News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Leony Vitria Kritik Anggaran Pemkot Tangsel, Pakar: Belum Tentu Ada Kerugian Negara

Selebritas Leony Vitria menyoroti sejumlah kebijakan dan alokasi anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) yang dinilai tidak sebanding dengan peningkatan fasilitas publik dan kesejahteraan masyarakat.
Selasa, 14 Oktober 2025 - 04:38 WIB
Leony Vitria Kritik Anggaran Pemkot Tangsel, Pakar: Belum Tentu Ada Kerugian Negara
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Selebritas Leony Vitria menyoroti sejumlah kebijakan dan alokasi anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) yang dinilai tidak sebanding dengan peningkatan fasilitas publik dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui akun Instagram pribadinya, Leony mengungkapkan keprihatinannya terhadap beberapa pos anggaran yang dianggap janggal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyoroti biaya konsumsi rapat yang dinilai terlalu tinggi, serta anggaran besar untuk pengadaan alat kantor dan suvenir, sementara alokasi dana untuk perbaikan jalan justru relatif kecil.

“Kalau dana konsumsi rapat bisa segitu besar, tapi jalanan masih rusak dan penerangan minim, masyarakat tentu bertanya-tanya,” tulis Leony dalam unggahannya.

Menanggapi hal itu, pihak Pemkot Tangsel menyatakan bahwa besaran anggaran tersebut merupakan data tahun 2024 yang sudah tercatat dalam APBD terbaru. 

Anggaran tersebut juga telah melalui audit dan review oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Menurut Pemkot, seluruh pos anggaran disusun berdasarkan kebutuhan belanja daerah dan disesuaikan dengan kondisi inflasi terkini.

“Seluruh pengeluaran telah mengikuti mekanisme APBD dan hasil audit lembaga keuangan negara,” demikian pernyataan resmi Pemkot Tangsel.

Kenaikan anggaran tak serta-merta menandakan penyimpangan

Pakar Keuangan dan Perhitungan Kerugian Negara, Eko Sembodo, menjelaskan setiap tahun BPK secara rutin memeriksa laporan keuangan pemerintah daerah, termasuk seluruh kegiatan yang dananya disahkan dalam APBD.

“Apabila ada kenaikan atau kejanggalan dalam anggaran, BPK pasti mengetahuinya karena setiap laporan akan diaudit dan hasilnya dituangkan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP),” ujar Eko dalam keterangannya, Senin (13/10/2025).

Ia menambahkan, seluruh rancangan anggaran terlebih dahulu dibahas bersama pemerintah daerah dan DPRD, sebelum akhirnya disahkan menjadi APBD resmi.

“Kalau ada kenaikan untuk satu kegiatan, pasti dibicarakan lagi dengan DPRD untuk disetujui. Jadi, anggaran besar belum tentu menandakan adanya kerugian negara,” kata Eko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Eko menilai bahwa kritik masyarakat terhadap anggaran pemerintah adalah hal yang wajar. 

Namun, ia mengingatkan bahwa membaca dokumen APBD tidak bisa setengah-setengah karena setiap pos memiliki tujuan dan manfaat berbeda.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral