GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Wakom TKN Fanta Minta DPR Tinjau Ulang Pengunduran Diri Rahayu Saraswati

Mantan Wakil Komandan (Wakom) TKN Fanta sekaligus pengusaha asal Jakarta, Wawan Sugiyanto, meminta agar proses pengunduran diri Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dari kursi DPR RI ditinjau ulang.
Jumat, 19 September 2025 - 03:43 WIB
Mantan Wakom TKN Fanta Minta DPR Tinjau Ulang Pengunduran Diri Rahayu Saraswati
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Wakil Komandan (Wakom) TKN Fanta sekaligus pengusaha asal Jakarta, Wawan Sugiyanto, meminta agar proses pengunduran diri Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dari kursi DPR RI ditinjau ulang.

Menurut Wawan, jika pengunduran diri tersebut sudah terlanjur diproses, sebaiknya fungsi kedewanan Saraswati dipulihkan kembali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Menurut saya salah satu dewan yang kinerjanya sangat baik adalah Sara, karena dia fokus betul memperbaiki regulasi yang selama ini masih kurang baik,” kata Wawan dalam keterangan tertulis yang diterima media, Kamis (18/9/2025).

Wawan menilai Saraswati merupakan sosok perempuan muda yang dekat dengan organisasi, mudah diajak berdialog, mau mendengar masukan, berani bersuara, dan memiliki idealisme kuat dalam mendorong kemajuan bangsa.

“Bukan hanya parlemen atau DPR, bangsa ini memerlukan figur muda yang mempunyai gagasan otentik dan karya nyata, utamanya bagi kepentingan anak muda dan perempuan. Perjuangan dan kiprah beliau selama ini tidak diragukan lagi. Tentu sebuah kehilangan besar jika Rahayu Saraswati tidak berada lagi di struktur legislatif ataupun pemerintahan,” ujarnya.

Wawan menegaskan keterwakilan Saraswati di DPR RI sangat penting, mengingat jumlah politisi perempuan masih terbatas dan sebagian besar kursi parlemen masih didominasi politisi senior.

“Saya mendorong untuk tinjau ulang, karena kebutuhan perempuan dan anak muda di parlemen yang menjadi alasannya saya menuntut ini,” tegasnya.

Bagi Wawan, Saraswati dikenal sebagai figur vokal dalam membela hak-hak perempuan dan memperjuangkan kepentingan generasi muda.

“Khususnya saya sesama aktivis ya sangat menyayangkan bila dinonaktifkan atau Sara mengundurkan diri dari DPR RI. Saya menuntut jangan diproses, karena bagi kami pemuda tahu persis kegigihan Sara. Dia sudah mengerjakan ini jauh sebelum masuk parlemen,” katanya.

Lebih lanjut, Wawan berharap Fraksi Partai Gerindra DPR RI serta Majelis Kehormatan Dewan (MKD) dapat menimbang ulang keputusan soal pengunduran diri Saraswati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami sangat menyayangkan pilihan mundurnya ini. Lagi pula tidak ada kesalahan yang serius menimbulkan polemik dan menyakiti siapapun. Lalu kenapa harus dibayar dengan penonaktifan,” ujarnya.

Wawan menambahkan, Saraswati adalah “role model” bagi perempuan dan pemuda Indonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanggapi Putusan MK, Pramono Sebut Jakarta Tetap Ibu Kota Negara dan Pakai Nama DKI

Tanggapi Putusan MK, Pramono Sebut Jakarta Tetap Ibu Kota Negara dan Pakai Nama DKI

Pram menuturkan sampai hari ini Jakarta memang masih berstatus sebagai ibu kota negara. Selain itu, penggunaan nama DKI juga tetap melekat pada Jakarta.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Menanti PTDH karena Menipu, Polisi Pacitan Brigadir SA Ternyata Demosian Kasus Serupa di Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Menanti PTDH karena Menipu, Polisi Pacitan Brigadir SA Ternyata Demosian Kasus Serupa di Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Seorang anggota polisi Polres Pacitan berpangkat brigadir buron setelah diduga terlibat kasus penipuan puluhan juta rupiah dengan modus bisa membebaskan tahanan
KPK Periksa Mantan dan Ajudan Fadia Arafiq, Diduga Bantu Lakukan Penerimaan Gratifikasi

KPK Periksa Mantan dan Ajudan Fadia Arafiq, Diduga Bantu Lakukan Penerimaan Gratifikasi

KPK telah memeriksa dua saksi dugaan korupsi terkait benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan
Begini Penjelasan Ocha yang Dibantah Juri dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR, Berujung dapat Apresiasi dari DPR

Begini Penjelasan Ocha yang Dibantah Juri dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR, Berujung dapat Apresiasi dari DPR

Nama Ocha alias Josepha Alexandra menjadi viral seusai mengikuti cerdas cermat empat piral MPR. Begini penjelasannya
Nadiem Makarim Prihatin Ibrahim Arief Divonis 4 Tahun di Kasus Chromebook: Orang Tak Bersalah Bisa Dipenjara

Nadiem Makarim Prihatin Ibrahim Arief Divonis 4 Tahun di Kasus Chromebook: Orang Tak Bersalah Bisa Dipenjara

Nadiem Makarim mengaku prihatin atas vonis 4 tahun penjara terhadap Ibrahim Arief di kasus pengadaan Chromebook Kemendikbudristek.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral