News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Juga Selesai Kasus Timothy Anugerah, Muncul Siswa Pahoa Usia 13 Tahun Diduga Terjun dari Lantai 8, Kepolisian Beri Penjelasan

Tewasnya siswa Pahoa mengingatkan kita pada satu kasus yang belum lama ini terjadi, yaitu Timothy Anugerah.
Kamis, 6 November 2025 - 13:19 WIB
Belum Juga Selesai Kasus Timothy Anugerah, Muncul Siswa Paoha Usia 13 Tahun Diduga Terjun dari Lantai 8, Kepolisian Beri Penjelasan
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com- Kematian siswa Pahoa menjadi buah bibir di media sosial. Diduga siswa tersebut melompat dari Lantai atas Sekolah.

Siswa Pahoa tersebut, juga diduga menjadi korban bullying atau perundungan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timothy Anugerah Saputra
Timothy Anugerah Saputra
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

 

Peristiwa ini mengingatkan kita pada satu kasus yang belum lama ini terjadi, yaitu Timothy Anugerah. Kasus siswa Pahoa dan Timothy sama-sama masih dalam penyelidikan oleh pihak Kepolisian. 

Lantas, apa yang membuat kasus siswa Pahoa dan Timothy Anugerah ini terlihat sama? simak penjelasan di bawah ini.

Sehubungan dengan kasus siswa Pahoa itu, disampaikan oleh Polres Tangsel terjadi pada 3 November kemarin. 

Belum Juga Selesai Kasus Timothy Anugerah, Muncul Siswa Paoha Usia 13 Tahun Diduga Terjun dari Lantai 8, Kepolisian Beri Penjelasan
Belum Juga Selesai Kasus Timothy Anugerah, Muncul Siswa Paoha Usia 13 Tahun Diduga Terjun dari Lantai 8, Kepolisian Beri Penjelasan
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/viva.co.id

 

Kejadiannya di Lingkungan sekolah yang diduga siswa melompat dari Lantai 8.

"Benar, kalau pada Senin tanggal 3 November 2025. Kami dapat informasi kalau ada kejadian satu orang siswa berinisial P terjatuh dari lantai," jelas Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan dikutip dari Antara, Kamis (6/11).

Lalu, siswa Pahoa itu sempat dilarikan ke Rumah Sakit. Namun sayangnya berujung di Rumah Duka.

Polisi pun melakukan investigasi dengan mengecek lokasi TKP. Juga, melihat beberapa kamera CCTV di lingkungan Sekolah dan sekitar 5 orang saksi diperiksa.

"Kami sudah mintai lima keterangan saksi dari pihak sekolah dan rekan-rekannya, juga ikut didampingi guru dan wali kelasnya," ucap Kasat Reskrim Polres Tangsel itu.

Kasus Timothy Anugerah

Di sisi lain, kasus Timothy Anugerah terjadi pada Rabu, 15 Oktober 2025. Sama dengan siswa Paoha yang sempat dibawa ke Rumah Sakit tapi tidak selamat.

Lebih lanjut, pihak Polisi sudah memeriksa sekitar beberapa orang saksi. 

Disampaikan bahwa Timothy Anugerah terlihat dari lantai 4 sebelum ditemukan kondisi kritis dan dilarikan ke RS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan saksi yang melihat, awalnya korban itu ke luar dari lift di lantai empat, ada," katanya.

"Lalu keluar dari lift, datang di lantai empat itu, kemudian berjalan, dan kemudian korban duduk-duduk di lokasi di mana terakhir ditemukan ada tas dan sepatu milik korban," jelas Kapolsek Denpasar Barat Kompol Laksmi Trisnadewi Wieryawan di Denpasar, dikutip dari Antara, Selasa (21/10).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Pedro Acosta memilih menghabiskan waktu di Indonesia setelah menyelesaikan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang.
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan bahan bakar berbasis etanol dengan campuran hingga 50 persen (E50).
Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Teuku Razzaa Fachrezzi Aziz mengakhiri karier sepak bola profesional pada usia 22 tahun setelah meninggalkan Arema FC dan memilih menekuni cabang olahraga lain.
Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson memperkenalkan Sprint 440, motor cruiser bermesin 440 cc dengan tenaga 27 dk dan torsi 38 Nm yang dibanderol sekitar Rp121 juta di Inggris.
Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Rider Gresini Racing, Alex Marquez, mengumumkan bahwa ia akan mundur dari MotoGP Qatar 2026 yang berlangsung akhir pekan ini.
Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). 

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral