku Penyiram Air Keras ke Pelajar di Cempaka Putih Tidak Saling Kenal, Alasannya Takut Diserang Duluan

Tiga Pelaku Penyiram Air Keras ke Pelajar di Cempaka Putih Tidak Saling Kenal, Alasannya Takut Diserang Duluan

Tiga pelajar pelaku penyiraman air keras ke pelajar lainnya di Cempaka Putih, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat ternyata tidak saling mengenal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT