GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa Mancanegara Diajak Mengenal Budaya Indonesia, Mulai dari Main Angklung Hingga Minum Jamu

Berbagai cara memperkenalkan budaya serta bahasa Indonesia ke dunia internasional digaungkan oleh sejumlah pihak.
Sabtu, 20 September 2025 - 02:44 WIB
Mahasiswa Mancanegara Diajak Mengenal Budaya Indonesia, Mulai dari Main Angklung Hingga Minum Jamu
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Berbagai cara memperkenalkan budaya serta bahasa Indonesia ke dunia internasional digaungkan oleh sejumlah pihak.

Langkah inilah yang juga dilakukan oleh Swiss German University (SGU) dengan melakukan program pertukaran antara pelajar Indonesia dan Jerman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahun ini, Rektor SGU, Samuel P. Kusumocahyo mengatakan setiap tahun belasan hingga puluhan mahasiswa dari Jerman mengikuti program pertukaran pelajar di SGU.

"Mereka bukan hanya mengikuti perkuliahan, tetapi juga diajak menyelami kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia," kata Samuel kepada awak media, Jakarta, Jumat (19/9/2025).

Samuel menjelaskan dari situlah lahir momen-momen berharga yang tak bisa digambarkan hanya dengan angka atau sertifikat.

Menurutnya pada September 2025 kali ini mahasiswa yang berasal dari luar negeri diberikan pengalaman budaya pada musik angklung.

Samuel memaparkan setiap mahasiswa hanya memegang satu atau dua nada, tetapi ketika dimainkan bersama lahirlah harmoni yang indah. 

"Dari angklung, mereka belajar bahwa perbedaan justru memperkaya, karena harmoni tak mungkin tercipta bila semua memainkan nada yang sama," katanya.

Selain itu, kata Samuel, para pelajar yang berasal dari mancanegara itu turut mencoba membuat kerajinan tangan eco-pounding di Bengkel Kreatif Hello Indonesia, memukul serat alam hingga menjadi karya seni yang sederhana namun bermakna.

Tak hanya itu, mereka diajak berkeliling Jakarta untuk melihat landmark yang sarat simbol toleransi dan sejarah. 

"Dari Masjid Istiqlal yang berdiri megah di seberang Gereja Katedral, hingga Monumen Nasional yang menjulang di pusat kota, setiap kunjungan menambah lapisan pemahaman mereka tentang Indonesia," ungkapnya.

Samuel menuturkan perjalanan ke Pecinan Jakarta membawa mereka pada jejak multikultural yang sudah berakar ratusan tahun.

Sementara di kawasan Kota Tua mereka menyaksikan bangunan kolonial, kerajinan wayang, hingga mencicipi jamu tradisional yang menjadi warisan tak ternilai.

"Bagi SGU, inilah esensi pendidikan internasional yang sebenarnya bukan hanya tentang perkuliahan di ruang kelas, melainkan juga tentang merayakan keberagaman dan menumbuhkan rasa saling menghargai," kata Samuel.

"Di tengah arus globalisasi, SGU terus membuktikan dirinya bukan sekadar kampus berstandar internasional, tetapi juga jembatan yang menghubungkan Indonesia dengan dunia," sambungnya. (raa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Prestasi membanggakan diraih oleh Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat. 
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Prestasi membanggakan diraih oleh Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat. 
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral