News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Petani Garam Tradisional di Aceh Besar Mengupayakan Kemandirian Pangan

Kawasan Gampong Lam Ujong, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar sejak lama dikenal sebagai sentra garam tradisional. Warga setempat mempertahankan proses produksi garam rumahan dengan berbagai cara.
Minggu, 9 November 2025 - 13:16 WIB
Petani Garam di sentra garam Gampong Lam Ujong
Sumber :
  • ANTARA

Banda Aceh, tvOnenews.com- Azhar Idris memasukkan kayu bakar satu persatu ke dalam tungku yang terbuat dari semen. Di atasnya terdapat dua kuali besar berisi air yang sebelumnya ditampung dalam bedeng sebagai bahan baku utama pembuatan garam. Hawa panas membakar kulit,

Lelaki berusia 60 tahun asal Gampong Lam Ujong, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar itu, dengan telaten memisahkan busa yang muncul di atas air mendidih. Pemisahan tersebut untuk memastikan garam yang diproduksi putih bersih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Panasnya api dari tungku dan uap panas air garam, telah menjadi teman sejati bagi lelaki yang telah melakoni usaha garam sejak berumur 30 tahun itu.

Bagi ayah tiga orang anak itu, butiran kristal putih garam menjadi penyambung hidup keluarganya. Lewat garam ia juga bisa memberikan pendidikan untuk si buah hatinya hingga universitas.

"Usaha pembuatan garam ini sebenarnya sudah turun temurun. Orang tua saya petani garam juga, cuma beda cara produksi. Dulu orang tua saya mengeruk tanah dan sekarang metode yang saya terapkan lebih moderen dan mudah," katanya.

Ayah dari Zulkiram itu memiliki tempat usaha memasak garam atau dalam bahasa Aceh "jamboe sira" berukuran 6x8 meter. Di sana terdapat dua kuali besar persegi dengan kapasitas sekali masak mampu menghasilkan 30 kilogram garam curah per kuali.

Ia mengaku sehari rata-rata mampu memproduksi 100 kilogram garam curah. Adapun waktu yang dibutuhkan untuk merebus air menjadi garam selama empat jam.

Garam rebus adalah garam yang dihasilkan dengan metode merebus air laut atau larutan garam sekitar empat jam hingga menguap dan menghasilkan kristal garam. Metode yang diterapkan tersebut berbeda dengan garam tradisional yang dijemur di bawah sinar matahari.

"Masyarakat lebih suka garam yang diproduksi secara direbus. Garam yang direbus enak dan menghasilkan garam yang teksturnya lebih halus dan rasanya lebih kuat," kata Azhar yang menyebut pemasaran garamnya tidak hanya di Aceh Besar, tapi juga ke kabupaten/kota lainnya termasuk hingga ke Aceh Singkil.

Untuk mendukung produksi garam rebus di sentra produksi di Gampong Lam Ujong. Azhar memiliki 12 bedeng tempat jemur air yang terbuat dari terpal hitam dan didukung bedeng penampungan seluas 20x4 meter.

Air dalam bedeng jemur tersebut bersumber dari air sumur bor yang menjadi bahan dasar garam dengan kadar keasinan 2 sampai 3 persen. Air tersebut dijemur selama seminggu hingga kadar berada pada angka 9 sampai 10 persen dan selanjutnya dimasukkan ke dalam bedeng penampungan.

Ia menuturkan untuk mengukur kadar garam tersebut dilakukan dengan menggunakan alat hidrometer. Alat tersebut tentu sangat membantu kapan bahan baku itu siap dipakai untuk memproduksi garam.

Suami dari Nurbayani mengaku sumur bor yang digali khusus untuk pembuatan garam merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas dan kebersihan produk yang dihasilkan.

Ia juga menyiapkan bedeng penampungan terbuat dari terpal hitam beratap agar air yang telah memiliki kadar 9 sampai 10 tidak terkena air hujan.

Azhar yang menjadi Ketua Kelompok Sira Lamnga tidak sendiri dalam memenuhi kebutuhan garam di Aceh Besar khususnya.

Ada sekitar 30 bangunan "Jambo Sira" yang berada di area tempat Azhar mengais rupiah. Kepulan asap dan bedeng-bedeng jemur air garam terhampar di kawasan Gampong Lam Ujong.

Usaha garam yang ia lakoni bersama rekan-rekannya pernah mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten dan juga pemerintah Provinsi Aceh melalui instansi terkait.

Mereka saat ini sangat berharap adanya "bapak angkat" yang bisa memperbaharui atau meningkatkan sarana pendukung produksi. Terutama saat musim penghujan tiba. Di mana mereka terpaksa menambah biaya produksi karena harus membeli bibit garam.

Para petani garam yang berjarak sekitar 10 KM dari Banda Aceh itu, berkeinginan memiliki bedeng penampungan representatif dan juga "rumah kaca" tempat penampungan terakhir air  sebelum direbus.

Petani garam di Aceh Besar itu berkeyakinan, jika sarana yang ada ada diperbaharui akan mampu meningkatkan produksi dan memenuhi permintaan garam di seluruh Aceh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Azhar dan petani garam yang ada di Lam Ujong khususnya dan di sentra garam umumnya berkomitmen mendukung program pemerintah swasembada garam. Komitmen itu diperkuat lewat regulasi Perpres 126/2022 tentang Percepatan Pembangunan Industri Garam Nasional guna menghentikan impor garam pada 2027.

Target tersebut bukan sekadar angka, tetapi simbol kemandirian bangsa maritim.(ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Intai Malaysia Usai Hasil Imbang di Stadion GBK

Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Intai Malaysia Usai Hasil Imbang di Stadion GBK

Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berubah setelah Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia. 
Klasemen Medali Asian Games 2026, Senin 28 September: Indonesia Turun Peringkat, Belum Mampu Tambah Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Senin 28 September: Indonesia Turun Peringkat, Belum Mampu Tambah Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Senin (28/9/2026) pukul 21.00 WIB. Tim Indonesia turun peringkat usai belum mampu menambah emas.
KPK Buka Peluang Dalami Kasus Suap SHGB Summarecon Usai Didatangi Kuasa Hukum Ahli Waris

KPK Buka Peluang Dalami Kasus Suap SHGB Summarecon Usai Didatangi Kuasa Hukum Ahli Waris

Kuasa hukum ahli waris meminta KPK memeriksa pihak Summarecon terkait dugaan aliran uang dalam sengketa lahan dan pengurusan SHGB di Bogor.
Korban Tewas KM Virgo Bertambah Jadi 71 Orang, 64 Masih dalam Pencarian

Korban Tewas KM Virgo Bertambah Jadi 71 Orang, 64 Masih dalam Pencarian

Tim penyelam gabungan menemukan lima korban KM Virgo Transport 8 saat menyisir anjungan dan kamar kapal yang tenggelam di Perairan Masalembo.
Elkan Baggott Akui Kesulitan Tampil dengan 10 Pemain, Bersyukur Hasil Imbang Timnas Indonesia Vs Malaysia 

Elkan Baggott Akui Kesulitan Tampil dengan 10 Pemain, Bersyukur Hasil Imbang Timnas Indonesia Vs Malaysia 

Tak ada gol tercipta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026) membuat Timnas Indonesia dipaksa berbagi poin oleh Malaysia. 
GoZero% Goes to Klangon, Telkom Bangun Ekosistem Keberlanjutan Berbasis Konservasi dan Pemberdayaan Masyarakat

GoZero% Goes to Klangon, Telkom Bangun Ekosistem Keberlanjutan Berbasis Konservasi dan Pemberdayaan Masyarakat

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali mempertegas komitmen pelestarian alam melalui program keberlanjutan GoZero% Goes to Klangon. 

Trending

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Nama selebgram sekaligus kreator konten populer asal Banyuwangi, Bilqis Luvena Danendra alias Miss Cendut atau Bilqis Banyuwangi, mendadak menjadi perbincangan
Selengkapnya

Viral