GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

GRASP 2030 Rayakan Anniversary ke-4, Dorong Kebijakan dan Aksi Bisnis Atasi Susut dan Sisa Pangan

Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) bersama GRASP 2030 menyelenggarakan kegiatan Knowledge Sharing: From Policy to Plate.
Selasa, 9 September 2025 - 20:32 WIB
Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) bersama GRASP 2030 menyelenggarakan kegiatan Knowledge Sharing: From Policy to Plate.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) bersama GRASP 2030 menyelenggarakan kegiatan Knowledge Sharing: From Policy to Plate – Mendorong Kebijakan yang Mendukung Penanganan Susut dan Sisa Pangan di Sektor Bisnis di Ra Suites Simatupang, Jakarta. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menanggulangi isu susut dan sisa pangan (SSP) di Indonesia, sekaligus membuka rangkaian perayaan 4th Anniversary GRASP 2030 dan peringatan International Day of Awareness of Food Loss and Waste (IDAFLW) 2025. 
  
Kegiatan dibuka oleh Indah Budiani selaku Direktur Eksekutif IBCSD, yang menegaskan komitmen GRASP 2030 sebagai wadah kolaborasi bisnis untuk mengatasi SSP secara sistematis

“Empat tahun perjalanan GRASP 2030 membuktikan bahwa gotong royong antara pemerintah, bisnis, akademisi, dan masyarakat sipil adalah kunci dalam mengatasi susut dan sisa pangan. Perayaan ulang tahun ini sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dan menggaungkan isu ini lebih luas ke masyarakat,” ujar Indah. 
  
Angelique Dewi, Chairwoman GRASP 2030 & Head of Sustainability Nutrifood, menambahkan pentingnya dukungan kebijakan yang berpihak pada dunia usaha agar upaya pengurangan SSP dapat berjalan efektif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tema From Policy to Plate mengingatkan kita bahwa apa yang diputuskan di level kebijakan akan memengaruhi seluruh rantai pangan hingga ke piring. Karena itu, dukungan kebijakan menjadi kunci agar langkah-langkah yang sudah dilakukan sektor bisnis dalam mengurangi susut dan sisa pangan bisa lebih terarah dan berkelanjutan,” sebut Angelique dalam sambutannya. 
  
Dalam kesempatan kali ini, juga diadakan perayaan Anniversary GRASP 2030 yang keempat sebagai bentuk penguatan komitmen para penandatanganan GRASP 2030 untuk terus berbagi praktik baik dan menghadirkan inovasi di sektor pangan. Sejak diluncurkan pada 2021, GRASP 2030 telah berkembang pesat dari 9 menjadi 39 penandatangan, yang terdiri dari sektor bisnis dan berbagai organisasi di sepanjang rantai pasok pangan. Pertumbuhan ini menunjukkan semakin kuatnya kolaborasi multipihak dalam penanganan susut dan sisa pangan (SSP) di Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi lebih banyak bisnis dan organisasi untuk bergabung dan memperluas dampak bersama. 
  
Sesi utama menghadirkan keynote speech dari Jarot Indarto, Direktur Pangan dan Pertanian Bappenas, yang memaparkan arah kebijakan nasional dalam mendukung pengurangan SSP sejalan dengan pembangunan sistem pangan berkelanjutan. Diskusi panel kemudian memperkaya perspektif dengan kehadiran Nita Yulianis dari Badan Pangan Nasional, Agus Rusly dari Kementerian Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Rimbawan dari IPB, Morra Lovreza dari SOS Jakarta, dan Dr. Margaret Jewell dari WRAP. 
  
Para narasumber menyoroti berbagai dimensi mulai dari strategi penyelamatan pangan nasional, kebijakan pengelolaan sampah susut dan sisa pangan, ide inovasi redistribusi pangan, pelajaran yang dapat diambil dari praktik penyelamatan pangan di lapangan, hingga praktik baik internasional seperti Good Samaritan Law dan studi kasus WRAP Food Pact. 

tvonenews


  
Melalui diskusi interaktif dan tanya jawab, kegiatan ini menghasilkan bahan masukan yang komprehensif untuk kebijakan nasional yang mendukung upaya pengurangan susut dan sisa pangan, serta membuka peluang sinergi lebih luas antara pemerintah, sektor bisnis, akademisi, NGO, dan masyarakat sipil. Acara ditutup dengan rangkuman poin-poin utama diskusi serta ajakan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat langkah nyata dalam pengurangan SSP. 
  
GRASP 2030 menegaskan komitmennya untuk terus menjadi platform kolaborasi yang menjembatani kebijakan dengan praktik bisnis, demi terwujudnya sistem pangan Indonesia yang lebih berkelanjutan.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Hadapi Timnas Indonesia, Saint Kitts and Nevis Resmi Tunjuk Pelatih Baru Asal Brasil Jelang FIFA Series 2026

Demi Hadapi Timnas Indonesia, Saint Kitts and Nevis Resmi Tunjuk Pelatih Baru Asal Brasil Jelang FIFA Series 2026

Debut resmi John Herdman bersama Timnas Indonesia akan langsung diuji dalam atmosfer kompetitif FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada 23–31 Maret 2026.
Meriah! 750 Peserta Ambil Bagian dalam Tri-Sport Series 2026 di Taman Impian Jaya Ancol

Meriah! 750 Peserta Ambil Bagian dalam Tri-Sport Series 2026 di Taman Impian Jaya Ancol

Ajang multisport triathlon bertajuk Tri-Sport Series 2026 resmi bergulir dengan meriah. Total sebanyak 750 peserta memeriahkan kompetisi tersebut.
Link Live Streaming Proliga 2026, 14 Februari: Bandung BJB Tandamata vs Medan Falcons dan Garuda Jaya vs Juara Bertahan

Link Live Streaming Proliga 2026, 14 Februari: Bandung BJB Tandamata vs Medan Falcons dan Garuda Jaya vs Juara Bertahan

Link Live Streaming Proliga 2026 Sabtu 14 Februari menghadirkan dua laga menarik pada seri keenam di Bojonegoro, Jawa Timur.
Kini Ribut Soal Warisan, Sule Balik Singgung Perselingkuhan Teddy Pardiyana dan Lina Jubaedah

Kini Ribut Soal Warisan, Sule Balik Singgung Perselingkuhan Teddy Pardiyana dan Lina Jubaedah

Imbas kisruh warisan, Sule akhirnya buka suara singgung soal perselingkuhan Teddy Pardiyana dan Lina Jubaedah yang dulu ditutupinya selama 6 tahun.
Cara Terakhir dan Satu-satunya yang Bisa Dilakukan Persib Bandung untuk Lolos Perempat Final ACL Elite Two

Cara Terakhir dan Satu-satunya yang Bisa Dilakukan Persib Bandung untuk Lolos Perempat Final ACL Elite Two

Hanya dengan cara ini, Persib Bandung arahan pelatih Bojan Hodak bisa balikkan keadaan atas Ratchaburi FC sekaligus ke perempat final ACL Elite Two 2025/2026.
Granit Jadi Kunci Estetika Rumah Modern, Tangguh, Mewah, dan Tahan Puluhan Tahun

Granit Jadi Kunci Estetika Rumah Modern, Tangguh, Mewah, dan Tahan Puluhan Tahun

Granit jadi pilihan utama estetika rumah modern karena mewah, tahan lama, mudah dirawat, serta meningkatkan nilai properti secara signifikan.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT