GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petani Sawit Keluhkan Sulitnya Jual Kredit, SPKS Desak RSPO Tinjau Ulang Mekanisme Sertifikasi

Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) menyuarakan keprihatinan atas kesulitan yang dialami petani sawit mandiri dalam mengakses manfaat ekonomi dari sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).
Sabtu, 1 November 2025 - 23:37 WIB
Petani Sawit Keluhkan Sulitnya Jual Kredit RSPO, SPKS Desak RSPO Tinjau Ulang Mekanisme Sertifikasi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) menyuarakan keprihatinan atas kesulitan yang dialami petani sawit mandiri dalam mengakses manfaat ekonomi dari sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Meski sejumlah kelompok tani berhasil meraih sertifikat keberlanjutan, mereka disebut masih kesulitan menjual kredit RSPO yang menjadi salah satu sumber insentif utama dari program tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebagai contoh, Koperasi Produsen Perkebunan Persada Engkersik Lestari di Kalimantan Barat, anggota SPKS yang telah bersertifikat RSPO sejak 2024, hingga kini belum dapat menjual kredit yang dimilikinya sampai dengan berakhirnya masa sertifikat,” ujar Ketua Umum SPKS, Sabarudin, di Jakarta, Sabtu (1/11/2025).

Sabarudin menilai kondisi ini merupakan isu mendesak yang membutuhkan perhatian serius dari pihak RSPO. Ia menegaskan, para petani telah mengeluarkan sumber daya dan biaya besar untuk memenuhi standar keberlanjutan RSPO, namun belum memperoleh manfaat ekonomi yang dijanjikan.

“Kami merasa kecewa ketika upaya petani memenuhi standar RSPO tidak disertai manfaat ekonomi melalui penjualan kredit. Ini menimbulkan pertanyaan soal efektivitas sistem yang selama ini diklaim mendukung petani kecil,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sabarudin menyoroti lambannya sekretariat RSPO dalam memfasilitasi pertemuan antara pembeli kredit dan petani sawit mandiri. Menurutnya, proses yang tidak transparan itu justru terkesan hanya menguntungkan kelompok tertentu.

“Sekretariat RSPO sangat lamban dan belum bisa memastikan adanya pembeli kredit bagi petani sawit mandiri. Situasi ini menimbulkan kesan bahwa RSPO lebih memprioritaskan perusahaan besar yang memiliki jalur pasok langsung,” tambahnya.

SPKS memperingatkan, jika kondisi ini terus berlanjut, semangat petani kecil untuk mempertahankan praktik Minyak Sawit Berkelanjutan Bersertifikat RSPO bisa menurun.

“Kendala ini berpotensi menghambat upaya menciptakan inklusivitas dalam sektor sawit berkelanjutan. Petani kecil bisa kehilangan motivasi karena merasa tidak mendapatkan manfaat yang sepadan,” jelas Sabarudin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menyikapi situasi ini, SPKS mendesak agar konferensi RSPO di Kuala Lumpur pada 3–5 November 2025 mendatang memberi ruang khusus untuk membahas dan meninjau ulang mekanisme penjualan kredit RSPO bagi petani sawit mandiri.

“Kami berharap forum RSPO dapat membuka dialog konstruktif dan menemukan solusi yang memastikan kredit RSPO milik petani bersertifikat terserap secara adil oleh pasar global,” tutupnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Ramadhan, Sidak BAPANAS Temukan Harga Cabai Masih Tinggi di Bojonegoro

Jelang Ramadhan, Sidak BAPANAS Temukan Harga Cabai Masih Tinggi di Bojonegoro

Mendekati tiga hari raya besar Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Pangan Nasional (BAPANAS) RI bersama Tim Saber Pangan Kabupaten Bojonegoro melakukan pemantauan ketat terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar kota, ritel, dan gudang BULOG Bojonegoro, Jawa Timur.
Curhat Dikritik Publik Gegara Sibuk Urusi Persija, Gubernur Pramono: Kemarin Kalah Lawan Arema Saja Enggak Bisa Tidur

Curhat Dikritik Publik Gegara Sibuk Urusi Persija, Gubernur Pramono: Kemarin Kalah Lawan Arema Saja Enggak Bisa Tidur

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kerap dikritik publik lantaran dianggap terlalu mengurusi Persija, klub sepakbola Jakarta.
Empat Bayi dan Balita Diperjualbelikan di Jambi, LPSK Buka Suara

Empat Bayi dan Balita Diperjualbelikan di Jambi, LPSK Buka Suara

Dua bayi dan dua balita menjadi korban perdagangan anak di Jambi beberapa waktu lalu. Kasus perdagangan anak ini terungkap berawal dari temuan transaksi balita di Tamansari, Jakarta Barat.
Soal Syarat Damai Harus Minta Maaf ke Keluarga Angkat Ressa, Ini Respons Kuasa Hukum Denada

Soal Syarat Damai Harus Minta Maaf ke Keluarga Angkat Ressa, Ini Respons Kuasa Hukum Denada

Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, menanggapi syarat damai dari pihak Ressa yang meminta agar Denada terlebih dulu meminta maaf kepada Ibu Ratih dan Pak Dino.
Fakta Lama Kembali Terbongkar, Teddy Pardiyana Ungkap Alasan Lina Jubaedah Tinggalkan Sule Demi Dirinya

Fakta Lama Kembali Terbongkar, Teddy Pardiyana Ungkap Alasan Lina Jubaedah Tinggalkan Sule Demi Dirinya

Polemik antara Sule dan Teddy Pardiyana seakan tak ada habisnya. Perseteruan terkait sengketa harta warisan mendiang Lina Jubaedah hingga kini masih bergulir.
Serangan Jantung Jadi Salah Satu Penyebab Kematian Tertinggi, Simak Penyebab dan Cara Pengendaliannya

Serangan Jantung Jadi Salah Satu Penyebab Kematian Tertinggi, Simak Penyebab dan Cara Pengendaliannya

Penyakit jantung dan kardiovaskular merupakan masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengakui bahwa menjadi juru taktik skuad Garuda ibarat pisau bermata dua.
Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Pertamina Enduro berhasil lolos ke babak final four usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan.
Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, direktur Giorgio Chiellini, dan CEO Damien Comolli meluapkan amarah kepada wasit Federico La Penna yang mengartu merah Pierre Kalulu.
Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk wasit Liga Italia diminta mundur seiring dengan kontroversi di laga Inter Milan melawan Juventus. Hal itu disampaikan Giorgio Chiellini dan jurnalis Alfredo Pedulla.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT