News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Smart Board dari Pemerintah untuk SLB Bikin Siswa Lebih Fokus Belajar

Kebijakan pemerintah Presiden RI Prabowo Subianto di sektor pendidikan, khususnya terkait digitalisasi pembelajaran, turut dirasakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) B-C Alfiany, Cengkareng, Jakarta.
Kamis, 18 September 2025 - 17:38 WIB
SDLB Alfiany telah menerima interactive flat panel (IFP) atau smart board yang didistribusikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Sumber :
  • Instagram @kamivokasi

tvOnenews.com - Kebijakan pemerintah Presiden RI Prabowo Subianto di sektor pendidikan, khususnya terkait digitalisasi pembelajaran, turut dirasakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) B-C Alfiany, Cengkareng, Jakarta. Sejak awal September 2025 ini, SDLB Alfiany telah menerima interactive flat panel (IFP) atau smart board yang didistribusikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Melda Novitasari, guru kelas 3 SDLB-B Alfiany mengungkapkan papan interaktif ini terbukti memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif bagi siswa. Beberapa siswa yang sebelumnya pemalu dan enggan menjawab pertanyaan guru, kini justru berebut ingin tampil di depan kelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jangankan anak-anak ya, gurunya juga jadi ikut semangat gitu. Kebetulan kan kita sebelum ada papan interaktif gini kita kan di kelas gitu, perbedaannya lumayan signifikan ya. Anak-anak lebih antusias ya, lebih menarik, lebih fokus, terdapat gambar, video juga,” kata Melda dalam wawancara di akun Instagram @kamivokasi, dikutip Kamis (18/9).

Ia menuturkan proses pembelajaran di kelas menjadi lebih mudah dan praktis. Para siswa berkebutuhan khusus pun lebih fokus menyerap informasi pembelajaran.

“Jadi kita juga sebagai guru lebih mudah untuk menampilkan materi pembelajaran. Jauh lebih fokus ya, yang pasti jauh lebih ingatannya juga lebih kuat karena kan mereka juga ikut terjun langsung untuk menggeser tampilannya. Jadi, mereka juga antusias. Aku mau maju! Aku mau maju! Jadi lebih semangat,” lanjutnya.

Iqthoria, seorang wali murid kelas 3 SDLB Alfiany juga menceritakan perubahan positif anaknya sejak adanya smart boad di kelas. Menurutnya, hadirnya smart board sebagai media pembelajaran jadi salah satu contoh pemanfaatan teknologi yang baik.

“Anaknya juga kayaknya semangat, excited gitu. Soalnya kalau saya pulang langsung cerita gitu, Ma, aku gini gitu. Apa? Nyuci gitu. Dia ngambil sabunnya digerakkin kayak gitu. Jadi, ini salah satu gadget yang dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, semaksimal mungkin gitu, dengan sasaran yang tepat lewat pembelajaran,” ucap dia.

tvonenews

Dalam video yang diunggah, tampak anak-anak SDLB mengikuti pelajaran dengan penuh kegembiraan dan antusiasme. Anak-anak itu tanpa ragu maju ke depan dan menggunakan papan interaktif untuk mengerjakan soal matematika.

Pendistribusian smart boad ini sejalan dengan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan pemerintah. Program ini mendorong pemanfaatan teknologi digital secara tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk di sekolah-sekolah khusus seperti SLB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintahan Prabowo  berkomitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus, agar mereka dapat belajar dengan lebih fokus, bersemangat, dan percaya diri.

Pemerintah berencana membagikan sekutar 330.000 unit smart board ke sekolah-sekolah hingga akhir tahun ini.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meski Perang di Timur Tengah Masih Panas, MotoGP Tegaskan akan Tetap Menggelar Balapan di Qatar Musim Ini

Meski Perang di Timur Tengah Masih Panas, MotoGP Tegaskan akan Tetap Menggelar Balapan di Qatar Musim Ini

MotoGP menegaskan rencana mereka untuk tetap menyelenggarakan MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail meski situasi keamanan di Timur Tengah belum stabil.
Singgung FIFA, I.League Minta Komite Disiplin PSSI Lebih Tegas Soal Imbas Kericuhan Suporter

Singgung FIFA, I.League Minta Komite Disiplin PSSI Lebih Tegas Soal Imbas Kericuhan Suporter

Larangan suporter tandang akhirnya dicabut setelah tiga tahun lamanya diterapkan I.League. Ferry Paulus mengakui beberapa syarat diajukan pihak keamanan atas pertandingan mana yang dapat dihadiri oleh suporter tim tandang. 
El Clasico di Depan Mata, Jose Mourinho Justru Ogah Rotasi Susunan Pemain Real Madrid di Liga Champions

El Clasico di Depan Mata, Jose Mourinho Justru Ogah Rotasi Susunan Pemain Real Madrid di Liga Champions

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, dikabarkan tidak berniat untuk melakukan perubahan besar-besaran di laga kontra RB Leipzig. Padahal, ada duel El Clasico kontra Barcelona yang menanti di akhir pekan.
Lemkapi Menilai Adanya Komitmen Polri dalam Menindak Tegas Pelaku Karhutla

Lemkapi Menilai Adanya Komitmen Polri dalam Menindak Tegas Pelaku Karhutla

Kapolri baru, Suyudi Ario Seto tengah menyoroti karhutla. Pihaknya, masih mendalami dan memilah pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
Sambut Sumpah Pemuda, Persatuan Mahasiswa Dorong Para Pemuda Tingkatkan Semangat Persatuan

Sambut Sumpah Pemuda, Persatuan Mahasiswa Dorong Para Pemuda Tingkatkan Semangat Persatuan

Mahasiswa bersatu melalui forum Mimbar Persatuan Mahasiswa menyambut hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026. Gerakan ini ingin generasi muda kuatkan persatuan.
Jangan Lewatkan! Hujan Meteor Orionid Capai Puncak Malam Ini, Simak Waktu Terbaik untuk Melihatnya

Jangan Lewatkan! Hujan Meteor Orionid Capai Puncak Malam Ini, Simak Waktu Terbaik untuk Melihatnya

Fenomena hujan meteor Orionid menjadi perbincangan publik di media sosial karena capai puncak 21-22 Oktober 2026. Ini cara dan waktu terbaik untuk melihatnya.

Trending

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Berikut profil Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, penceramah yang viral akibat dinilai merendahkan santriwati dan perempuan lansia sehingga diboikot oleh MUI.
Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan keputusan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi resmi meluncurkan Pajero terbaru di Thailand dan menyiapkan ekspansi ke 100 negara. Lantas, kapan SUV legendaris ini akhirnya dijual di Indonesia?
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Perairan Selat Malaka kembali memanas! Tim gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tahun ini, Rabu (21/10/2026)
Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus anak mutilasi hingga rebus ayahnya sendiri di Brebes, Jawa Tengah. Anak itu mengaku merebus potongan tubuh ayahnya selama dua hari sebelum dibuang ke Sungai Kluwut. Sementara itu, tulang belulang ayahnya dibakar hingga menjadi abu.
Selengkapnya

Viral