News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Guyub Refleksi Kongres Elektro ITS 2025: AI, Sinergi, Menenun Masa Depan

Ratusan alumni lintas generasi berkumpul, sebagian datang dari dunia industri, sebagian lain dari lembaga pemerintah dan startup, bahkan ada yang sudah dikenal publik sebagai tokoh nasional.
Selasa, 30 September 2025 - 07:55 WIB
Suasana ballroom Jasaraharja tempat kongres Ikatan Alumni Elektro ITS (ELITS) dihelat hari itu terasa penuh energi.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Suasana ballroom Jasaraharja tempat kongres Ikatan Alumni Elektro ITS (ELITS) dihelat hari itu terasa penuh energi. Ratusan alumni lintas generasi berkumpul, sebagian datang dari dunia industri, sebagian lain dari lembaga pemerintah dan startup, bahkan ada yang sudah dikenal publik sebagai tokoh nasional. Namun, fokus semua mata tertuju pada tema besar yang diusung: “Elektro vs Artificial Intelligence: Powering the Future.”

Tema ini bukan sekadar jargon. Di tengah gempuran teknologi, semua sepakat bahwa elektro – sebagai disiplin ilmu klasik yang melahirkan insinyur-insinyur andal – kini harus berdialog serius dengan artificial intelligence (AI), yang menjadi arus besar perubahan dunia. Dan dalam forum itu, empat tokoh utama memberikan sudut pandang berbeda, lengkap dengan refleksi, kritik, hingga tawaran jalan ke depan.
Prof. Adhi Dharma Wibawa: AI, Etika, dan PR Panjang Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesi pencerahan dari paparan menghadirkan empat narasumber, salah satunya Prof. Dr. Ir. Adhi Dharma Wibawa, Kepala Pusat Studi Kecerdasan Artifisial dan Teknologi Digital ITS. Dari awal, ia menggarisbawahi betapa pentingnya forum seperti kongres ini.

“Acara ini sangat positif, Saya kira alumni elektro hanya berkecimpung di bidang elektro, ternyata ada yang jadi pengusaha karung, ada juga yang buka catering. Itu mengejutkan sekaligus membanggakan. Topiknya pun relevan, bagaimana kolaborasi alumni diperkuat dengan perkembangan teknologi AI” ujarnya mantap.

“Di industri karung misalnya, dengan memanfaatkan data lampau, situasi pasar, atau perilaku konsumen, AI bisa diberdayakan untuk meningkatkan daya saing. Prediksi pasar, pola perilaku konsumen, analisis kompleks berbasis big data—semuanya pas untuk AI,” paparnya Namun, ia juga mengingatkan bahwa kesiapan Indonesia belum sepenuhnya matang. 

“Kalau bicara kesiapan, banyak aspek yang harus dipertimbangkan. Infrastruktur salah satunya. Bayangkan kita ingin membuat ChatGPT berbahasa Jawa. Itu butuh hardware mahal untuk mesin belajar, dataset bahasa Jawa yang harus dikumpulkan dan diolah. Sementara negara-negara maju sudah jauh melangkah,” jelasnya.

“Singapura lebih stabil dalam supply listrik. Kita di Indonesia masih ada kekhawatiran. Kalau mesin pembelajar sedang running lalu listrik padam, itu jadi isu serius,” katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rating Drama Doctor X Anjlok usai Muncul Petisi Boikot Penayangan, Kontroversi Gwangju Kembali Disorot

Rating Drama Doctor X Anjlok usai Muncul Petisi Boikot Penayangan, Kontroversi Gwangju Kembali Disorot

Drama Korea Doctor X mengalami penurunan rating setelah diterpa petisi boikot akibat kontroversi penggambaran peristiwa Gwangju 1980 dan adegan medis yang menuai kritik.
Harga Emas Antam Hari Ini 3 November 2026 Naik Jadi Rp2.541.000 per Gram, Pertimbangkan Jika Mau Menjual

Harga Emas Antam Hari Ini 3 November 2026 Naik Jadi Rp2.541.000 per Gram, Pertimbangkan Jika Mau Menjual

Harga emas Antam hari ini 3 November 2026 terpantau mengalami kenaikan jadi Rp2.541.000 per gram. Pertimbangkan jika berencana menjual.
Cristiano Ronaldo Absen dalam Laga Tandang Al Nassr di ACL, Ini Alasannya

Cristiano Ronaldo Absen dalam Laga Tandang Al Nassr di ACL, Ini Alasannya

Cristiano Ronaldo dipastikan absen saat Al Nassr menghadapi Pakhtakor di Liga Champions Asia. Keputusan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan.
Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Salah satu langkah utama yang digenjot adalah program peremajaan sistem ratoon tebu, yang kini diperluas ke sentra‑sentra produksi di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dengan pelaksanaan terbaru di Kabupaten Klaten.
Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

KPK belum berniat melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan saat ini KPK hanya tengah melakukan analisis terkait alasan Nusron Wahid tak memenuhi dua panggilan pemeriksaannya sebagai saksi.
Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa menanggapi Inara Rusli beri kado untuk anaknya. Ia mempertanyakan maksud pemberian tersebut dan menyinggung soal permintaan maaf.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Akhirnya Bawa Kabar Superbahagia untuk John Herdman

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Akhirnya Bawa Kabar Superbahagia untuk John Herdman

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, akhirnya membawakan kabar yang sangat membahagiakan untuk John Herdman. Sebab, sang bek tengah kini sudah pulih dan kembali bermain.
Selengkapnya

Viral