GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diversifikasi  Menu  MBG Menjadi Pengendali Melonjaknya Inflasi Bahan Pangan

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan pentingnya diversifikasi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis untuk menjaga ketersediaan bahan baku dan menekan potensi inflasi daerah.
Selasa, 18 November 2025 - 10:52 WIB
BGN menegaskan pentingnya diversifikasi menu Program MBG sebagai langkah strategis untuk menjaga ketersediaan bahan baku dan menekan potensi inflasi daerah.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan pentingnya diversifikasi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis untuk menjaga ketersediaan bahan baku dan menekan potensi inflasi daerah. Hal ini disampaikan Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (17/11), menyusul naiknya sejumlah komoditas pangan yang digunakan dalam menu MBG.

Menurut Nanik, penyediaan bahan baku MBG telah menunjukkan tekanan di berbagai wilayah, terutama pada komoditas sayur dan protein hewani yang paling sering digunakan tenaga gizi SPPG. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penyediaan bahan baku MBG bisa menjadi permasalahan yang memicu inflasi. Harga wortel sudah sangat tinggi, di kisaran Rp23–25 ribu per kilogram, padahal sebelumnya hanya Rp12–14 ribu. Telur dan ayam potong juga ikut naik,” ujar Nanik.

Nanik menjelaskan bahwa salah satu penyebab kenaikan harga tersebut adalah pola penggunaan bahan baku yang masih terbatas dan kurang bervariasi. Tenaga gizi SPPG cenderung menggunakan jenis bahan yang sama setiap hari karena pertimbangan keamanan pangan pasca beberapa insiden di lapangan. 

“Substitusi bahan kurang dilakukan. SPPG cenderung menggunakan bahan yang aman dan itu-itu saja, sehingga komoditas tertentu langsung tertekan permintaannya,” kata Nanik.

BGN menilai diversifikasi menu harus menjadi langkah utama agar permintaan terhadap komoditas tertentu tidak menumpuk pada waktu bersamaan. Dengan 15.211 SPPG terverifikasi dan 13.953 SPPG operasional yang melayani sekitar 43 juta penerima manfaat, penggunaan bahan baku yang seragam dapat memberikan dampak besar terhadap pergerakan harga pangan.

Sebagai solusi, Nanik menegaskan bahwa ahli gizi SPPG perlu segera memperluas pilihan bahan baku dalam penyusunan menu harian. Diversifikasi juga dianggap efektif untuk membantu petani, peternak, dan UMKM lokal. Ia mencontohkan kentang sebagai komoditas yang saat ini produksinya tinggi namun kurang terserap di beberapa daerah. “Saya sudah meminta kepada Waka Operasional agar menginstruksikan SPPG menggunakan kentang sebagai pengganti karbohidrat sementara waktu. Tujuannya agar harga kentang terangkat dan serapan lokal meningkat,” tuturnya.

Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang.
Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang.
Sumber :
  • Istimewa

 

Nanik juga mengungkapkan bahwa pasar mulai menunjukkan tanda-tanda gejolak pasokan, termasuk mulai sulit ditemukannya buah di sejumlah pasar induk. Kondisi ini memperkuat urgensi diversifikasi agar SPPG tidak bergantung pada satu atau dua jenis komoditas tertentu. 

“Buncis, kacang panjang, wortel, dan pakcoy sudah mulai naik di pasaran. Diversifikasi ini penting untuk menyeimbangkan ulang permintaan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nanik menegaskan bahwa kebijakan penggunaan bahan baku oleh SPPG akan terus disesuaikan dengan kondisi pasar secara dinamis. 

“Mana harga yang jatuh akan kita instruksikan untuk digunakan. Mana yang naik akan kita kurangi. Diversifikasi adalah kunci agar MBG tetap berjalan tanpa menekan pasar,” tutup Nanik.(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Puncak Arus Balik Mudik, Korlantas Polri Masih Siapkan One Way Sepenggal-Nasional

Usai Puncak Arus Balik Mudik, Korlantas Polri Masih Siapkan One Way Sepenggal-Nasional

Korlantas Polri masih menyiapkan skema rekayasa lalu lintas One Way Sepenggal dan Nasional, usai terjadinya puncak arus balik mudik lebaran Idul Fitri tahun 2026.
KPK: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan

KPK: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan

Artinya, masih ada lebih dari 96.000 dari total 431.468 pejabat yang belum menyampaikan laporan harta kekayaan.
Strategi KDM Sukses! Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen Saat Lebaran Bikin Pendapatan Jabar Meledak 3 Kali Lipat

Strategi KDM Sukses! Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen Saat Lebaran Bikin Pendapatan Jabar Meledak 3 Kali Lipat

Strategi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan diskon pajak kendaraan 10 persen di masa libur lebaran tampaknya berhasil. Bikin Pendapatan Pemprov meledak.
Harga Emas Pegadaian Rebound Usai Turun 7 Hari Beruntun

Harga Emas Pegadaian Rebound Usai Turun 7 Hari Beruntun

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk pada Kamis 26 Maret 2026
Jadwal Moto3 Junior 2026: Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa Siap Mengaspal Mulai Mei

Jadwal Moto3 Junior 2026: Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa Siap Mengaspal Mulai Mei

Jadwal Moto3 Junior 2026, di mana pembalap Indonesia yakni Kiandra Ramadhipa siap kembali beraksi mulai Mei nanti.
Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Kakorlantas: Peningkatan Volume Kendaraan 4,62%

Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Kakorlantas: Peningkatan Volume Kendaraan 4,62%

Usai berakhirnya Operasi Ketupat 2026, kata Irjen Pol. Agus, Polri akan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD

Trending

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Dean James dikonfirmasi batal memperkuat Timnas Indonesia untuk melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Media Belanda ini pun bongkar alasannya.
Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Media Korea menyoroti draft pemain asing V-League terbaru setelah Megawati Hangestri dipastikan absen, meninggalkan kekosongan di posisi penyerang utama tim.
Pelatih Bulgaria Heran Disebut Pernah Bela Persipura, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu Tegaskan Perkuat Persija

Pelatih Bulgaria Heran Disebut Pernah Bela Persipura, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu Tegaskan Perkuat Persija

Pelatih Bulgaria, Alexsandar Dimitrov meluruskan rekam jejaknya sebelum berlaga di FIFA Series 2026. Eks asisten pelatih Timnas Indonesia itu bilang pernah bela Persija Jakarta (2002), bukan Persipura Jayapura.
Inilah Nasihat Penting Jordi Amat kepada Elkan Baggott Saat Awal Gabung Timnas Indonesia, Terbukti Ampuh?

Inilah Nasihat Penting Jordi Amat kepada Elkan Baggott Saat Awal Gabung Timnas Indonesia, Terbukti Ampuh?

Jordi Amat pernah memberikan nasihat penting kepada Elkan Baggott saat awal bergabung di Timnas Indonesia, menekankan pentingnya menit bermain di sebuah klub.
Media Belanda Semakin Curiga Dean James Tiba-tiba Absen dari Timnas Indonesia usai Skandal Paspor

Media Belanda Semakin Curiga Dean James Tiba-tiba Absen dari Timnas Indonesia usai Skandal Paspor

Kabar mengejutkan datang dari Dean James yang mendadak batal bergabung dengan Timnas Indonesia jelang agenda FIFA Series. Media Belanda curiga dengan hal ini.
Terungkap! Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Punya 'Gentlemen Agreement' untuk Tetap Berkarier di Luar Negeri

Terungkap! Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Punya 'Gentlemen Agreement' untuk Tetap Berkarier di Luar Negeri

Beberapa pemain naturalisasi Timnas Indonesia ternyata memiliki perjanjian awal untuk tetap berkarier di luar negeri, meski mendapat tawaran dari klub Liga 1.
Kembalinya Elkan Baggott di Timnas Indonesia: Langsung Diuji Striker Berpengalaman Liga Inggris

Kembalinya Elkan Baggott di Timnas Indonesia: Langsung Diuji Striker Berpengalaman Liga Inggris

Elkan Baggott diprediksi akan langsung menghadapi tantangan berat dalam laga kembalinya bersama Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT