News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media India Ungkap Indonesia Segera Beli Rudal Supersonik BrahMos

Menurut laporan media India, India Today, melaporkan bahwa India dan Indonesia kini berada di tahap akhir pembahasan kontrak pembelian rudal jelajah supersonik BrahMos.
Minggu, 9 November 2025 - 09:10 WIB
Menurut laporan media India, India Today, melaporkan bahwa India dan Indonesia kini berada di tahap akhir pembahasan kontrak pembelian rudal jelajah supersonik BrahMos.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenew.com - Menurut laporan media India, India Today, melaporkan bahwa India dan Indonesia kini berada di tahap akhir pembahasan kontrak pembelian rudal jelajah supersonik BrahMos. Kesepakatan bernilai ratusan juta dolar itu disebut hanya menunggu persetujuan dari Rusia sebelum difinalisasi.

Laporan India Today yang mengutip sejumlah sumber pertahanan di New Delhi menyebutkan bahwa seluruh proses negosiasi antara kedua negara sejatinya telah selesai. Penandatanganan kontrak hanya akan dilakukan setelah Rusia memberikan izin resmi, mengingat teknologi BrahMos merupakan hasil pengembangan bersama antara India dan Moskow. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika kesepakatan ini disahkan, langkah tersebut akan menjadi tonggak penting dalam ekspor alat pertahanan India, sekaligus memperkuat hubungan strategisnya dengan Indonesia. Rencana pembelian BrahMos oleh Jakarta sejalan dengan agenda modernisasi sistem pertahanan nasional dan peningkatan kerja sama keamanan kawasan. 

Kontrak senilai sekitar 450 juta dolar AS itu juga dipandang dapat mempererat hubungan kedua negara, terlebih setelah Indonesia resmi bergabung dengan blok BRICS pada Januari 2024. 

BrahMos sendiri dikembangkan bersama oleh Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan India (DRDO) dan perusahaan Rusia Mashinostroyeniya. Rudal ini dikenal memiliki kecepatan hingga Mach 2,8 dan jangkauan sekitar 290 kilometer, serta mampu diluncurkan dari berbagai platform, mulai dari kapal perang, pangkalan darat, hingga pesawat tempur.

India sebelumnya juga berhasil mengekspor sistem yang sama ke Filipina melalui kesepakatan senilai 375 juta dolar AS pada 2023. Pengiriman tahap pertama telah dilakukan pada April 2024, menjadikan Filipina sebagai pelanggan asing pertama BrahMos. 

Beberapa negara lain, termasuk Vietnam, Uni Emirat Arab, dan Malaysia, juga dikabarkan tengah menjajaki pembelian sistem rudal tersebut. Sementara itu, dari Indonesia memastikan bahwa belum ada kontrak resmi hingga saat ini. 

Pada pekan lalu, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menegaskan bahwa pembelian rudal BrahMos masih sebatas pembahasan. Ia menjelaskan, topik tersebut sempat menjadi bagian dari agenda pertemuan antara Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Kepala Staf Pertahanan Angkatan Bersenjata India, Jenderal Anil Chauhan, pada 28 Oktober 2025.

Dalam pertemuan itu, Jenderal Chauhan dikabarkan memaparkan kemampuan operasional BrahMos, termasuk penggunaannya dalam misi serangan darat ke laut, laut ke darat, maupun udara ke darat. Ia juga menyinggung kemampuan India memodifikasi jet tempur Sukhoi agar mampu membawa rudal tersebut.

tvonenews

Donny menambahkan, India sempat menawarkan modifikasi serupa untuk pesawat Sukhoi milik Indonesia, tetapi hal itu belum dapat direalisasikan lantaran belum ada kontrak pembelian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, peluang kolaborasi teknologi pertahanan ini juga pernah dibahas dalam pertemuan Kepala Staf Angkatan Laut India Laksamana Dinesh K. Tripathi dan KSAL TNI Laksamana Muhammad Ali di Jakarta pada Desember 2024. Laksamana Ali menuturkan, pembahasan mengenai sistem persenjataan termasuk BrahMos masih dalam tahap peninjauan internal di Kementerian Pertahanan. 

Ia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Menhan RI, sesuai kewenangan pengadaan alutsista nasional.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Libur Panjang Paskah, KAI Daop 8 Opersionalkan 8 Kereta Tambahan

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Libur Panjang Paskah, KAI Daop 8 Opersionalkan 8 Kereta Tambahan

Menyambut libur panjang Paskah 2026, PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya mengoperasikan delapan perjalanan kereta api tambahan.
Media Vietnam Kaget Bukan Main Lihat Pemain Timnas Indonesia di Belanda Berbondong-bondong Diskors

Media Vietnam Kaget Bukan Main Lihat Pemain Timnas Indonesia di Belanda Berbondong-bondong Diskors

Media Vietnam kaget melihat kabar pemain Timnas Indonesia di Belanda dikabarkan diskors gara-gara masalah administrasi kewarganegaraan. Apa kata media Vietnam?
Kapuspen Kejagung Anang Supriatna Didesak Minta Maaf Buntut Kasus Amsal Sitepu

Kapuspen Kejagung Anang Supriatna Didesak Minta Maaf Buntut Kasus Amsal Sitepu

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan dengan tegas meminta Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna meminta maaf soal kasus Amsal Sitepu. Begini katanya.
Imigrasi Belanda Investigasi 25 Pemain Naturalisasi Termasuk Pilar Timnas Indonesia, Nasib Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On Terancam

Imigrasi Belanda Investigasi 25 Pemain Naturalisasi Termasuk Pilar Timnas Indonesia, Nasib Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On Terancam

Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND) tengah jadi sorotan setelah buka investigasi terhadap puluhan pesepak bola keturunan termasuk di Timnas Indonesia.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Indonesia Desak DK PBB Bertindak Tegas terkait Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Ancaman Serius pada Perdamaian

Indonesia Desak DK PBB Bertindak Tegas terkait Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Ancaman Serius pada Perdamaian

Indonesia menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian RI di Lebanon bukan insiden biasa, melainkan pelanggaran berat terhadap hukum internasional serta ancaman nyata bagi perdamaian.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, jadwal lengkap Garuda usai FIFA Series, hingga sorotan Bung Harpa soal Dony Tri Pamungkas.
Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir hadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia yang dinilai makin kuat.
Selengkapnya

Viral